<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419</id><updated>2011-04-22T00:44:26.920+07:00</updated><category term='Timor Leste'/><category term='Amerika'/><category term='DEPHAN'/><category term='Australia'/><category term='TNI-AD'/><category term='TNI-AU'/><category term='Rusia'/><category term='Mabes TNI'/><category term='TNI-AL'/><category term='America'/><title type='text'>Info Militer</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>63</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-1213806878479577453</id><published>2008-02-13T17:44:00.003+07:00</published><updated>2008-12-12T04:36:52.111+07:00</updated><title type='text'>Pesawat Pembom Rusia Dikejar Jet-Jet Tempur AS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7LMle7A0hI/AAAAAAAAAVY/mXx8KG3EboE/s1600-h/v-vs_tu-16pp_over_cv-63_kitty_hawk.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7LMle7A0hI/AAAAAAAAAVY/mXx8KG3EboE/s320/v-vs_tu-16pp_over_cv-63_kitty_hawk.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166416666875187730" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;Washington (ANTARA News) - Dua pesawat pembom Rusia TU-95 Bear terbang di atas lokasi sebuah kapal induk AS di Pasifik Barat di ketinggian 660 meter akhir pekan lalu, yang memicu jet-jet tempur AS melakukan pengejaran, kata seorang pejabat pertahanan, Senin waktu setempat (Selasa WIB).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat jet tempur AS F-18 mencegat pembom-pembom Rusia Sabtu pagi, tetapi bukan sebelum pembom-pembom itu terbang di atas lokasi kapal induk USS Nimitz, kata pejabat itu, yang tidak bersedia disebutkan namanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesawat-pesawat tempur Jepang F-15 sebelumnya mengejar untuk mencegat dua Bear pembom lainnya, dan menggiring mereka ke luar dari daerah itu, kata seorang pejabat militer AS yang juga tidak bersedia disebutkan namanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Jepang mengeluarkan sebuah protes keras kepada Moskow, tetapi para pejabat Rusia membantah pesawat mereka memasuki wilayah udara Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7LNNe7A0iI/AAAAAAAAAVg/ZOoxX5_GY1c/s1600-h/Tu-95RCvsF-18_02-a.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7LNNe7A0iI/AAAAAAAAAVg/ZOoxX5_GY1c/s320/Tu-95RCvsF-18_02-a.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166417354069955106" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;Dua pesawat pembom lainnya terbang di selatan Jepang ketika mereka hampir berbelok menuju USS Nimitz, dan pesawat-pesawat kapal induk itu meluncur dan mencegat pembom-pembom itu," kata pejabat pertahanan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesawat-pesawat F-18 menggiring pembom-pembom itu sampai mereka meninggalkan daerah itu, kata pejabat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak ada komunikasi lisan antara pesawat Nimitz atau pesawat Rusia," kata pejabat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pejabat itu mengatakan salah satu dari pembom-pembom Rusia itu terbang langsung di atas lokasi kapal induk AS pada ketinggian 660 meter sementara pembom kedua terbang pada ketinggian yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insiden itu terjadi pada saat Rusia menghidupkan kembali patroli-patroli udara jarak jauh seperti yang dilakukan pada saat Perang Dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah kedua kalinya sejak Juli 2004 sebuah pembom Bear Rusia terbang di sekitar lokasi kapal induk AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insiden itu melibatkan kapal induk USS Kitty Hawk di Laut Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NImitz, yang sedang melakukan patroli rutin di Pasifik Barat saat insiden tersebut, Senin pulang ke pelabuhan Sasebo, Jepang, kata pejabat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak segera diketahui apakah AS menyampaikan protes-protes kepada Rusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri Pertahanan AS Robert Gates bertemu dengan deputi PM Rusia pada hari berikutnya di sela-sela konferensi keamanan di Munich, Jerman, demikian AFP melaporkan.(&lt;a href="http://www.antara.co.id/arc/2008/2/12/pesawat-pembom-rusia-dikejar-jet-jet-tempur-as/"&gt;Sumber&lt;/a&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-1213806878479577453?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/1213806878479577453/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=1213806878479577453&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/1213806878479577453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/1213806878479577453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/pesawat-pembom-rusia-dikejar-jet-jet.html' title='Pesawat Pembom Rusia Dikejar Jet-Jet Tempur AS'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7LMle7A0hI/AAAAAAAAAVY/mXx8KG3EboE/s72-c/v-vs_tu-16pp_over_cv-63_kitty_hawk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-4111260478370193016</id><published>2008-02-13T09:10:00.003+07:00</published><updated>2008-12-12T04:36:52.619+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TNI-AL'/><title type='text'>TNI AL Laksanakan Pengadaan Ranpur Baru</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7JuL-7A0eI/AAAAAAAAAVA/hTIRQKz4N8Y/s1600-h/bmp-3f-11.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7JuL-7A0eI/AAAAAAAAAVA/hTIRQKz4N8Y/s320/bmp-3f-11.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166312874695512546" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;JAKARTA--MI: KSAL Laksamana Sumarjono mengakui Dephan dan TNI sedang memproses pengadaan sejumlah ranpur baru untuk TNI AL. Diharapkan pengadaan yang direncanakan dari produsen luar negeri itu juga menyertakan proses transfer teknologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Rencana pengadaan ada dan sudah diprogramkan oleh pemerintah sebagai penggganti sebagian ranpur yang ada sekarang. Jumlahnya menyesuaikan dengan kemampuan pemerintah," kata KSAL seusai sertijab Dankormar di Jakarta, Selasa (12/2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia melanjutkan tahapan pengadaan dilaksanakan secara bertahap di Dephansesuai proses administrasi yang memerlukan waktu. Tentang spesifikasi ranpur, KSAL mengatakan ranpur tersebut berjenis tank amfibi yang bisa digunakan di laut, darat, dan menembak dengan tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan pendanaan adalah dana APBN dan dengan mekanisme Kredit Ekspor yang salah satunya sudah disepakati dengan Rusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7JuMO7A0fI/AAAAAAAAAVI/HdEqMEnHVlk/s1600-h/bmp-3f-01.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7JuMO7A0fI/AAAAAAAAAVI/HdEqMEnHVlk/s320/bmp-3f-01.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166312878990479858" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;"Pengadaan dari luar negeri karena tank amfibi masih termasuk barang yang canggih," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun menurut Sumarjono, pengadaan ranpur dari luar negeri itu harus dibarengi dengan transfer teknologi. Teknologi akan digunakan untuk membangun industri pertahanan dalam negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita harus bisa menarik teknologinya, jangan cuma membeli. Agar kita bisa bikin sendiri," tandas Sumarjono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait evaluasi alutsista tua menindaklanjuti perintah presiden mengandangkan alutsista tua, KSAL menyatakan pihaknya masih belum menyelesaikan proses tersebut. Dia memang mengakui sampai saat ini ada tim yang sedang melakukan evaluasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun hingga kini, pihaknya belum bisa menentukan alutsista mana yang dikategorikan sudah tua. "Jadikan itu perlu waktu yah. Tidak seperti yang teman-teman wartawan perkirakan, hari ini evaluasi hari ini jadi, karena jumlahnya banyak," kata dia.(&lt;a href="http://www.mediaindonesia.com/berita.asp?id=158968"&gt;Sumber&lt;/a&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-4111260478370193016?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/4111260478370193016/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=4111260478370193016&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/4111260478370193016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/4111260478370193016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/tni-al-laksanakan-pengadaan-ranpur-baru.html' title='TNI AL Laksanakan Pengadaan Ranpur Baru'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7JuL-7A0eI/AAAAAAAAAVA/hTIRQKz4N8Y/s72-c/bmp-3f-11.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-300388970522904198</id><published>2008-02-12T16:51:00.002+07:00</published><updated>2008-12-12T04:36:52.743+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEPHAN'/><title type='text'>Penangguhan 15 Persen Anggaran Pertahanan 2008 Berdampak Pada Kesiapan Operasional</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7FvLO7A0dI/AAAAAAAAAU4/U3987UFsD1U/s1600-h/rakernis2.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7FvLO7A0dI/AAAAAAAAAU4/U3987UFsD1U/s320/rakernis2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166032486345527762" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;J&lt;span style="font-size:85%;"&gt;akarta, DMC- Pemerintah berencana melakukan penangguhan 15 persen dari total alokasi pagu Anggaran masing-masing Kementerian Negara/Lembaga Tahun Anggaran 2008 termasuk Dephan dan TNI. Apabila Dephan dan TNI harus melakukan penangguhan sebesar 15 persen dari anggaran pertahanan 2008 atau Rp 5,46 Trilyun, maka kemungkinan resiko yang ditimbulkan dari penundaan anggaran adalah menurunnya kesiapan operasional satuan yang sangat berkaitan dengan stabilitas nasional.&lt;br /&gt;Hal itu dijelaskan oleh Direktur Jenderal Perencanaan Pertahanan Laksda TNI Gunadi M.D.A, saat membuka Rapat Kerja Teknis Bidang Perencanaan Dephan dan TNI Tahun 2008, di Kantor Ditjen Renhan Dephan, Jakarta. Turut menjadi pembicara dalam Rakernis ini Waasrenum Panglima TNI Brigjen TNI Djafar Sofyan S.IP, perwakilan Direktur Anggaran III Ditjen Anggaran Depkeu Anton Sirait dan Direktur Pertahanan dan Keamanan Bappenas Rizky Ferianto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirjen Renhan melanjutkan, kebijakan pengangguhan anggaran tersebut sesuai surat Menteri Keuangan tentang langkah dasar penghematan anggaran Kementerian Negara/Lembaga untuk mengamankan APBN 2008 dari defisit akibat perkembangan faktor eksternal dan internal terkait peningkatan harga minyak dunia. Dikatakannya, berdasarkan pengalaman, terganggunya stabilitas keamanan nasional akan berdampak pada penurunan pertumbuhan ekonomi nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam amanat pembukaan Dirjen Renhan, dijelaskan pula mengenai poin-poin yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan anggaran pertahanan. Untuk menyikapi kondisi keuangan pemerintah, Dephan dan TNI perlu merumuskan kembali kebutuhan anggaran untuk membangun minimum essential force dengan lima komponen minimum essential fund yang terdiri dari operasi, pendidikan dan latihan, kesiapsiagaan satuan, pemeliharaan, dan kesejahteraan prajurit TNI/PNS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Poin selanjutnya, dalam memformulasikan prioritas sasaran program Dephan dan TNI diharapkan tetap mengacu pada tri tunggal sasaran pembangunan pertahanan mengingat dukungan anggaran pertahanan yang selalu di bawah kebutuhan minimal. Demikian pula dengan kebijakan pemerintah dalam pengadaan Alutsista TNI untuk dapat mengoptimalkan produksi dalam negeri. Karena itu anggaran Kredit Ekspor 2005-2009 akan dipisahkan untuk mengetahui jenis-jenis alutsista yang dapat diproduksi oleh BUMNIS dan yang harus dibeli dari luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirjen Renhan mengatakan, dalam pengelolaan program dan anggaran pertahanan, perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan bimbingan, pengkoordinasian dan pengendalian menggunakan prinsip dari bawah ke atas (bottom up) dan dari atas ke bawah (top down) serta menganut asas satu pintu (one gate policy). Diharapkan pada saat pengajuan kebutuhan anggaran oleh Mabes TNI dan Mabes Angkatan kepada Dephan, dilengkapi dengan dasar perhitungan yang benar dan data dukung yang akurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, dalam amanat Asrenum Panglima TNI Marsda TNI Dr Rio Mendung Thalieb yang dibacakan oleh Brigjen TNI Djafar Sofyan S.IP ditegaskan, ajuan alokasi penghematan terhadap anggaran TNI oleh Depkeu dalam upaya exercise atas penangguhan 15 persen anggaran pertahanan, diambil dari belanja modal tiap-tiap UO sehingga pada tahun 2008 hampir seluruh belanja TNI ditunda. Hal itu menurutnya akan beresiko sangat tinggi terhadap tidak terlaksananya pembangunan kekuatan TNI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesiapan TNI yang akan terganggu antara lain seperti kesiapsiagaan satuan operasional TNI, peningkatan profesionalisme prajurit TNI dan peningkatan kesejahteraan prajurit beserta keluarganya. Penangguhan anggaran sebesar 15 persen tersebut juga berakibat kepada tidak terlaksananya pemeliharaan dan perbaikan alutsista TNI sehingga berpengaruh terhadap kesiapan operasional satuan dan pelaksanaan latihan puncak TNI atau Latgab tahun 2008. (DAS/HDY/&lt;a href="http://www.dmcindonesia.web.id/modules.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=41"&gt;DSC&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-300388970522904198?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/300388970522904198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=300388970522904198&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/300388970522904198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/300388970522904198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/penangguhan-15-persen-anggaran_12.html' title='Penangguhan 15 Persen Anggaran Pertahanan 2008 Berdampak Pada Kesiapan Operasional'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7FvLO7A0dI/AAAAAAAAAU4/U3987UFsD1U/s72-c/rakernis2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-1801954328151127541</id><published>2008-02-12T16:51:00.001+07:00</published><updated>2008-12-12T04:36:52.754+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEPHAN'/><title type='text'>Penangguhan 15 Persen Anggaran Pertahanan 2008 Berdampak Pada Kesiapan Operasional</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7FvLO7A0dI/AAAAAAAAAU4/U3987UFsD1U/s1600-h/rakernis2.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7FvLO7A0dI/AAAAAAAAAU4/U3987UFsD1U/s320/rakernis2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166032486345527762" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jakarta, DMC- Pemerintah berencana melakukan penangguhan 15 persen dari total alokasi pagu Anggaran masing-masing Kementerian Negara/Lembaga Tahun Anggaran 2008 termasuk Dephan dan TNI. Apabila Dephan dan TNI harus melakukan penangguhan sebesar 15 persen dari anggaran pertahanan 2008 atau Rp 5,46 Trilyun, maka kemungkinan resiko yang ditimbulkan dari penundaan anggaran adalah menurunnya kesiapan operasional satuan yang sangat berkaitan dengan stabilitas nasional.&lt;br /&gt;Hal itu dijelaskan oleh Direktur Jenderal Perencanaan Pertahanan Laksda TNI Gunadi M.D.A, saat membuka Rapat Kerja Teknis Bidang Perencanaan Dephan dan TNI Tahun 2008, di Kantor Ditjen Renhan Dephan, Jakarta. Turut menjadi pembicara dalam Rakernis ini Waasrenum Panglima TNI Brigjen TNI Djafar Sofyan S.IP, perwakilan Direktur Anggaran III Ditjen Anggaran Depkeu Anton Sirait dan Direktur Pertahanan dan Keamanan Bappenas Rizky Ferianto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirjen Renhan melanjutkan, kebijakan pengangguhan anggaran tersebut sesuai surat Menteri Keuangan tentang langkah dasar penghematan anggaran Kementerian Negara/Lembaga untuk mengamankan APBN 2008 dari defisit akibat perkembangan faktor eksternal dan internal terkait peningkatan harga minyak dunia. Dikatakannya, berdasarkan pengalaman, terganggunya stabilitas keamanan nasional akan berdampak pada penurunan pertumbuhan ekonomi nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam amanat pembukaan Dirjen Renhan, dijelaskan pula mengenai poin-poin yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan anggaran pertahanan. Untuk menyikapi kondisi keuangan pemerintah, Dephan dan TNI perlu merumuskan kembali kebutuhan anggaran untuk membangun minimum essential force dengan lima komponen minimum essential fund yang terdiri dari operasi, pendidikan dan latihan, kesiapsiagaan satuan, pemeliharaan, dan kesejahteraan prajurit TNI/PNS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Poin selanjutnya, dalam memformulasikan prioritas sasaran program Dephan dan TNI diharapkan tetap mengacu pada tri tunggal sasaran pembangunan pertahanan mengingat dukungan anggaran pertahanan yang selalu di bawah kebutuhan minimal. Demikian pula dengan kebijakan pemerintah dalam pengadaan Alutsista TNI untuk dapat mengoptimalkan produksi dalam negeri. Karena itu anggaran Kredit Ekspor 2005-2009 akan dipisahkan untuk mengetahui jenis-jenis alutsista yang dapat diproduksi oleh BUMNIS dan yang harus dibeli dari luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirjen Renhan mengatakan, dalam pengelolaan program dan anggaran pertahanan, perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan bimbingan, pengkoordinasian dan pengendalian menggunakan prinsip dari bawah ke atas (bottom up) dan dari atas ke bawah (top down) serta menganut asas satu pintu (one gate policy). Diharapkan pada saat pengajuan kebutuhan anggaran oleh Mabes TNI dan Mabes Angkatan kepada Dephan, dilengkapi dengan dasar perhitungan yang benar dan data dukung yang akurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, dalam amanat Asrenum Panglima TNI Marsda TNI Dr Rio Mendung Thalieb yang dibacakan oleh Brigjen TNI Djafar Sofyan S.IP ditegaskan, ajuan alokasi penghematan terhadap anggaran TNI oleh Depkeu dalam upaya exercise atas penangguhan 15 persen anggaran pertahanan, diambil dari belanja modal tiap-tiap UO sehingga pada tahun 2008 hampir seluruh belanja TNI ditunda. Hal itu menurutnya akan beresiko sangat tinggi terhadap tidak terlaksananya pembangunan kekuatan TNI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesiapan TNI yang akan terganggu antara lain seperti kesiapsiagaan satuan operasional TNI, peningkatan profesionalisme prajurit TNI dan peningkatan kesejahteraan prajurit beserta keluarganya. Penangguhan anggaran sebesar 15 persen tersebut juga berakibat kepada tidak terlaksananya pemeliharaan dan perbaikan alutsista TNI sehingga berpengaruh terhadap kesiapan operasional satuan dan pelaksanaan latihan puncak TNI atau Latgab tahun 2008. (DAS/HDY/&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.dmcindonesia.web.id/modules.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=41"&gt;DSC&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-1801954328151127541?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/1801954328151127541/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=1801954328151127541&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/1801954328151127541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/1801954328151127541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/penangguhan-15-persen-anggaran.html' title='Penangguhan 15 Persen Anggaran Pertahanan 2008 Berdampak Pada Kesiapan Operasional'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7FvLO7A0dI/AAAAAAAAAU4/U3987UFsD1U/s72-c/rakernis2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-6595439977328442449</id><published>2008-02-12T16:30:00.001+07:00</published><updated>2008-12-12T04:36:53.029+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mabes TNI'/><title type='text'>TERBENTUR ANGGARAN, TNI AU RAMPINGKAN TIPE PESAWAT</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6lhWGTxr1I/AAAAAAAAAOw/bjmYEGS0MCI/s1600-h/sikorskys58tkr8.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6lhWGTxr1I/AAAAAAAAAOw/bjmYEGS0MCI/s320/sikorskys58tkr8.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163765480035561298" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;Jakarta, Mabes TNI akan melakukan perampingan tipe pesawat mulai 2008 hingga 2019, dari 25 menjadi 18 tipe untuk menghemat biaya pemeliharaan dan perawatan mengingat terbatasnya anggaran yang dialokasikan pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perampingan itu memang kebijakan kita hingga 2019, terkait kekuatan pokok minimum (minimum essential force)," kata Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Madya I Gusti Made Oka ketika dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Senin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perampingan tipe pesawat itu, tambah dia, dilakukan secara bertahap sesuai dengan kondisi kesiapan dari masing-masing alutisista (alat utama sistem senjata).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perampingan tidak serta merta dilakukan begitu saja. Contohnya, kita punya rencana meniadakan OV-10 Bronco, helikopter Twinpack, dan Hawk MK53. Itu tidak bisa dihilangkan begitu saja, ada beberapa pertimbangan yang diperlukan," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain OV-10F Bronco yang telah beroperasi lebih dari 30 tahun, ada C-212 Aviocar, F-27 Troopship, S-58T Twinpack dan Hawk MK53 serta C-130B yang akan di-round down sejalan umur pesawat itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7FvLO7A0cI/AAAAAAAAAUw/l33yiUInpsI/s1600-h/HALIM02.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7FvLO7A0cI/AAAAAAAAAUw/l33yiUInpsI/s320/HALIM02.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166032486345527746" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;Di sektor pesawat angkut kelas berat, TNI AU akan mengurangi jenis varian Hercules yang digunakan selama ini menjadi varian tipe B, untuk heli Super Puma L1 dan Puma akan dihilangkan dan digantikan perannya oleh Super Puma L2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk pesawat tempur, tambah Oka, dengan 18 tipe pesawat serta penambahan F-16 dan Sukhoi Su-27/30 diharapkan biaya pemeliharaan dan perawatan bisa dihemat.(&lt;a href="http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=8196"&gt;Sumber&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita Terkait :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.mediaindonesia.com/berita.asp?id=158840"&gt;TNI-AU Segera Bentuk Tim Evaluasi Alutsista&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-6595439977328442449?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/6595439977328442449/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=6595439977328442449&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/6595439977328442449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/6595439977328442449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/terbentur-anggaran-tni-au-rampingkan.html' title='TERBENTUR ANGGARAN, TNI AU RAMPINGKAN TIPE PESAWAT'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6lhWGTxr1I/AAAAAAAAAOw/bjmYEGS0MCI/s72-c/sikorskys58tkr8.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-3168415157875647102</id><published>2008-02-12T12:25:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:36:53.314+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Timor Leste'/><title type='text'>Pasukan Australia masuki Timor Leste  Penduduk sambut pasukan asing</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7FZ1-7A0XI/AAAAAAAAAUI/psfjVV8_6Kc/s1600-h/_41689538_aussiesap203.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7FZ1-7A0XI/AAAAAAAAAUI/psfjVV8_6Kc/s320/_41689538_aussiesap203.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166009031529124210" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ibukota Timor Leste dilaporkan tenang meskipun sedikit tegang hari Jumat sementara pasukan asing tiba untuk mengatasi bentrokan antara kekuatan keamanan setempat dan bekas tentara.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Wartawan BBC, Phil Mercer, melaporkan penduduk berangsur angsur kembali ke ibukota Dili sementara pasukan Australia tiba disana.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tetapi tembakan terdengar dari diluar kota dan staf kedutaan asing masih meninggalkan Dili.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Australia, Portugal, Malaysia dan Selandia sepakat mengirimkan pasukan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;       JANJI PASUKAN ASING&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Australia: 1.300 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Malaysia: 500 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Selandia Baru: 120 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Portugal: 120&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sembilan orang tewas hari Kamis, ketika seorang polisi tidak bersenjata ditembak mati pasukan. Militer Timor Leste menduganya membantu para pemberontak.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Australia memberikan bantuan militer kepada Timor Leste saat memimpin pasukan pimpinan PBB tahun 1999 untuk mengakhiri keributan yang dipicu jajak pendapat dimana penduduk memilih memisahkan diri dari Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hari Kamis, Dewan Keamanan PBB mendukung penempatan pasukan asing di Timor Leste, satu tahun setelah pasukan perdamaian PBB pergi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pertumpahan darah di markas polisi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Saksi mata melaporkan suara tembak menembak dari pegunungan di sekitar Dili Jumat pagi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Penduduk lain mengatakan kepada media Australia terjadinya tembak menembak di dekat markas polisi, tempat jatuhnya korban tewas hari Kamis.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Peta Timor Leste&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Sementara polisi yang tidak bersenjata dibawa keluar, tentara menembaki mereka, menewaskan sembilan orang dan melukai 27 orang lainnya," kata jurubicara PBB, Stephane Dujarric, kepada kantor berita Associated Press.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Meskipun terjadi keributan, menteri pertahanan Australia, Brendan Nelson, menegaskan rombongan pertama pasukannya sudah memperbaiki keadaan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Dengan adanya sekitar 220 tentara di lapangan, kestabilan tercipta di Timor Leste dan Dili semalam," katanya kepada radio Australia hari Jumat.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Dalam waktu 24 sampai 48 jam ke depan, sisa dari 1.300 pasukan yang dijanjikan akan diturunkan,"katanya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kekuatan Malaysia yang lebih kecil juga telah tiba.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pasukan asing dijadwalkan di tempat tempat penting di ibukota dalam beberapa hari ke depan, untuk memisahkan kelompok yang berperang, seperti yang dikatakan menteri luar negeri Timor Leste, Jose Ramos-Horta.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ia menambahkan pasukan Timor Leste akan kembali ke barak barak mereka di luar kota.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pemberhentian&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Keributan mulai terjadi bulan Maret, ketika hampir 600 pasukan resmi dari 1.400 kekuatan keseluruhan melakukan pemogokan mendesak perbaikan. Mereka kemudian diberhentikan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kekerasan meningkat dan lima orang tewas dalam bentrokan bulan April, puluhan ribu warga Dili mengkhawatirkan kerusuhan akan terjadi kembali.(&lt;a href="http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2006/05/060526_timor.shtml"&gt;Sumber&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Berita Terkait :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.antara.co.id/arc/2008/2/12/pasukan-keamanan-tambahan-australia-tiba-di-dili-selasa/"&gt;Pasukan Keamanan Tambahan Australia Tiba di Dili Selasa&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://www.kapanlagi.com/h/0000212841.html"&gt;Kapal Perang Australia Tiba di Lepas Pantai Timor Leste&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-3168415157875647102?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/3168415157875647102/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=3168415157875647102&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/3168415157875647102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/3168415157875647102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/pasukan-australia-masuki-timor-leste.html' title='Pasukan Australia masuki Timor Leste  Penduduk sambut pasukan asing'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7FZ1-7A0XI/AAAAAAAAAUI/psfjVV8_6Kc/s72-c/_41689538_aussiesap203.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-3042162347198596263</id><published>2008-02-11T18:03:00.001+07:00</published><updated>2008-12-12T04:36:53.774+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEPHAN'/><title type='text'>Melepas Kebergantungan pada Asing</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7E1rO7A0WI/AAAAAAAAAUA/RYvUS50rad4/s1600-h/pindad1.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7E1rO7A0WI/AAAAAAAAAUA/RYvUS50rad4/s320/pindad1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165969264426930530" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;TENGGELAMNYA panser amfibi BTR-50P milik TNI AL di Pantai Banongan, Situbondo, Jatim, awal tahun ini, membuka mata pemerintah tentang kondisi alat utama sistem senjata (alutsista) yang dimiliki Tentara Nasional Indonesia (TNI) saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam Rapat Pimpinan TNI 2008 mengungkapkan, TNI harus memprioritaskan pembelian alutsista dan peralatan dari dalam negeri. Langkah ini diambil selain untuk mengantisipasi minimnya anggaran, juga untuk mengurangi kebergantungan pada luar negeri. Sejurus itu, anggota Komisi I DPR Happy Bone Zulkarnain mengungkapkan, memang sudah saatnya Indonesia mengembangkan industri pertahanan dalam negeri yang dimiliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6g0YWTxrdI/AAAAAAAAALw/hpyd27O6FyU/s1600-h/140802993_5_3sQG.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6g0YWTxrdI/AAAAAAAAALw/hpyd27O6FyU/s320/140802993_5_3sQG.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163434565690306002" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;“Jika kita bersandar pada industri dalam negeri, tidak akan bisa didikte oleh negaranegara lain, termasuk Amerika (AS) karena embargo-embargo itu,” ungkapnya. Yang jadi pertanyaan kemudian, siapkah industri dalam negeri memenuhi kebutuhan alutsista TNI? Saat ini dari tiga industri pertahanan yang dimiliki Indonesia, yakni PT Pindad,PT PAL,dan PT Dirgantara Indonesia (DI), menurut Happy,ketiganya sedang mengalami lesu darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga industri pertahanan ini belum bisa menunjukkan performa secara maksimal. Sebagai contoh, kasus PT DI yang sempat dinyatakan pailit tahun lalu. Ini akibat produsen pesawat terbang kebanggaan Indonesia tidak mampu membayar utang yang mereka tanggung.Dengan modal yang cukup besar, teknologi yang memadai serta usia yang cukup berumur, perusahaan yang dirintis mantan menteri riset dan teknologi di era Orde Baru,BJ Habibie, itu tidak mampu bersaing dengan industri pesawat terbang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Itu Embraier (industri pesawat terbang Brasil) kalau dilihat modalnya lebih kecil dari PT DI. Kemudian, pendirian juga lebih dulu PT DI.Tapi sekarang, Embraier masuk lima besar produsen pesawat di dunia, sementara PT DI hancur. Berarti bukan masalah modal, masalah manajemennya serta profesional yang sangat lemah,”ungkapnya. Kondisi serupa pun juga dialami PT PAL.Sejak didirikan, hingga sekarang perusahaan galangan kapal ini belum bisa memenuhi kebutuhan kapal tempur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6l7CWTxr3I/AAAAAAAAAPA/Nwg65hqfQSA/s1600-h/KRIHiu804.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6l7CWTxr3I/AAAAAAAAAPA/Nwg65hqfQSA/s320/KRIHiu804.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163793728035467122" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;Maka tidak mengherankan jika TNI, terutama Angkatan Laut (AL), masih bertumpu pada kapal-kapal perang impor yang kadang kala kondisinya sudah tidak memadai. Dari tiga industri pertahanan, hanya PT Pindadlah yang kondisinya cukup menggembirakan. Padahal, beberapa tahun lalu, saat kebutuhan alutsista diembargo AS, PT Pindad (persero) sebagai industri militer terkena dampaknya, terutama dalam pengadaan bahan-bahan pokok untuk pembuatan amunisi dan senjata yang sebelumnya diimpor dari Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Pindad justru semakin pintar dengan berusaha mencari alternatif pengadaan dari sumbersumber lain, dan itu sudah dibuktikan secara nyata dengan kegiatan produksi PT Pindad yang hingga kini berjalan lancar. Produk-produk hasil PT Pindad semisal senapan serbu jenis SS-1 maupun SS-2, sudah digunakan sebagai senjata api standar di beberapa kesatuan.Pun dengan amunisi serta berbagai kendaraan tempur produk mereka, juga sudah cukup memadai dari sisi kualitasnya. (thomas pulungan/ faizin aslam/ yani a/&lt;a href="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/periskop/melepas-kebergantungan-pada-asing.html"&gt;SINDO&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-3042162347198596263?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/3042162347198596263/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=3042162347198596263&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/3042162347198596263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/3042162347198596263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/melepas-kebergantungan-pada-asing.html' title='Melepas Kebergantungan pada Asing'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7E1rO7A0WI/AAAAAAAAAUA/RYvUS50rad4/s72-c/pindad1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-7870622929511987369</id><published>2008-02-11T17:55:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:36:54.718+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TNI-AU'/><title type='text'>TNI Segera Evaluasi Seluruh Alutsista Uzur</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7Feve7A0YI/AAAAAAAAAUQ/SGIPnInv5gE/s1600-h/1312254711493.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7Feve7A0YI/AAAAAAAAAUQ/SGIPnInv5gE/s320/1312254711493.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166014417418113410" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jakarta-RoL--  Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Madya Soebandrio mengatakan, pihaknya akan segera mengevaluasi seluruh alat utama sistem senjata (alutsista) baik pesawat angkut, pesawat tempur dan helikopter yang telah berumur 20 tahun ke atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Timnya akan segera dibentuk, dipimpin Wakil Kasau," katanya, menjawab antara usai memimpin upacara serah terima jabatan Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Mabes TNI AU di Jakarta, Senin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soebandrio mengatakan, bagi TNI AU alutsista tua adalah alutsista yang sudah tidak memenuhi syarat-syarat kelayakan. Kelayakan operasional itu tidak semata-mata diukur dari tahun pembuatannya, tetapi lebih pada pemenuhan sistem pemeliharaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7Fevu7A0ZI/AAAAAAAAAUY/mtY7po0yGbA/s1600-h/tni-au_boeing-737_1.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7Fevu7A0ZI/AAAAAAAAAUY/mtY7po0yGbA/s320/tni-au_boeing-737_1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166014421713080722" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;Karena itu, tambah dia, tim akan bekerja secara teliti dan cermat untuk mengevaluasi mana alutsista yang masih bisa diperpanjang usia pakai dan dipelihara kesiapannnya, dan mana yang tidak. "Contohnya, Hercules. Dari 23 unit yang dipunyai TNI AU, tujuh di antaranya merupakan buatan tahun 1960-an, pesawat tanker buatan 1970-an, bahkan pesawat tempur taktis OV-10 Bronco buatan 1976 sudah kita 'grounded'," tutur Kasau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soebandrio menambahkan, jika berdasarkan evaluasi pesawat-pesawat buatan 1960-an tidak lagi mempunyai nilai ekonomis, maka akan diberhentikan operasinya.  Tentang kapan hasil evaluasi selesai, Kasau mengatakan, sesegera mungkin sebelum Latihan Gabungan (Latgab) TNI medio 2008 mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mabes TNI AU, berdasarkan rencana strategis (Renstra) 2005-2009 berencana melakukan penggantian sejumlah pesawat tempur, seperti OV-10 Bronco, F-5 Tiger, Hawk MK-53, pesawat angkut Fokker-27 dan Helikopter Sikorsky.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7Fevu7A0aI/AAAAAAAAAUg/ysUSWkQoFLs/s1600-h/tni-au_f-5e_1.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7Fevu7A0aI/AAAAAAAAAUg/ysUSWkQoFLs/s320/tni-au_f-5e_1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166014421713080738" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;Pesawat tempur jenis OV-10 Bronco dibuat pada 1976 dan mulai digunakan TNI AU sejak 1979. Dari sembilan unit pesawat tersebut, hanya empat yang dinyatakan siap.  Sementara pesawat tempur F-5 Tiger buatan 1978, dari 12 yang dimiliki TNI AU, hanya dua yang dinyatakan siap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi kesiapan pesawat tempur yang telah di bawah standar juga dialami pesawat tempur Hawk MK-53 buatan 1977. Dari delapan unit, hanya dua unit yang dinyatakan siap atau laik terbang. Selain itu, dari tujuh pesawat angkut Fokker 27 buatan 1975, hanya empat yang masih siap terbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7Fev-7A0bI/AAAAAAAAAUo/I-IKJntKtM8/s1600-h/OV-10+F-bronco.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7Fev-7A0bI/AAAAAAAAAUo/I-IKJntKtM8/s320/OV-10+F-bronco.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166014426008048050" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;Untuk mengganti OV-10 Bronco, TNI AU menetapkan tiga jenis pesawat pengganti antara lain Sukhoi-25 dan Super Tocano yang sebagian mesinnya merupakan buatan Kanada, sedangkan untuk mengganti MK-53 TNI AU memilih L-159B buatan Ceko. (antara/mim/&lt;a href="http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=322982&amp;kat_id=23"&gt;Republika&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita Terkait :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/periskop/yang-tua-masuk-kandang.html"&gt;Yang Tua Masuk Kandang&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-7870622929511987369?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/7870622929511987369/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=7870622929511987369&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/7870622929511987369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/7870622929511987369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/tni-segera-evaluasi-seluruh-alutsista.html' title='TNI Segera Evaluasi Seluruh Alutsista Uzur'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7Feve7A0YI/AAAAAAAAAUQ/SGIPnInv5gE/s72-c/1312254711493.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-4604288141399238082</id><published>2008-02-11T17:38:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:36:54.792+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Australia'/><title type='text'>Australia Tambah Pasukan ke Timor Leste</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7D3mu7A0RI/AAAAAAAAATY/c7J0SgOLDYA/s1600-h/australia-army.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7D3mu7A0RI/AAAAAAAAATY/c7J0SgOLDYA/s320/australia-army.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165901017396597010" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;CANBERRA--MI: Australia akan memenuhi permintaan Timor Leste agar menambah tentara dan polisi ke negara tersebut menyusul serangan kelompok gerilyawan yang melukai Presiden Jose Ramos Horta. Demikian dikatakan Perdana Menteri Australia, Kevin Rudd, Senin (11/2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Permintaan dari Timor Leste itu merupakan hal penting. Penambahan pasukan Australia di Timor Leste yang kini berjumlah sekitar 800 orang untuk tugas perdamaian, akan signifikan," ungkap Rudd.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemungkina, Australia akan mengirimkan sekitar 100-150 tentara dan 70 polisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Serangan terkoordinasi untuk membunuh pemimpin yang terpilih secara demokratis di Timor Leste yang merupakan sahabat Australia merupakan sebuah perkembangan yang sangat menyedihkan," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menegaskan, Australia akan mendukung penuh pemerintah Timor Leste yang terpilih melalui pemilihan umum. "Karena itu, Australia akan memenuhi permintaan Timor Leste soal penambahan tentara dan polisi," tegas Rudd.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rudd menambahkan, pasukan Australia yang memimpin PBB di Timor Leste, telah berhasil menguasai gedung-gedung penting dan telah menyebar ke berbagai lokasi di ibukota, Dili. "Keamanan di Dili kini telah stabil. Namun semuanya bisa cepat berubah," kata Rudd. (AFP/OL-06/Media Indonesia)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-4604288141399238082?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/4604288141399238082/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=4604288141399238082&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/4604288141399238082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/4604288141399238082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/australia-tambah-pasukan-ke-timor-leste.html' title='Australia Tambah Pasukan ke Timor Leste'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7D3mu7A0RI/AAAAAAAAATY/c7J0SgOLDYA/s72-c/australia-army.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-2372197606773629508</id><published>2008-02-11T17:17:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:36:55.223+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TNI-AL'/><title type='text'>KRI TELUK HADING SELAMATKAN DUA ABK KM LCT LESTARI ABADI 05</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7AiWO7A0PI/AAAAAAAAATI/3L7wRdg7PBA/s1600-h/Dua+ABK+KM+LCT+Lestari+Abadi.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7AiWO7A0PI/AAAAAAAAATI/3L7wRdg7PBA/s320/Dua+ABK+KM+LCT+Lestari+Abadi.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165666537952039154" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Salah satu unsur Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), yakni KRI Teluk Hading-538 dengan Komandan Mayor Laut (P) Darmawan Setyo Utomo, yang tengah dalam pelayaran usai mengikuti latihan puncak TNI AL Armada Jaya XXVII, Kamis (7/2) sore  menyelamatkan dua Anak Buah Kapal (ABK) KM LCT Lestari Abadi 05  yang terapung-apung di perairan utara Jepara, Jawa Tengah, setelah kapal yang ditumpanginya tenggelam akibat cuaca buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua ABK tersebut yang diketahui bernama Didik Muranggi (34) dengan jabatan Mualim II dan  Hardi Simon (24) dengan jabatan juru mudi,  kemudian dibawa ke Dermaga Kolinlamil, untuk ditangani tim Medis Dinas Kesehatan Kolinlamil sambil menunggu agen kapal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7AiWe7A0QI/AAAAAAAAATQ/iU6eaAV8S30/s1600-h/KRI+TELUK+HADING-538.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7AiWe7A0QI/AAAAAAAAATQ/iU6eaAV8S30/s320/KRI+TELUK+HADING-538.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165666542247006466" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;Menurut keterangan korban, KM Lestari Abadi 05 dinahkodai oleh Aspari Prawansa (31) dengan ABK sejumlah  dua belas orang. Kapal dengan rute Jakarta-Banjarmasin-Samarinda tersebut bertolak dari Jakarta menuju  Samarinda pada tanggal 5 Februari 2008 dengan membawa muatan alat berat. Ditengah pelayaran, tepatnya di perairan sekitar Karimun Jawa, pukul 00.20 WIB Rabu dinihari kapal tersebut mendapat hantaman gelombang tinggi yang mengakibatkan kapal tersebut tenggelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu dari ke dua belas ABK sepuluh lainnya belum diketahui nasibnya, termasuk nahkoda kapal. (&lt;a href="http://www.tnial.mil.id/tabid/61/articleType/ArticleView/articleId/384/Default.aspx"&gt;Dispenkolinlamil&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-2372197606773629508?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/2372197606773629508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=2372197606773629508&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2372197606773629508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2372197606773629508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/kri-teluk-hading-selamatkan-dua-abk-km.html' title='KRI TELUK HADING SELAMATKAN DUA ABK KM LCT LESTARI ABADI 05'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7AiWO7A0PI/AAAAAAAAATI/3L7wRdg7PBA/s72-c/Dua+ABK+KM+LCT+Lestari+Abadi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-5960976943175710625</id><published>2008-02-11T17:05:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:36:55.559+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TNI-AD'/><title type='text'>TNI Cegah Pergerakan Warga Eks Timtim ke Timor Leste</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6fmymTxrSI/AAAAAAAAAKY/2zdA8_cHPHU/s1600-h/Pos+Perbatasan.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6fmymTxrSI/AAAAAAAAAKY/2zdA8_cHPHU/s320/Pos+Perbatasan.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163349254754905378" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kupang (ANTARA News) - Satuan TNI di kawasan perbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan Timor Leste berupaya mencegah kemungkinan pergerakan warga eks Timor Timur (Timtim) ke Timor Leste, menyusul insiden penembakan terhadap Presiden Ramos Horta, Senin dini hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya sudah perintahkan para komandan satuan di perbatasan agar tingkatkan kewaspadaan dan membatasi kemungkinan pergerakan warga eks Timtim ke Timor Leste," kata Komandan Korem (Danrem) 161/Wirasakti, Kolonel Inf Winston Pardamean Simanjuntak, di Kupang, Senin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Danrem mengatakan, sementara ini belum terlihat indikasi perlintasan warga baik dari Timor Leste maupun NTT, namun aktivitas pengamanan rutin di pos-pos perbatasan terus dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patroli rutin dan aktivitas pengintaian di jalur-jalur tertentu yang memungkinkan dijadikan pintu perlintasan semakin ditingkatkan. Selain TNI, masyarakat setempat juga ikut mengawasi aktivitas lintas batas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aktivitas lintas batas pasca insiden penembakan di Dili, Timor Leste, cukup memungkinkan. Kami upayakan tidak ada warga eks Timtim yang melakukan pergerakan ke sana (Timor Leste)," ujar Simanjuntak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengaku belum mendapat perintah soal pengetatan pintu lintas batas karena belum ada indikasi yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di wilayah NTT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain belum adanya permintaan resmi dari instansi terkait juga kondisi keamanan di kawasan perbatasan NTT cukup kondusif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami terus berupaya berkomunikasi dengan Kedutaan Besar RI di Dili, Timor Leste agar mengetahui perkembangan dan mempersiapkan proses evakuasi warga Indonesia dari negara yang sedang bergejolak itu," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7EqMe7A0UI/AAAAAAAAATw/Po8WmKJ1Lo4/s1600-h/gambar_berita_774.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7EqMe7A0UI/AAAAAAAAATw/Po8WmKJ1Lo4/s320/gambar_berita_774.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165956641518047554" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;Danrem Simanjuntak juga mendapat laporan bahwa kelompok pemberontak pimpinan Mayor Alfredo Reinado melakukan penyerangan bersenjata hingga melukai Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta. Aksi penyerangan juga dilakukan terhadap Perdana Menteri, Xanana Gusmao.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden Ramos Horta mengalami luka tembak di bagian perutnya, sementara Perdana Menteri Xanana Gusmao dilaporkan selamat dalam insiden penyerangan tersebut, hanya mobilnya hancur terkena tembakan peluru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pimpinan pemberontak, Mayor Alfredo Reinado, dikabarkan tewas seketika dalam aksi baku tembak dengan pasukan pengawal presiden ketika kaum gerilyawan melancarkan serangan ke kediaman Presiden Ramos Horta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramos Horta langsung dibawa ke landasan helikopter pasukan Australia di Dili dan kemudian diterbangkan ke negeri Kanguru untuk mendapat perawatan.(&lt;a href="http://www.antara.co.id/arc/2008/2/11/tni-cegah-pergerakan-warga-eks-timtim-ke-timor-leste/"&gt;Antara&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita Terkait :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=322974&amp;kat_id=23"&gt;Presiden Instruksikan Pengamanan Perbatasan Indonesia-Timor Leste&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-5960976943175710625?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/5960976943175710625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=5960976943175710625&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/5960976943175710625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/5960976943175710625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/tni-cegah-pergerakan-warga-eks-timtim.html' title='TNI Cegah Pergerakan Warga Eks Timtim ke Timor Leste'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6fmymTxrSI/AAAAAAAAAKY/2zdA8_cHPHU/s72-c/Pos+Perbatasan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-7188145676648325539</id><published>2008-02-11T16:58:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:36:55.962+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mabes TNI'/><title type='text'>TNI Belum Akan Tambah Pasukan di Perbatasan Timor Leste</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7Em2-7A0SI/AAAAAAAAATg/tFFEFlp5MUA/s1600-h/1174998974_copi_foto_perbatasan+copy.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7Em2-7A0SI/AAAAAAAAATg/tFFEFlp5MUA/s320/1174998974_copi_foto_perbatasan+copy.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165952973615976738" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jakarta (ANTARA News) - Mabes TNI mengatakan belum akan melakukan penambahan pasukan di perbatasan Timor Leste menyusul peristiwa penembakan Presiden Timor Leste Ramos Horta, Senin dinihari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Keputusan untuk menambah pasukan atau tidak sangat tergantung pada hasil keputusan pemerintah menyusul kekisruhan politik dalam negeri di Timor Leste," kata Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Marskal Muda Sagom Tamboen di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Senin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sagom mengatakan saat ini pengamanan di wilayah perbatasan RI-Timor Leste berjalan normal dan belum ada peningkatan kegiatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski begitu, tambah dia, pengamanan perbatasan darat RI-Timor Leste akan dioptimalkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk adanya eksodus rakyat dari Timor Leste.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7Em2-7A0TI/AAAAAAAAATo/p-uZkZI6mUc/s1600-h/1172614984_pos_salele_untuk_bentara.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7Em2-7A0TI/AAAAAAAAATo/p-uZkZI6mUc/s320/1172614984_pos_salele_untuk_bentara.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165952973615976754" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;"Jadi hingga kini TNI masih menunggu masukan dari beberapa pihak, terutama dari prajurit TNI di perbatasan dan Departemen Luar Negeri, hingga ada kebijakan yang tetap dari pemerintah tentang perkuatan di perbatasan RI-Timor Leste" katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sagom menambahkan kebijakan itu juga berkenaan dengan kemungkinan penutupan kembali perbatasan kedua negara untuk mengantisipasi berbagai hal terkait memanasnya situasi politik di Timor Leste.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta dilaporkan mengalami luka tembak di bagian perutnya oleh kelompok pembelot pimpinan Mayor Alfredo Reinaldo di Dili, Senin dinihari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerhati masalah Timor Leste di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Mario Florencio Vieira yang menerima laporan dari jaringannya di Dili, ibukota Timor Leste, Senin, mengatakan aksi penembakan yang dilakukan kelompok pemberontak pimpinan Reinaldo itu berlangsung di kediaman presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden Ramos Horta langsung diterbangkan oleh pasukan Australia dengan sebuah pesawat helikopter menuju negeri Kanguru, namun perkembangan lanjut mengenai kondisi mantan Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Timor Leste itu belum diketahui dan juga masih simpang-siur .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, Mayor Alfredo Reinaldo dilaporkan tewas seketika tatkala aksi baku tembak antara pasukan pengawal presiden dengan kelompok pemberontak yang menyerbu kediaman presiden Senin.(&lt;a href="http://www.antara.co.id/arc/2008/2/11/tni-belum-akan-tambah-pasukan-di-perbatasan-timor-leste/"&gt;Antara&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-7188145676648325539?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/7188145676648325539/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=7188145676648325539&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/7188145676648325539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/7188145676648325539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/tni-belum-akan-tambah-pasukan-di.html' title='TNI Belum Akan Tambah Pasukan di Perbatasan Timor Leste'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7Em2-7A0SI/AAAAAAAAATg/tFFEFlp5MUA/s72-c/1174998974_copi_foto_perbatasan+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-2294867580545439092</id><published>2008-02-11T16:28:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:36:56.141+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TNI-AD'/><title type='text'>TEDDY, IDOLA YANG DIPEREBUTKAN ANAK-ANAK LEBANON</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7AbRu7A0OI/AAAAAAAAATA/yWbQua5F6CY/s1600-h/Pasukan+Konga+XIIIB+Membagikan+Boneka+Teddy+Indobatt+Bagi+Anak+lebanon_110208.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7AbRu7A0OI/AAAAAAAAATA/yWbQua5F6CY/s320/Pasukan+Konga+XIIIB+Membagikan+Boneka+Teddy+Indobatt+Bagi+Anak+lebanon_110208.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165658764061233378" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(Adshit Al Qusayr, 9/2). Mulai hari ini, Teddy Indobatt mungkin akan menjadi idola bagi sebagian besar anak-anak Lebanon Selatan, khususnya di El Aadeisse. Bayangkan saja, kehadirannya bahkan sampai dikerumuni dan diperebutkan oleh 200-an anak dan remaja. Suatu hal yang menurut Mayor Osama Ramal (setingkat kepala desa – red) jarang atau bahkan tidak pernah terjadi sebelumnya di daerah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa heboh ini terjadi sesaat setelah acara penyerahan bantuan generator listrik (genset) dan pembukaan Klub Bermain Anak dan oleh Dansatgas Yon Mekanis TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-B Letkol Inf A M Putranto, S.Sos kepada masyarakat setempat secara formal berakhir. Anak-anak dan remaja Lebanon yang hadir pada acara itu langsung “menyerbu” para prajurit Konga XXIII-B yang sedang memegang Teddy. Kontan saja para prajurit Garuda kewalahan menghadapi “serbuan” yang tidak terduga ini. Apalagi Teddy, mungkin ia akan bereaksi lebih dari itu. Namun sayangnya Teddy tidak bisa berbuat apa-apa karena ia hanyalah sebuah boneka beruang yang mungil dan lucu. Boneka yang sedang memeluk bantal berbentuk hati warna merah bertuliskan “Indobatt” memang merupakan souvenir khas Satgas Konga XXIII-B untuk anak-anak di Lebanon Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teddy Indobatt, begitu panggilan populernya, merupakan salah satu upaya pendekatan prajurit Garuda kepada masyarakat Lebanon Selatan. Upaya lainnya yaitu Smart Car (Mobil Pintar) yang merupakan sumbangan Ibu Negara Ny. Ani Yudhoyono, juga menjadi program CIMIC (Civil Military Cooperation) yang ditunggu-tunggu oleh anak-anak dan remaja di Lebanon Selatan, khususnya di wilayah 13 desa yang menjadi tanggung jawab Satgas Konga XXIII-B. Yang patut dibanggakan, dari seluruh kontingen yang bertugas dalam misi PBB di Lebanon hanya Kontingen Indonesia negara satu-satunya yang memiliki program seperti ini. Selain itu, kunjungan silahturahmi secara berkala kepada tokoh masyarakat juga efektif dalam mendekatkan diri kepada masyarakat setempat. Pemberian genset ini misalnya, merupakan respon dari hasil pertemuan dengan masyarakat El Aadaisse dengan Dansatgas beberapa waktu yang lalu di mana saat itu masyarakat mengeluh akan keterbatasan listrik yang digunakan untuk terapi dan perawatan kaum jompo mengingat kondisi listrik di Lebanon Selatan sering mengalami gangguan. Apalagi ditambah dengan kondisi cuaca yang saat ini masih cukup dingin berkisar 8’C sd. 6’C menuntut penggunaan heater (pemanas ruangan) yang cukup besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait acara yang digelar di samping gedung El Aadaisse Development Service Center pada hari Sabtu (9/2), Dansatgas dalam sambutannya berharap agar pemberian bantuan generator listrik dari Kontingen Indonesia kepada masyarakat El Aadisse dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, khususnya bagi warga masyarakat jompo yang menjadi sasaran pemberian genset tersebut. Di samping itu, Dansatgas mengatakan dengan dibukanya Klub Bermain Anak ini dimana kehadiran Smart Car merupakan program CIMIC yang pertama kalinya digelar Kontingen Indonesia di wilayah tersebut diharapkan dapat meningkatkan hubungan baik dan kebersamaan yang telah terjalin selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pemberian souvenir boneka, pada acara tersebut ditampilkan juga keterampilan prajurit Garuda berupa atraksi sulap dan olah tenaga dalam yang mendapatkan sambutan meriah dan antusias dari ratusan warga Lebanon Selatan yang menyaksikan acara tersebut. Ewa Turyk, Staf Civil Affair Seceast (Sektor Timur) UNIFIL yang hadir pada acara tersebut bahkan mengatakan tidak pernah melihat ada kontingen negara lain yang mampu mendatangkan warga masyarakat Lebanon, terutama anak-anak dan remaja sebanyak jumlah yang hadir dalam program CIMIC Kontingen Indonesia pada siang hari itu. (Perwira Penerangan Satgas Yon Mekanis TNI Konga XXIII-B/UNIFIL/&lt;a href="http://www.tniad.mil.id/news.php?id=2311"&gt;Dispenad&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-2294867580545439092?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/2294867580545439092/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=2294867580545439092&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2294867580545439092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2294867580545439092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/teddy-idola-yang-diperebutkan-anak-anak.html' title='TEDDY, IDOLA YANG DIPEREBUTKAN ANAK-ANAK LEBANON'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7AbRu7A0OI/AAAAAAAAATA/yWbQua5F6CY/s72-c/Pasukan+Konga+XIIIB+Membagikan+Boneka+Teddy+Indobatt+Bagi+Anak+lebanon_110208.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-1663011242239562411</id><published>2008-02-11T15:51:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:36:56.281+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TNI-AD'/><title type='text'>PANSER VAB, TULANG PUNGGUNG YON MEKANIS TNI KONGA XXIII-B</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7AQuu7A0NI/AAAAAAAAAS4/gw8T0Nj5qKM/s1600-h/Upacara+Hut+ke+58+Kaveleri+TNI+AD+di+UN+Pos+71+Lebanon_110108-2.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7AQuu7A0NI/AAAAAAAAAS4/gw8T0Nj5qKM/s320/Upacara+Hut+ke+58+Kaveleri+TNI+AD+di+UN+Pos+71+Lebanon_110108-2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165647167649534162" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;(Adshit Al Qusayr, 9/2). Eksistensi Satgas Yon Mekanis TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-B sebagai salah satu kontingen pasukan pemelihara perdamaian PBB di Lebanon tidak dapat dilepaskan dari keberadaan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) Panser VAB yang dimilikinya. Operasionalisasi Panser VAB, yang merupakan salah satu alutsista Kavaleri TNI AD, di daerah operasi sepanjang Blue Line yang memisahkan antara wilayah Lebanon Selatan dengan Israel, terutama dalam hal pergerakan patroli di setiap ruas jalan dan di daerah hot spot mampu menunjukkan mobilitas yang tinggi sekaligus deterence effect yang berdampak positif bagi upaya penciptaan dan pemeliharaan stabilitas perdamaian di wilayah area operasi secara lebih permanen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertepatan dengan HUT ke-58 Korps Kavaleri TNI AD pada tanggal 9 Februari 2008, dilaksanakan upacara sederhana terpusat di Lapangan “Soekarno Base”, Markas Konga XXIII-B di Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan atau yang dikenal dengan istilah UN Posn 7-1. Bertindak sebagai Komandan Upacara pada peringatan tersebut Lettu Kav Nanak Yuliana (Wadanki-D), sedangkan sebagai Perwira Upacara ialah Lettu Kav Agung Wira dan Inspektur Upacara dijabat langsung oleh Dansatgas Konga XXIII-B Letkol Inf A M Putranto, S.Sos. Dalam amanat Komandan Pussenkav TNI AD yang dibacakan oleh Dansatgas, salah satunya tentang pentingnya peranan pemeliharaan dan perawatan Panser sebagai alutsista yang dimiliki TNI AD agar dapat mencapai performa yang diharapkan, terutama pada saat berada di daerah penugasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari vitalnya peranan Alutsista Panser VAB dalam pelaksanaan tugas Konga XXIII-B, Dansatgas bahkan sampai memberikan pengarahan khusus di luar pembacaan amanat. Dalam pengarahannya, Letkol Inf A M Putranto, S.Sos menyampaikan bahwa isu Alutsista TNI akhir-akhir ini sedang ramai dibicarakan di Tanah Air, terutama setelah kejadian musibah yang menimpa prajurit Marinir beberapa waktu yang lalu. Terkait hal itu, Dansatgas menekankan agar prajurit Konga XXIII-B mau dan mampu merawat seluruh Panser yang dibawa ke Lebanon dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Sebab, imbuh Dansatgas, Alutsista tersebut merupakan hasil pembelian dengan menggunakan uang rakyat Indonesia. Selain itu, dengan perawatan yang tekun dan cermat diharapkan masa pakainya dapat lebih lama. Hanya dengan cara itulah, seluruh panser yang dimiliki Konga XXIII-B dapat memenuhi tuntutan tugas yang dibebankan dalam peacekeeping mission.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui, 32 unit Panser VAB yang dimiliki Satgas Konga XXIII-B saat ini merupakan salah satu Alutsista terbaru TNI AD yang dibeli sesaat sebelum pemberangkatan Kontingen Garuda ke Lebanon pada tahun 2006 lalu. Proses pengadaan Alutsista ini sendiri pada awalnya menjadi perdebatan alot wakil rakyat di DPR RI terkait masalah tender. Pada saat itu, Pemerintah melalui Dephan bersikukuh agar pengadaan panser ditempuh melalui mekanisme penunjukkan langsung mengingat urgensi dan skala prioritasnya. Sebaliknya, sebagian kalangan di DPR menginginkan mekanisme tender secara terbuka. Dan sekarang terbukti keputusan Dephan-lah yang tepat karena dengan kehadiran Panser VAB yang baru di tengah-tengah Satgas Konga XXIII-B telah mampu menunjukkan kredibilitas TNI di dunia internasional. Sebelumnya Kontingen Indonesia hanya memiliki 14 unit Panser VAB varian APC dengan sistem manual ditambah dengan 6 unit Panser Intai VBL Panhard dan 12 unit Panser APC BTR 80A sehingga minim secara operasional. Namun dengan kedatangan Panser VAB dengan sistem otomatis (matic) tersebut, dapat dikatakan Panser VAB saat ini telah menjadi tulang punggung Satgas dimana kebutuhan operasional dapat terpenuhi, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai upacara, Dansatgas yang didampingi Wadansatgas Letkol Mar Ipung Purwadi beserta seluruh Perwira dan anggota yang terlibat dalam upacara, baik dari TNI AD, TNI AL, TNI AU serta dari Deplu (Perwira Interpreter) memberikan ucapan selamat kepada seluruh prajurit Kavaleri TNI AD yang tergabung dalam Konga XXIII-B di Lebanon selatan. (Perwira Penerangan Satgas Yon Mekanis TNI Konga XXIII-B/UNIFIL/&lt;a href="http://www.tniad.mil.id/news.php?id=2310"&gt;Dispenad&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-1663011242239562411?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/1663011242239562411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=1663011242239562411&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/1663011242239562411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/1663011242239562411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/panser-vab-tulang-punggung-yon-mekanis.html' title='PANSER VAB, TULANG PUNGGUNG YON MEKANIS TNI KONGA XXIII-B'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7AQuu7A0NI/AAAAAAAAAS4/gw8T0Nj5qKM/s72-c/Upacara+Hut+ke+58+Kaveleri+TNI+AD+di+UN+Pos+71+Lebanon_110108-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-7958469601951801745</id><published>2008-02-11T14:26:00.002+07:00</published><updated>2008-12-12T04:36:56.453+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEPHAN'/><title type='text'>Dephan Evaluasi Penggunaan Anggaran</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7AB4O7A0LI/AAAAAAAAASo/xPNwmUBeT2Q/s1600-h/safri.jpeg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7AB4O7A0LI/AAAAAAAAASo/xPNwmUBeT2Q/s320/safri.jpeg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165630838183874738" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;JAKARTA (SINDO) – Departemen  Pertahanan (Dephen)  akan mengevaluasi pengelolaan  anggaran, terutama untuk  alokasi alat utama sistem  persenjataan (alutsista).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekjen Dephan Letjen TNI  Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan,  evaluasi akan dilakukan  terhadap penyelenggaraan  anggaran di lingkungan  Unit Organisasi (UO) Dephan.  ”Tahun ini, Dephan mengalami  dinamika yang tinggi  setelah Daftar Isian Pelaksanaan  Anggaran (DIPA) 2008  diputuskan pemerintah yang  dilanjutkan dengan rencana  revisi anggaran belanja 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu berimplikasi pada perencanaan  dan pelaksanaan  DIPA tahun 2008,” ungkap  Sjafrie di Jakarta kemarin.  Menurut dia,semua aspek  yang berkaitan dengan kegiatan  di Dephan tidak berjalan  sendiri.Sebab,terdapat  korelasi di semua aspek kegiatan.  Bahkan, semua pikiran  dan langkah harus merespons  subsistem yang ada, termasuk  pengawasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Perencanaan  penghematan anggaran  15%, perlu memperhitungkan  urgensi dan prioritas  anggaran. Hal ini untuk  menghindari fluktuasi anggaran  yang tidak terkendali,”  ungkapnya.  Sebelumnya,beberapa kalangan  menilai pemangkasan  anggaran di Dephan dan TNI  oleh Menteri Keuangan  (Menkeu) tidaklah tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, Komisi I DPR meminta  Menkeu untuk mengembalikan  potongan anggaran  tersebut.  Dirjen Ranahan Dephan  Marsda TNI Eris Herryanto  mengatakan, dalam pelaksanaan  program kerja 2008, pengadaan  alutsista dan sarana  pertahanan lain diprioritaskan  pada kebutuhan pokok  yang mendesak dalam menunjang  tugas operasional satuan.  (&lt;a href="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/nasional/dephan-evaluasi-penggunaan-anggaran-2.html"&gt;SINDO&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-7958469601951801745?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/7958469601951801745/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=7958469601951801745&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/7958469601951801745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/7958469601951801745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/dephan-evaluasi-penggunaan-anggaran.html' title='Dephan Evaluasi Penggunaan Anggaran'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R7AB4O7A0LI/AAAAAAAAASo/xPNwmUBeT2Q/s72-c/safri.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-2796626946507697234</id><published>2008-02-09T13:30:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:05.472+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TNI-AL'/><title type='text'>Genaplah Gado-gado di Korps Marinir</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R61KAu7Az9I/AAAAAAAAAQ0/Qc3t1uWhVNA/s1600-h/gado2Marinir.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R61KAu7Az9I/AAAAAAAAAQ0/Qc3t1uWhVNA/s320/gado2Marinir.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164865724119830482" align="center" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Prajurit infanteri Marinir menggunakan tank pendarat amfibi jenis BTR-50P saat berlangsung latihan perang di Puslatpur Karangtekok, seusai melakukan pendaratan amfibi di Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (2/2). Satu dari 25 tank amfibi BTR-50 P tenggelam dan menewaskan enam prajurit.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;Tragedi tenggelamnya tank amfibi Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang menelan delapan nyawa prajurit saat Latihan Armada Jaya XXVII-2008 di perairan Laut Jawa, di lepas Pantai Banongan, Situbondo, tidak meninggalkan trauma bagi prajurit Korps Marinir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sebab itu pekerjaan kami sehari-hari. Semuanya akan berlangsung normal sekalipun tank amfibi yang digunakan sudah berumur tua karena laut dan cuaca buruk itu sahabat Marinir,” tutur Letnan Kolonel Mar Bambang Sus, Komandan Resimen Kavaleri-2 Marinir yang berada di bawah komando Pasukan Marinir II Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korps Marinir memiliki sejumlah kendaraan tempur (ranpur) dengan kemampuan bertarung di darat dan laut. Ranpur itu sering disebut amfibi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6_NrO7A0CI/AAAAAAAAARg/TG1VGDA94Mg/s1600-h/PT-76.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6_NrO7A0CI/AAAAAAAAARg/TG1VGDA94Mg/s320/PT-76.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165573440240930850" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;Ada jenis tank amfibi PT-76 yang diproduksi Uni Soviet pada tahun 1960-an. Amfibi model PT-76 ini mencapai 122 unit, seperti yang disampaikan Mayor Jenderal Mar (Purn) Achmad Rifai saat masih menjadi Komandan Korps Marinir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korps Marinir TNI AL tengah berupaya melakukan peremajaan kendaraan perang ini dengan yang jauh lebih canggih, yakni BMP-3F yang juga buatan Rusia. Tank amfibi jenis BMP-3F ini di produksi tahun 1994, tetapi mulai dimanfaatkan sejumlah negara pada tahun 1997.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6_dU-7A0EI/AAAAAAAAARw/glWwUPvR6Z8/s1600-h/K61_Indonesia_01.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6_dU-7A0EI/AAAAAAAAARw/glWwUPvR6Z8/s320/K61_Indonesia_01.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165590650174885954" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;Ada lagi tank jenis Kapa K-61 yang juga buatan Uni Soviet tahun 1961, yang jumlahnya tinggal 42 unit. Pengadaan kedua jenis ranpur itu terjadi pada zaman Bung Karno, sebelum pelaksanaan Trikora (Tiga Komando Rakyat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi ranpur yang juga menjadi sisa Trikora adalah tank amfibi jenis BTR-50. Ranpur inilah yang minggu ini menjadi bahan pembicaraan menyusul tragedi Banongan pada 2 Februari lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tank amfibi jenis BTR yang juga merupakan hasil produksi Uni Soviet ini sebenarnya ada empat jenis yang dimiliki Marinir. Jenis pertama adalah BTR-50P dibuat tahun 1960. Khusus untuk jenis BTR-50P ini punya mesin berkemampuan 240 PK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BTR-50P ini diawaki tiga prajurit, dengan kemampuan angkut 20 prajurit Intai Amfibi atau pasukan sejenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis lainnya adalah BTR-50PM yang dibuat tahun 1962. Jenis ini diawaki tiga prajurit dan bisa membawa 18 prajurit pendaratan. Baik BTR-50P maupun BTR-50PM dilengkapi persenjataan GPMG 7,62 milimeter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ada satu lagi panser amfibi jenis BTR dari kelas yang juga terhitung lama, yakni BTR-50PK. Panser amfibi ini memiliki kemampuan angkut prajurit yang sama dengan BTR-50P. Ketiga panser amfibi dari jenis BTR-50 memiliki kemampuan jelajah yang sama. BTR-50PK memiliki kemampuan membawa bahan bakar dua kali lipat kedua jenis lainnya. Namun kemampuan tempuh ketiga jenis ini sama. BTR-50 memiliki kecepatan sekitar 10 kilometer per jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tangki bahan bakar yang dimiliki mempunyai kemampuan isi sekitar 200-240 liter, maka ketiga jenis BTR-50 ini memiliki kemampuan operasional sampai delapan jam. Sedangkan untuk mundurnya hanya separuh kecepatan maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecepatan di laut jauh berbeda dengan di daratan. Mengingat pasukan pendaratan selalu harus waspada, maka kemampuan manuver BTR-50 di darat hanya didukung kecepatan lari antara 40 dan 45 kilometer per jam saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sebagian besar jenis BTR-50 ini telah mengalami retrofit yang dilaksanakan mulai tahun 1987 hingga terakhir tahun 1996. Retrofit yang paling penting adalah mengganti mesin aslinya dengan mesin V8 Detroit,” ujar Letkol Mar Novarin Guinawan, Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ada lagi jenis tank amfibi jenis BTR, yakni BTR-80A. Tank ini pembuatannya sudah jauh lebih mudah karena dibuat tahun 1990. Pasukan lebih senang menggunakan tipe BTR-50 yang jauh lebih kokoh. Ini mengingat semua jenis BTR-50 masih menggunakan ban dari rantai baja. Itu sebabnya dalam pendaratan jenis BTR-50 lebih andal dalam menembus barikade pasukan lawan dengan kekuatan persenjataan infanteri ataupun artileri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara BTR-80A sekalipun badan kendaraan amfibinya masih terbuat dari baja, bannya menggunakan ban karet yang terdiri dari empat pasang. Itu sebabnya dalam penyerangan kendaraan jenis ini dijadikan sebagai kendaraan pendaratan setelah tank amfibi menguasai areal pantai lawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis BTR-80A yang diawaki tiga prajurit serta memiliki kemampuan angkut tujuh prajurit saja hanya didukung kecepatan di laut yang cuma 8 hingga 9 kilometer per jam. Dan, saat ini tank amfibi BTR-80A ini tengah digunakan untuk mendukung pasukan Korps Marinir yang bertugas di Kongo. Operasional terakhir semua jenis tank amfibi Korps Marinir itu adalah di Nanggroe Aceh Darussalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua jenis tank amfibi BTR ini dilengkapi dengan pompa pembuang air. Itu sebabnya tank amfibi BTR ini memiliki kemampuan menerjang gelombang setinggi 2 meter. Makanya, hingga kini perwira TNI AL masih melakukan penyidikan guna mengetahui apa yang menjadi penyebab tenggelamnya BTR-50PM di Banongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bekal pengetahuan penyebab yang kini tengah direkonstruksi itu, ke depan prajurit pengawak tank amfibi BTR diharapkan tidak lagi mengulangi hal yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6_dVu7A0HI/AAAAAAAAASI/I3f5GZQ34a4/s1600-h/LVT-7-09-maneuvers.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6_dVu7A0HI/AAAAAAAAASI/I3f5GZQ34a4/s320/LVT-7-09-maneuvers.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165590663059787890" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;Sebelum tragedi Banongan 2 Februari, Komandan Korps Marinir Mayjen Mar Nono Sampono dan beberapa perwira melakukan kunjungan persahabatan ke Markas Komando Korps Marinir Korea Selatan di Kota Suwon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil pembicaraan Nono dengan Letnan Jenderal Mar Lee Sang-ro, Komandan Korps Marinir Korea Selatan, berupa rencana penghibahan 35 tank amfibi jenis LVT-7 milik Korps Marinir Korea Selatan kepada Korps Marinir Indonesia. Rencananya, Oktober nanti diserahkan 15 unit terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tank amfibi LVT-7 ini merupakan hasil modifikasi dari jenis LVT yang memiliki julukan Alligator. Tank amfibi ini pertama kali dibuat pada tahun 1935 oleh Donald Roebling, untuk kemudian dimanfaatkan jajaran Korps Marinir Amerika Serikat. LVT-7 pertama kali dikeluarkan pada tahun 1972.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6_dVO7A0FI/AAAAAAAAAR4/oSQvMXi9BZs/s1600-h/LVT-7-07-Iwo_jima_030312-N-0401E-001.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6_dVO7A0FI/AAAAAAAAAR4/oSQvMXi9BZs/s320/LVT-7-07-Iwo_jima_030312-N-0401E-001.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165590654469853266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dengan begitu, genaplah sudah gado-gado angkutan amfibi Korps Marinir.(&lt;a href="http://www.kompas.co.id/kompascetak/read.php?cnt=.kompascetak.xml.2008.02.09.0431563&amp;channel=2&amp;mn=12&amp;idx=12"&gt;Kompas&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-2796626946507697234?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/2796626946507697234/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=2796626946507697234&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2796626946507697234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2796626946507697234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/genaplah-gado-gado-di-korps-marinir.html' title='Genaplah Gado-gado di Korps Marinir'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R61KAu7Az9I/AAAAAAAAAQ0/Qc3t1uWhVNA/s72-c/gado2Marinir.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-947848105299636735</id><published>2008-02-09T13:27:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:05.734+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TNI-AL'/><title type='text'>Marinir Tidak Pahami Instruksi Presiden Soal Pengandangan Alutsista</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6_i1u7A0II/AAAAAAAAASQ/JcaViPf8vxY/s1600-h/marinir+TankDalam.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6_i1u7A0II/AAAAAAAAASQ/JcaViPf8vxY/s320/marinir+TankDalam.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165596710373740674" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;JAKARTA--MI: Korps Marinir TNI AL sama sekali belum mengerti kejelasan tentang instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait pengandangan alutsista tua seperti disampaikan usai Rakortas di Dephan, Senin (4/2) lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dankormar Mayjen (Mar) Nono Sampono mengatakan hingga saat ini pihaknya sama sekali belum mendapatkan surat keputusan tentang pengandangan alutsista seperti dinyatakan presiden. Perintah presiden, lanjutnya, pasti akan dilaksanakan dan disampaikan berjenjang dari tingkat atas hingga ke tingkat satuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya belum tahu apakah (pernyataan presiden) ini perintah atau apa. Nanti kita lihat. Karena kalau perintah itu kita sudah terima dalam bentuk surat keputusan yang secara berjenjang turun ke bawah. Misalnya kalau marinir terima perintah pasti dari Mabes AL, Mabes AL pun sudha diketahui Mabes TNI dan seterusnya ke atas," jelas Nono usai pembukaan Marinir Shooting Range di Cilandak, Jakarta, Jumat (8/2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tetapi Presiden telah arahkan agar ranpur usia maksimal pemakaian cukup 20 tahun?" tanya wartawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terima kasih pimpinan telah berikan arahan dan petunjuk seperti itu, artinya kami akan terima barang baru. Tapi kan kita tahu anggarannya seperti itu (kecil). Jadi kalau memang bisa kita rawat dengan baik, kenapa tidak. Kalau ada yang tidak layak, ya tidak kita gunakan. Kalau layak ya bagaimana lagi, kita gunakan. Karena kita tak punya yang lain," jawab Nono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6_i1-7A0JI/AAAAAAAAASY/GYowjyJzYKk/s1600-h/marinir_amphibious1.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6_i1-7A0JI/AAAAAAAAASY/GYowjyJzYKk/s320/marinir_amphibious1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165596714668707986" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;Dia melanjutkan saat ini kendaraan tempur (ranpur) marinir itu berjumlah 410 unit dengan 70 persen diantaranya dalam kondisi laik layak. Tiga puluh persen sisanya berada dalam perawatan untuk terus dilakukan uji kelayakan. Rata-rata usia seluruh ranpur di atas 50 tahun, buatan tahun 1961 dan 1962. Proses peremajaan ranpur (retrofit) terakhir dilakukan tahun 1986 dan 1987 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses retrofit dilakukan di mesin dimana dahulu buatan Rusia, sekarang mesin memakai merek GM buatan Amerika Serikat. Meriam buatan Rusia ukuran 76, sekarang buatan Belgia ukuran 90. Sistem pengendalian memakai produksi Kanada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya itulah yang kita punya. Kondisinya pun seperti itu Usia senjata yang kita punya sudah di atas 20 tahun, 22 tahun minimal," tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia persenjataan yang dimiliki Korps Marinir TNI-AL memang sudah uzur. Sebagai perbandingan, salah satu negara termiskin di dunia, Bangladesh, sama sekali tak memiliki ranpur yang berumur di bawah 25 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya tentang rencana pengadaan tank jenis BMP dari Rusia, Nono mengakui adanya rencana pengadaan itu. Namun, lanjutnya, pihak Marinir sangat mengerti kondisi keuangan negara tak bisa hanya berpikir untuk kepentingan militer semata. "Apapun yang diberikan akan kita upayakan untuk melakukan pemeliharaan terhadap apa yang kita terima," ujar dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya apakah Marinir mendapat jatah dari rencana Dephan menyiapkan 150 ranpur dari Pindad, Nono menolaknya. Sebab ranpur yang diproduksi Pindad adalah untuk kepentingan operasi di darat. Karakter persenjataan yang dibutuhkan Marinir adalah amfibi. (Mjs/OL-2/&lt;a href="http://www.mediaindonesia.com/berita.asp?id=158530"&gt;Media Indonesia&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-947848105299636735?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/947848105299636735/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=947848105299636735&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/947848105299636735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/947848105299636735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/marinir-tidak-pahami-instruksi-presiden.html' title='Marinir Tidak Pahami Instruksi Presiden Soal Pengandangan Alutsista'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6_i1u7A0II/AAAAAAAAASQ/JcaViPf8vxY/s72-c/marinir+TankDalam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-4060756388763229114</id><published>2008-02-09T13:23:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:05.878+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TNI-AD'/><title type='text'>Satgas Konga XX-E Congo membangun Bandara di Dungu</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6_pOu7A0KI/AAAAAAAAASg/kg94Mas7EAE/s1600-h/Garuda-Kongo.jpeg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6_pOu7A0KI/AAAAAAAAASg/kg94Mas7EAE/s320/Garuda-Kongo.jpeg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165603736940236962" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Satuan Tugas Kompi Zeni Kontingen Garuda (Satgas Konga XX-E) di Republik Demokrasi Congo (RDC) telah selesai membangun Bandara di Dungu dalam kurun waktu satu setengah bulan atau lebih awal dari waktu yang telah ditentukan yaitu 3 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satgas Kompi Zeni Konga XX-E pimpinan Letkol Czi T. Yoga Pranoto dengan kekuatan 175 personel, dalam misi operasi pemeliharaan perdamaian di bawah bendera PBB di RDC (MONUC) terbagi dalam dua lokasi, yakni 101 personel berkedudukan di Markas Komando di Beni dengan tugas mengerjakan Ammo Dump dan pusat pelatihan militer DRC (FARDC) serta membantu Engineering Section MONUC setempat, 74 personel berkedudukan di Dungu berjarak kurang lebih 700 Km dari Markas Komando, dengan tugas mengerjakan jalan, jembatan dan Bandara Dungu. Pada tanggal 31 Januari 2008 lalu landasan pacu (Runway) Bandara Dungu telah di uji coba dengan pesawat C-130 Hercules milik PBB dengan mulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan pembuatan bandara khususnya untuk Runway dengan panjang 2000 x 30 M, ketebalan 30 cm telah selesai satu setengah bulan lebih awal dari waktu yang ditentukan oleh MONUC, namun karena pesawat yang akan di ujicobakan (C-130 Hercules) masih melayani penerbangan dalam misi PBB di negara lain yang juga sedang dilanda konflik, maka baru terlaksana uji coba penerbangan baik landing maupun lepas landas pada tanggal 31 Januari 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan uji coba pendaratan di dahului dengan dua kali terbang rendah di atas landasan pacu dari dua arah yang berlawanan, kemudian dilakukan pendaratan tepat pada jarak 400 M dari ujung Runway roda depan pesawat menginjakan landasan dan selanjutnya dipandu oleh petugas Air Operation kemudian berhenti di terminal Bandara dengan mulus sesuai dengan yang diharapkan. Bersamaan pada saat proses pendaratan seluruh personel dari kontingen MONUC yang ada di wilayah Dungu (Maroko, Uruguay, Indonesia) dan Military Observe serta para pejabat pemerintah sipil dan masyarakat Dungu yang sudah menunggu dengan harap-harap cemas, seketika bersorak sorai dan bertepuk tangan pertanda senang dan bahagia karena pendaratan yang ditunggu-tunggu telah berhasil dengan sempurna.&lt;br /&gt;Uji coba penerbangan pesawat C-130 Hercules long body yang dipiloti oleh Kapten Pilot Migel dan Co Pilot Quison serta Mekanik Silban, kesemuanya warga negara Philipine yang pernah beberapa kali ke Indonesia, begitu turun dari pesawat langsung disalami oleh Perwira Koordinator lapangan Kapten Czi. Julhadrie S, Perwira lapangan Lettu Czi. Pabate, Perwira Kontruksi Lettu Czi. Jefri serta disusul oleh seluruh pejabat kontingen MONUC yang berada di wilayah Dunggu. Pelaksanaan uji coba penerbangan pesawat di bandara Dungu ini dilakukan dengan pesawat C-130 Hercules long body dengan bermuatan yakni pada saat pendaratan, pesawat mengangkut logistik BBM seberat 3 ton dan pada saat lepas landas pesawat mengangkut alat berat Vibro seberat kurang lebih 8 ton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga awak pesawat dengan para Perwira, Kapten Pilot Migel salah satu dari 3 awak pesawat yang melaksanakan uji coba landasan pacu (Runway) Bandara Dungu mengatakan “Kalau soal pembuatan Bandara! Indonesia memang jagonya dan ini terbukti sudah 3 bandara dibuat oleh Indonesia” (Bandara Bunia, Mavivi dan Dungu) demikian ungkapan Kapten Pilot dengan bahasa Inggris yang diselingi dengan bahasa Indonesia. Kemudian pada esok harinya hampir seluruh Staf Brigade Itury termasuk Komandan Brigade Itury yang berkedudukan di Bunia Brigjen Thapa Magar (Nepal) menyampaikan ucapan selamat kepada Kontingen Indonesia melalui Mayor Czi Yaenurendra, sebagai Perwira Liaison Indonesia yang berada di Brigade, di anggap peran Perwira Liaison sebagai penghubung Komandan Kontingen Satgas Garuda XX-E dengan Brigade cukup penting. (Puspen TNI Authentikasi : Pa Pen Satgas Zeni Konga XX-E, Mayor Inf Sunarto/&lt;a href="http://www.tniad.mil.id/news.php?id=2309"&gt;Puspen TNI AD&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-4060756388763229114?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/4060756388763229114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=4060756388763229114&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/4060756388763229114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/4060756388763229114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/satgas-konga-xx-e-congo-membangun.html' title='Satgas Konga XX-E Congo membangun Bandara di Dungu'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6_pOu7A0KI/AAAAAAAAASg/kg94Mas7EAE/s72-c/Garuda-Kongo.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-3551367404096173969</id><published>2008-02-09T10:37:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:06.653+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEPHAN'/><title type='text'>GUBERNUR LEMHANAS: ANGGARAN PERTAHANAN SEBAIKNYA TIDAK DIPOTONG</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R61EaO7Az7I/AAAAAAAAAQk/l_pWgALCr54/s1600-h/iptn.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R61EaO7Az7I/AAAAAAAAAQk/l_pWgALCr54/s320/iptn.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164859565136727986" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;"Memang saat ini ada pemotongan di setiap departemen dalam rangka efisiensi anggaran tetapi diharapkan untuk sektor pertahanan ada pengecualian. Kita malu sekali dengan negara-negara sekitar," katanya, di Batam, Kamis malam (7/2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditemui di sela-sela silaturahmi Ketua Umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla dengan fungsionaris DPD Partai Golkar Kepulauan Riau, ia mengatakan ketetapan pemerintah untuk mengkandangkan seluruh alutsista TNI yang sudah tua demi keamanan dan keselamatan prajurit, sangat positif dan manusiawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena itu, pemerintah dan DPR harus ikut membantu untuk memikirkan anggaran yang memadai dalam pengadaan alutsista TNI," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan sudah banyak kecelakaan yang menimpa prajurit karena peralatan dan persenjataan militer yang sudah tua. Jadi, tambah dia, sudah saatnya pemerintah lebih memikirkan dukungan riil dalam modernisasi alutsista TNI dan diharapkan BUMN industri strategis seperti PT. PAL, PT. Pindad, dan PT. Dirgantara Indonesia lebih kreatif untuk dapt memenuhi kebutuhan alutsista TNI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R61EZ-7Az6I/AAAAAAAAAQc/nKsgI4lWz78/s1600-h/cn235a.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R61EZ-7Az6I/AAAAAAAAAQc/nKsgI4lWz78/s320/cn235a.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164859560841760674" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;"Bagaimana pun pernyataan Bapak Presiden untuk mengkandangkan persenjataan TNI yang sudah tua akan memacu industri pertahanan nasional agar lebih kreatif. Kita sudah punya banyak memiliki ahli teknologi militer, hanya perlu untuk dikerjasamakan dengan negara lain. PT DI misalnya sudah memiliki basis yang kuat untuk menjadi indsutri militer nasional," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan alutsista yang sudah berusia lanjut harus segera dikandangkan demi keamanan dan keselamatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Arah pemerintah sudah jelas, beberapa waktu lalu pemerintah dan TNI telah menetapkan kebijakan agar alutsista yang sudah tua tidak boleh dipakai lagi," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menegaskan, sejumlah alutsista TNI yang sudah tua seperti pesawat hercules C-130 dan tank amphibi yang berusia tua juga tidak boleh digunakan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah, menurut dia, akan memberikan sanksi jika masih ada komandan yang menggunakan alutsista tua baik itu kapal laut, pesawat maupun kendaraan tempur lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R61EaO7Az8I/AAAAAAAAAQs/xPxxScFVo_I/s1600-h/sby2.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R61EaO7Az8I/AAAAAAAAAQs/xPxxScFVo_I/s320/sby2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164859565136728002" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;"Kita sudah putuskan dan perintahkan agar TNI tak lagi menggunakan alutsista tua dan akan saya berikan sanksi jika masih ada yang menggunakan alutsista tua," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena perlu segera diadakan alutsista baru dengan menggunakan skema pembiayaan yang baru yakni dari kredit ekspor menjadi rupiah murni, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Markas Besar TNI menyatakan, hampir sekitar 70 persen persenjataannya sudah berusia di atas 20 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Namun begitu, apakah seluruh persenjataan itu akan langsung dikandangkan dan tidak digunakan lagi, itu perlu kajian dan penelitian lebih lanjut," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Marsekal Muda Sagom Tamboen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6l7CWTxr3I/AAAAAAAAAPA/Nwg65hqfQSA/s1600-h/KRIHiu804.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6l7CWTxr3I/AAAAAAAAAPA/Nwg65hqfQSA/s320/KRIHiu804.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163793728035467122" align="left" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;Bagaimana pun, tambah Sagom, TNI tetap membutuhkan peralatan dan persenjataan untuk latihan dan melaksanakan operasi sesuai tugas pokok, peran dan fungsi TNI. Jika, semua peralatan dan persenjataan yang telah berusia diatas 20 tahun langsung dikandangkan, maka TNI tidak dapat melaksanakan latihan rutin untuk memelihara kesiapan operasional dan profesionalitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi, masih akan kita teliti dan kaji lagi seluruh peralatan dan persenjataan TNI terutama yang telah berusia 20 tahun ke atas. Toh, dari semua peralatan dan persenjataan TNI yang berusia lebih dari 20 tahun, sebagian telah mengalami peremajaan ("retrovit") atau "repowering". "Sehingga masih tetap kita pakai," tuturnya.(&lt;a href="http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=8192"&gt;ANTARA&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-3551367404096173969?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/3551367404096173969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=3551367404096173969&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/3551367404096173969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/3551367404096173969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/gubernur-lemhanas-anggaran-pertahanan.html' title='GUBERNUR LEMHANAS: ANGGARAN PERTAHANAN SEBAIKNYA TIDAK DIPOTONG'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R61EaO7Az7I/AAAAAAAAAQk/l_pWgALCr54/s72-c/iptn.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-1109310473491026218</id><published>2008-02-08T15:42:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:07.033+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rusia'/><title type='text'>Moscow to deploy S-400 air defense systems in northwest Russia</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6wXwmTxr9I/AAAAAAAAAPw/CAtztNchGLA/s1600-h/S-400.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6wXwmTxr9I/AAAAAAAAAPw/CAtztNchGLA/s320/S-400.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164528996371771346" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;MOSCOW, February 7 (RIA Novosti) - Advanced S-400 anti-aircraft / anti-missile systems will be deployed in northwest Russia in the near future, an army commander said on Thursday.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"S-300 systems, currently in service in northwest Russia, will soon be replaced by the new S-400 Triumf [SA-21 Growler] system," said Lt. Gen. Vladimir Sviridov, the Leningrad Region Air Force and Air Defense Army commander.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The S-400 is designed to intercept and destroy airborne targets at a distance of up to 400 kilometers (250 miles), twice the range of the U.S. MIM-104 Patriot, and 2.5 times that of the S-300PMU-2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The S-400 Triumf is to form the core of Russia's theater air and missile defenses through 2020, or even 2025.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Russia said last month it would deploy a second S-400 regiment at the end of 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The first S-400 battalion to be deployed was put into service to protect airspace around Moscow and industrial zones in central Russia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The system is capable of effectively engaging stealth aircraft, cruise missiles, and ballistic missiles, with a range of up to 3,500 kilometers (2,200 miles) and a speed of up to 4.8 kilometers (3 miles) per second.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A regular S-400 battalion comprises at least eight launchers with 32 missiles and a mobile command post, according to various sources. The new state arms procurement program until 2015 stipulates the purchase of enough S-400 air defense systems to arm 18 battalions during this period.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Russian Air Force Special Command currently provides air defense for 140 strategic sites in 13 regions of central Russia, including administrative, industrial, and transportation facilities, as well as nuclear power stations.(&lt;a href="http://en.rian.ru/russia/20080207/98672029.html"&gt;en.rian.ru&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-1109310473491026218?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/1109310473491026218/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=1109310473491026218&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/1109310473491026218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/1109310473491026218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/moscow-to-deploy-s-400-air-defense.html' title='Moscow to deploy S-400 air defense systems in northwest Russia'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6wXwmTxr9I/AAAAAAAAAPw/CAtztNchGLA/s72-c/S-400.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-4450240946147851278</id><published>2008-02-08T08:42:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:07.970+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TNI-AL'/><title type='text'>LATIHAN PUNCAK TNI AL ARMADA JAYA XXVIIA/08 DITUTUP</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Wakasal Laksdya TNI Didik Heru Purnomo :&lt;br /&gt;Tetaplah Optimis Bahwa Latihan ke Depan Akan Lebih Baik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6u2RGTxr7I/AAAAAAAAAPg/Aqm2lws8E4w/s1600-h/rudal_exocet_kri.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6u2RGTxr7I/AAAAAAAAAPg/Aqm2lws8E4w/s320/rudal_exocet_kri.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164421802577997746" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;Meski pada Latihan Puncak TNI AL  “Armada Jaya XXVIIA/08” terjadi musibah yang menyebabkan 7 prajurit meninggal dunia, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Didik Heru Purnomo meminta kepada prajurit TNI AL agar tetap tegar menatap tugas ke depan, dan tetap optimis bahwa latihan ke depan akan lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut dikatakan Wakasal Laksdya TNI Didik Heru Purnomo saat memberikan pengarahannya kepada para peserta latihan pada penutupan Latihan Armada Jaya XXVIIA/08 di Gedung Pusat Latihan Kapal Perang (Puslatkaprang), Komando Latihan Armada RI Kawasan Timur (Kolatarmatim), Ujung, Surabaya, Rabu (6/2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6u2Q2Txr6I/AAAAAAAAAPY/qwp158IvMqE/s1600-h/latnembak.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6u2Q2Txr6I/AAAAAAAAAPY/qwp158IvMqE/s320/latnembak.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164421798283030434" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;Sementara itu Kasal Laksamana TNI Sumardjono dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Wakasal juga mengatakan bahwa latihan Armada Jaya kali ini belum menunjukkan hasil secara maksimal, mengingat dalam pelaksanaan latihan telah terjadi insiden yang mengakibatkan timbulnya korban peserta latihan dan kerugian materiil. Namun demikian, Kasal berharap agar kejadian tersebut tidak mengendurkan semangat para peserta latihan untuk berlatih dan diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan pelajaran yang berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, latihan ini menurut Kasal, telah memberikan dampak positif, baik untuk mengaplikasikan segala jenis pembinaan di lapangan, maupun untuk memberikan isyarat kepada semua pihak bahwa TNI AL senantiasa siap sedia untuk hadir di laut dalam rangka mengamankan perairan  yurisdiksi nasional dan menegakkan kedaulatan NKRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam latihan puncak yang digelar sejak 30 Januari hingga 5 Februari tersebut, TNI AL menerjunkan sekitar 4.182 personel, 21 kapal perang dari berbagai jenis, 3 pesawat udara jenis Cassa dan 6 helikopter, 14 tank amfibi, 8 Panser BTR-50 P, 6 Kapa, 19 RRF, 15 unit perahu karet, 8 unit LCVP, 2 unit Sea Reader dan 2 roket RM-70 Grad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6u7AGTxr8I/AAAAAAAAAPo/RrMFZU-7r5k/s1600-h/RM70_05.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6u7AGTxr8I/AAAAAAAAAPo/RrMFZU-7r5k/s320/RM70_05.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164427008078360514" align="left" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;Berbagai serial latihan yang dilaksanakan di antaranya pertahanan pangkalan, latihan peperangan anti kapal selam, anti serangan udara, dan sebagai puncaknya adalah pendaratan amfibi di Pantai Banongan, Asembagus Situbondo Jawa Timur yang ditinjau secara  langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso dan Kasal Laksamana TNI Sumardjono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai jenis senjata diujicobakan dalam latihan tersebut, diantaranya senjata anti kapal selam RBU-6000, ASROC, Bom Laut serta roket RM-70 Grad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasal juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terim akasih kepada Pangarmatim selaku Direktur Latihan dan peserta Armada Jaya XXVIIA/08 atas dedikasi, loyalitas serta semangat yang ditunjukkan selama latihan, sekaligus mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga besar Korps Marinir atas gugurnya 7 prajurit Marinir dalam menjalankan tugas. (&lt;a href="http://www.tnial.mil.id/tabid/61/articleType/ArticleView/articleId/381/Default.aspx"&gt;Dispen Koarmatim&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-4450240946147851278?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/4450240946147851278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=4450240946147851278&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/4450240946147851278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/4450240946147851278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/latihan-puncak-tni-al-armada-jaya.html' title='LATIHAN PUNCAK TNI AL ARMADA JAYA XXVIIA/08 DITUTUP'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6u2RGTxr7I/AAAAAAAAAPg/Aqm2lws8E4w/s72-c/rudal_exocet_kri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-6415061081555736338</id><published>2008-02-06T16:10:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:08.262+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEPHAN'/><title type='text'>Pengadaan Alutsista TNI Semaksimal Mungkin Melibatkan Industri Nasional</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6l7CWTxr3I/AAAAAAAAAPA/Nwg65hqfQSA/s1600-h/KRIHiu804.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6l7CWTxr3I/AAAAAAAAAPA/Nwg65hqfQSA/s320/KRIHiu804.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163793728035467122" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Jakarta, DMC - Direktur Jenderal Sarana Pertahanan Departemen Pertahanan (Dirjen Ranahan Dephan) mengatakan, dalam pelaksanaan program kerja Ditjen Ranahan Dephan Tahun 2008, pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan sarana pertahanan lainnya diprioritaskan pada kebutuhan pokok yang mendesak dalam menunjang tugas operasional satuan dan diupayakan semaksimal mungkin melibatkan industri nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pengadaan alutsista dikaitkan pada perencanaan yang berpedoman pada strategi dan postur pertahanan serta memaksimalkan pemanfaatan produk industri nasional”, ungkap Dirjen Ranahan Dephan, Marsda TNI Eris Herryanto, M.A. saat membuka Rapat Kerja Teknis Ditjen Ranahan Dephan TA. 2008, Rabu (6/2) di kantor Ditjen Ranahan Dephan, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rakornis Ditjen Ranahan Dephan berlangsung selama satu hari diikuti pejabat eselon II dan III di lingkungan Ditjen Ranahan Dephan, Asrenum TNI dan Asrena Angkatan, Aslog TNI dan Angkatan, serta perwakilan dari PT. Pindad. Rakernis Ditjen Ranahan Dephan dimaksudkan untuk menyampaikan kebijakan dan menyamakan presepsi antar satuan baik di jajaran Dephan dan TNI dalam program kerja yang kaitannya dengan Ditjen Ranahan tahun 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6l7CmTxr5I/AAAAAAAAAPQ/WSTRr53vgrw/s1600-h/p1.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6l7CmTxr5I/AAAAAAAAAPQ/WSTRr53vgrw/s320/p1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163793732330434450" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;Menurut Dirjen Ranahan Dephan, dihadapkan dengan alokasi anggaran yang tersedia maka pelaksanaan program kerja Ditjen Ranahan Dephan Tahun 2008 memperhatikan konsistensi prioritas sasaran penggunaan anggaran untuk mencapai tri tunggal sasaran. “Tri tunggal sasaran itu meliputi peningkatan kesiapan operasional satuan, peningkatan profesionalisme dan peningkatan kesejahteraan prajurit dihadapkan dengan alokasi anggaran yang tersedia”, imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu lanjut Dirjen Ranahan, regulasi dan prosedur yang tertuang dalam peraturan Menhan maupun peraturan perundang – undangan yang berlaku pada proses pengadaan barang dan jasa menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan program kerja. Sedangkan untuk lebih memperjelas arah dan kebijakan dasar bidang sarana pertahanan dalam melakukan modernisasi dan pengembangan kekuatan TNI, Ditjen Ranahan mempedomani arahan Menhan dalam Rapim Dephan Tahun 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6l7CmTxr4I/AAAAAAAAAPI/9_s6QChnupo/s1600-h/art_2007116_153356.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6l7CmTxr4I/AAAAAAAAAPI/9_s6QChnupo/s320/art_2007116_153356.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163793732330434434" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;Beberapa hal yang menjadi arahan Menhan yaitu, pertama membuat regulasi untuk mempercepat realisasi pelaksanaan pengadaan dengan berorientasi kepada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Kedua memberi prioritas industri pertahanan nasional untuk memenuhi kebutuhan alutsista TNI dengan memperhatikan faktor kualitas, waktu distribusi dan pendanaan yang diupayakan dari dalam negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, penggunaan anggaran berdasarkan skala prioritas kebutuhan TNI yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara. Yang terakhir keempat yaitu, meningkatkan intensitas hubungan kerjasama antara Dephan, TNI, lembaga pemerintah dan lembaga non pemerintah dengan melakukan berbagai upaya interaksi antar institusi baik secara horisontal maupun vertikal. (BDI/HDY/&lt;a href="http://www.dmcindonesia.web.id/modules.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=37"&gt;DMC&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita Lainnya :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.antara.co.id/arc/2008/2/6/hilangkan-kebiasaan-impor-alutsista/"&gt;Hilangkan Kebiasaan Impor Alutsista&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-6415061081555736338?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/6415061081555736338/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=6415061081555736338&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/6415061081555736338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/6415061081555736338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/pengadaan-alutsista-tni-semaksimal.html' title='Pengadaan Alutsista TNI Semaksimal Mungkin Melibatkan Industri Nasional'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6l7CWTxr3I/AAAAAAAAAPA/Nwg65hqfQSA/s72-c/KRIHiu804.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-2655708191009308894</id><published>2008-02-06T13:10:00.001+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:09.118+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mabes TNI'/><title type='text'>Mayoritas Alutsista Berumur di Atas 20 Tahun</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6lhVmTxrzI/AAAAAAAAAOg/sWG_biRyYj4/s1600-h/BTR-50.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6lhVmTxrzI/AAAAAAAAAOg/sWG_biRyYj4/s320/BTR-50.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163765471445626674" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;JAKARTA--MI: Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Marsekal Muda Sagom Tamboen menyatakan, TNI akan melakukan inventarisasi alutsista (alat utama sistem persenjataan) dan mengelompokkannya berdasarkan usia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mengandangkan alutsista tua akan dilaksanakan, segera setelah inventarisasi selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perintah presiden pasti kita akan laksanakan. Kita akan laporkan mana saja yang sudah diremajakan dan repowering untuk diizinkan bisa dipakai terus," kata Sagom ketika dihubungi Media Indonesia , Selasa (5/2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengakui, hampir sekitar 70% alutsista sudah berusia di atas 20 tahun. Tapi, TNI tetap membutuhkan peralatan dan persenjataan untuk latihan dan melaksanakan operasi sesuai tugas pokok, peran dan fungsi TNI. "Jika semua peralatan dan persenjataan yang telah berusia diatas 20 tahun langsung dikandangkan, maka TNI tidak dapat melaksanakan latihan rutin untuk memelihara kesiapan operasional dan profesionalitasnya," cetus Sagom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6lhWGTxr2I/AAAAAAAAAO4/vu69crN2JPM/s1600-h/KRI_NANGGALA_402.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6lhWGTxr2I/AAAAAAAAAO4/vu69crN2JPM/s320/KRI_NANGGALA_402.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163765480035561314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6lhV2Txr0I/AAAAAAAAAOo/KPNOQpERInM/s1600-h/jsjgafn22snomadsearchmabm5.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6lhV2Txr0I/AAAAAAAAAOo/KPNOQpERInM/s320/jsjgafn22snomadsearchmabm5.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163765475740593986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dia menjelaskan, beberapa alutsista yang berusia di atas 20 tahun atau buatan tahun 1960 di antaranya adalah pesawat angkut berat C-130 Hercules dan Helikopter S-58T Twin Pack milik Angkatan Udara, panser amphibi BTR 50 P milik TNI AL, dan beberapa tank milik TNI AD. "Awalnya memang buatan 1960-an. Tapi mesin sudah kita remajakan dengan sistem yang baru sehingga tetap akan kita gunakan. Ada beberapa yang kita minta izin untuk tetap digunakan," ungkap Sagom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjelaskan, TNI tetap mengutamakan faktor keselamatan prajurit dalam setiap latihan tempur atau pertempuran. Karena itu, perawatan alutsista dan kesiapan operasinya terus menjadi perhatian utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6lhVmTxryI/AAAAAAAAAOY/JUWyKn0V_nk/s1600-h/bronco.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6lhVmTxryI/AAAAAAAAAOY/JUWyKn0V_nk/s320/bronco.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163765471445626658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6lhWGTxr1I/AAAAAAAAAOw/bjmYEGS0MCI/s1600-h/sikorskys58tkr8.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6lhWGTxr1I/AAAAAAAAAOw/bjmYEGS0MCI/s320/sikorskys58tkr8.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163765480035561298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Memang kita tidak dalam kondisi perang. Tapi kesiapan alutsista dan prajurit harus terus dijaga dengan latihan. Artinya di masa damai ini kita sudah bersiap untuk perang, walaupun itu tidak kita inginkan," ujar Sagom. (Far/OL-2/&lt;a href="http://www.mediaindonesia.com/berita.asp?id=158251"&gt;Media Indonesia&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita Lainnya :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.mediaindonesia.com/berita.asp?id=158272"&gt;TNI Bisa Terancam tak Punya Alutsista&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-2655708191009308894?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/2655708191009308894/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=2655708191009308894&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2655708191009308894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2655708191009308894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/mayoritas-alutsista-berumur-di-atas-20.html' title='Mayoritas Alutsista Berumur di Atas 20 Tahun'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6lhVmTxrzI/AAAAAAAAAOg/sWG_biRyYj4/s72-c/BTR-50.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-8339678359701740232</id><published>2008-02-06T12:23:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:09.996+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TNI-AL'/><title type='text'>Panser Berhasil Diangkat</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6lFaGTxrqI/AAAAAAAAANY/-1YSMvkjsa4/s1600-h/20080206news-2.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6lFaGTxrqI/AAAAAAAAANY/-1YSMvkjsa4/s320/20080206news-2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163734762429460130" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;DITARIK, Sejumlah anggota Intai Para Amfibi (IPAM) Marinir dibantu anggota Kopaska TNI AL menarik panser amfibi BTR-50P (kiri) yang tenggelam di Pantai Banongan, Asembagus, Situbondo, Jawa Timur, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SITUBONDO (SINDO) – Setelah berlangsung empat hari sejak Sabtu (2/2),panser Marinir yang tenggelam dan karam di perairan Pantai Banongan, Desa Wringin Anom, Kec Asembagus, Kab Situbondo, Jawa Timur, akhirnya berhasil diangkat kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pengangkatan panser buatan Rusia itu berlangsung lancar. Pengangkatan melibatkan sejumlah aparat dari beberapa unsur TNI AL, di antaranya anggota Intai Para Amfibi (Taifib) Marinir, Komando Pasukan Katak (Kopaska) Armatim, dan Tim SAR. Proses pengangkatan kemarin dipimpin langsung Asisten Intelijen (Asintel) Pasukan Marinir-1 (Pasmar) Surabaya Kolonel (Mar) Kasirun Situmorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6lNCGTxrrI/AAAAAAAAANg/ZcOSXeL8MAU/s1600-h/evakuasi+tank+tni-al.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6lNCGTxrrI/AAAAAAAAANg/ZcOSXeL8MAU/s320/evakuasi+tank+tni-al.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163743146205621938" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;Kasirun menjelaskan pihaknya bersama tim yang diterjunkan hanya bertugas melakukan pengangkatan. ”Kita hanya ditugasi mengangkat panser dari dalam laut menuju darat. Selanjutnya menjadi kewenangan markas di pusat untuk dilakukan penyelidikan mengenai penyebab tenggelamnya panser,”ujarnya saat mengawasi proses pengangkatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi cuaca saat pengangkatan kemarin cukup cerah.Tinggi gelombang dan kecepatan angin normal. Wakil Komandan Stasiun TNI AL Banyuwangi Mayor Laut (P) I Gusti Putu Ngurah Sedana yang juga berada di lokasi mengatakan arus laut saat pengangkatan tidak begitu kuat dan ombak masih normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6lNCWTxrsI/AAAAAAAAANo/pah7-7po1MA/s1600-h/Evakuasi+Panser+Amfibi.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6lNCWTxrsI/AAAAAAAAANo/pah7-7po1MA/s320/Evakuasi+Panser+Amfibi.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163743150500589250" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;”Posisi panser saat di dasar laut tidak sampai terbalik. Arus tidak begitu kuat dan ombak normal sehingga memudahkan proses pengangkatan dengan cepat,” katanya. Sedana mengatakan panser yang karam itu selanjutnya akan diangkut lewat darat untuk dibawa ke Surabaya atau Jakarta untuk dilakukan investigasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petugas mulai menjalankan proses pengangkatan sekitar pukul 05.30 WIB.Petugas mula-mula memasang pipa atau selang pengisi udara ke balon pelampung yang sudah terpasang di dalam laut.Ada dua buah balon pelampung yang masing-masing bervolume 5 ton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 09.30 WIB, dua buah balon pelampung berwarna oranye itu muncul ke permukaan laut. Panser berbobot 15 ton itu lalu dikaitkan dengan balon pelampung dan akhirnya ikut mengambang. Setelah mengambang, petugas mulai menarik tali yang terkait dengan panser. Petugas SAR terus mengawal perjalanan balon yang terkait dengan panser yang mengambang hingga menuju tepi pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah hampir ke tepi, kedua balon pelampung dikempeskan dan selanjutnya panser ditarik ke darat. Sekitar pukul 11.00 WIB, panser berhasil ditepikan lalu ditarik dengan dua unit panser Marinir 2317 dan 2318 menuju ke daratan di kawasan markas Marinir yang ada di Pantai Banongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya panser amfibi BTR- 50P tersebut diletakkan di posko areal pendaratan milik Marinir yang hanya berjarak 100 meter dari pantai. Panser amfibi BTR-50P milik TNI AL itu tenggelam saat latihan puncak Armada Jaya XXVII A/08 yang digelar Sabtu (2/2) di Pantai Banongan. (&lt;a href="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/berita-utama/panser-karam-berhasil-diangkat.html"&gt;Sindo&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-8339678359701740232?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/8339678359701740232/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=8339678359701740232&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/8339678359701740232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/8339678359701740232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/panser-berhasil-diangkat.html' title='Panser Berhasil Diangkat'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6lFaGTxrqI/AAAAAAAAANY/-1YSMvkjsa4/s72-c/20080206news-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-8374106991120673186</id><published>2008-02-06T11:05:00.001+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:10.070+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TNI-AU'/><title type='text'>Panglima Divisi I TUDM Kunjungi Mako Koopsau I</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6k1xGTxrpI/AAAAAAAAANQ/39U_wbUl1I4/s1600-h/Panglima-Divisi-I-TUDM.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6k1xGTxrpI/AAAAAAAAANQ/39U_wbUl1I4/s320/Panglima-Divisi-I-TUDM.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163717565380406930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Panglima Koopsau I Marsda TNI Erry Biatmoko&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;tampak sedang menyambut tamunya,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Panglima Divisi I TUDM Mayor Jenderal&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dato’ Haji Yusof Che Jusoh Bin Embong di&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Markas Koopsau I Jakarta, Selasa (5/2).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Panglima Divisi I Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) Mayor Jenderal Dato’ Haji Yusof Che Jusoh Bin Embong mengunjungi Markas Komando (Mako) Komando Operasi TNI AU (Koopsau) I diterima oleh Panglima Koopsau I Marsda TNI Erry Biatmoko hari Selasa (5/2)). Jenderal bintang dua dari negeri jiran tersebut didampingi oleh dua staf TUDM masing-masing Letkol Adkaa bin Haji Solahudin dan Letkol Abdul Manaf bin Md Zaid, serta ajudan Kapten Muhammad Noor Hafeez Bin Mat Kiau.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Salah seorang petinggi TUDM tersebut berada di Indonesia dalam rangka mempererat hubungan AU kedua Negara yang telah menjalin hubungan kerjasama, antara lain dalam Latma Elang Malindo, dan kerjasama dalam bentuk lainnya. Sedangkan maksud kunjungan Mayjen Yusof Embong ke Mako Koopsau I adalah dalam rangka courtesy call dengan Pangkoopsau I yang pada kesempatan tersebut didampingi Asintel Kas Koopsau I Kolonel Sus Ichtus Budi S.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dalam pertemuan tersebut, Panglima Divisi I TUDM menjelaskan tugas pokok Divisi I TUDM, sedangkan Pangkoopsau I menjelaskan tugas pokok dan organisasi Koopsau I yang mempunyai wilayah operasi di Indonesia bagian barat. Setelah mengunjungi Makoopsau I, tamu dari Malaysia tersebut melanjutkan kunjungan ke Yogyakarta dan Bali selama dua hari kedepan.(&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.tni-au.mil.id/content.asp?ContentId=4030"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pen Koopsau I)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-8374106991120673186?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/8374106991120673186/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=8374106991120673186&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/8374106991120673186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/8374106991120673186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/panglima-divisi-i-tudm-kunjungi-mako.html' title='Panglima Divisi I TUDM Kunjungi Mako Koopsau I'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6k1xGTxrpI/AAAAAAAAANQ/39U_wbUl1I4/s72-c/Panglima-Divisi-I-TUDM.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-4842828091869266452</id><published>2008-02-06T10:56:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:10.403+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TNI-AL'/><title type='text'>PANG ARMABAR MENERIMA KUNJUNGAN KEHORMATAN EMPAT KOMANDAN KAPAL PERANG INDIA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6kxLWTxrnI/AAAAAAAAANA/LNPRVsqgu0c/s1600-h/empat+komandan+kapat+perang+india.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6kxLWTxrnI/AAAAAAAAANA/LNPRVsqgu0c/s320/empat+komandan+kapat+perang+india.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163712518793834098" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Panglima Komando RI Kawasan Barat Laksamana Muda TNI Agus Suhartono SE menerima kunjungan kehormatan empat komandan Kapal Perang India yang didampingi Atase Pertahanan India Kolonel Chauvan di Ruang kerja Pangarmabar Mako Armabar Jalan Gunung Sahari Jakarta Pusat, Senin (04/02), hadir pada saat itu Kepala Staf Koarmabar Laksamana Pertama TNI Budhi Suyitno, Ir Koarmabar Kolonel laut (P)  Rachmad Sanyoto, Asops Koarmabar Kolonel laut (P) D Mamahit Asintel Koarmabar Kolonel laut (E) Budiman Purba, Asrena Koarmabar Kolonel Laut (E) Yuhastiar dan Aspers Koarmabar Kolonel Laut (P) Sulistiyanto Msc.&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Pertemuan dengan empat komandan kapal perang India yaitu, Kolonel As Nipani Narayana Rao Komandan Ins Tir, Letkol As Patankar Komandan Ins Tarangini, Letkol Kr Suresh Komandan CGS Varuna dan Letkol Deepak Kumar Komandan Ins Krishna tersebut dalam rangka silaturahmi dan mempererat hubungan kerjasama antar Angkatan Laut kedua negara, Selanjutnya kehadiran keempat kapal perang India dalam pelayaran muhibahnya, selama berada di Indonesia akan berkunjung ke beberapa objek wisata dan melaksanakan olahraga bersama dengan anggota Koarmabar. &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;Acara ditutup dengan saling menukar cinderamata Pangarmabar dengan salah satu komandan kapal perang India tersebut. (&lt;a href="http://www.tnial.mil.id/tabid/61/articleType/ArticleView/articleId/373/Default.aspx"&gt;Dispenarmabar&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-4842828091869266452?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/4842828091869266452/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=4842828091869266452&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/4842828091869266452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/4842828091869266452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/pang-armabar-menerima-kunjungan.html' title='PANG ARMABAR MENERIMA KUNJUNGAN KEHORMATAN EMPAT KOMANDAN KAPAL PERANG INDIA'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6kxLWTxrnI/AAAAAAAAANA/LNPRVsqgu0c/s72-c/empat+komandan+kapat+perang+india.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-4637929484438759929</id><published>2008-02-06T10:41:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:10.606+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TNI-AD'/><title type='text'>SATGAS GARUDA XX-E BERHASIL MENGANGKAT TRUCK TANGKI MINYAK KENYA YANG TERGULING</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6ku82TxrmI/AAAAAAAAAM4/HyKCBJswRtw/s1600-h/TRUK+KONGO+20E_050208.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6ku82TxrmI/AAAAAAAAAM4/HyKCBJswRtw/s320/TRUK+KONGO+20E_050208.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163710070662475362" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;Satuan tugas Kontingen Garuda (Satgas Konga) XX-E yang tergabung dalam misi PBB Monuc di DRC Afrika merupakan Kompi Zeni yang memiliki tugas pokok di bidang konstruksi. Satgas yang dipimpin oleh Letkol Czi T. Yoga Pranoto juga memiliki tugas tambahan yaitu berupa bantuan pemberian terhadap Engineering Section (ES) setempat dan dalam pemberian bantuan terhadap ES setempat telah disesuaikan dengan kekuatan alat peralatan dan perlengkapan Satgas Konga XX-E. Sampai saat ini seluruh tugas yang diemban Satgas Konga XX-E baik tugas pokok maupun tambahan yang diberikan kepada Satgas Konga XX-E dapat diselesaikan dengan baik bahkan sangat memuaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu tugas bantuan yang baru-baru ini dilaksanakan oleh Satgas Konga XX-E adalah membantu masyarakat sipil yang mengalami kecelakaan di dekat Base Camp Satgas Konga XX-E di Beni yaitu mengangkat truk gandeng yang mengangkut bahan bakar jenis petrolium terguling saat menghindari tabrakan. Karena di kota Beni tidak ada alat peralatan yang dapat digunakan untuk mengembalikan posisi truk tersebut, maka mereka meminta bantuan kepada ES MONUC di Beni yang selanjutnya ES Beni meminta kesediaan Satgas Konga XX-E untuk membantunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mewakili Komandan Satgas yang masih melaksanakan dinas luar, Wakil Komandan Satgas Mayor Czi Darody Agus mengatakan bahwa sebagai satuan Zeni Monuc terdekat dari lokasi kejadian, Satgas Konga XX-E diperintahkan untuk memberi bantuan. Permintaan bantuan pekerjaan dari Field Operational Manager (FOM) Markus Weiss (berkebangsaan Jerman), kepada Chief Engineering Eastern Division, Letkol Raman Bala Subramanian (berkebangsaan India). Sebagai tindak lanjut dari adanya perintah tersebut maka Perwira Seksi Intelejen dan Operasi Satgas, Lettu Czi Zaenal Arifin memimpin langsung pelaksanaan tugas bantuan tersebut. Berkat profesionalisme yang dimiliki oleh para anggota Satgas Konga XX-E, maka tidak sampai memakan waktu 30 menit tugas tersebut dapat dilaksanakan dengan tuntas. (Perwira Penerangan Satgas Zeni Konga XX-E, Mayor Inf Sunarto/&lt;a href="http://www.tniad.mil.id/news.php?id=2292"&gt;Dispenad&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-4637929484438759929?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/4637929484438759929/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=4637929484438759929&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/4637929484438759929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/4637929484438759929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/satgas-garuda-xx-e-berhasil-mengangkat.html' title='SATGAS GARUDA XX-E BERHASIL MENGANGKAT TRUCK TANGKI MINYAK KENYA YANG TERGULING'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6ku82TxrmI/AAAAAAAAAM4/HyKCBJswRtw/s72-c/TRUK+KONGO+20E_050208.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-8545328264769674118</id><published>2008-02-06T08:43:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:11.002+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEPHAN'/><title type='text'>Dephan Lanjutkan Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri Pengadaan Alutsista TNI</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6kT1WTxrhI/AAAAAAAAAMQ/dt2jmbKz_pI/s1600-h/JLY_01.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6kT1WTxrhI/AAAAAAAAAMQ/dt2jmbKz_pI/s320/JLY_01.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163680254999506450" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jakarta, DMC - Departemen Pertahanan supaya melanjutkan pendayagunaan industri pertahanan dalam negeri dalam pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI. Oleh karena itu telah diputuskan kebijakan kredit ekspor yang menjadi sandaran utama pembiayaan pengadaan alutsista pada waktu yang lalu, akan digeser dengan lebih menggunakan komponen dalam negeri rupiah murni, sehingga tercapainya efisiensi dan kecepatan didalam pembiayaan alutsista.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian dikatakan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono usai memimpin Rapat Kerja Terbatas Bidang Pertahanan Negara, Senin, (4/2), di Kantor Dephan, Jakarta. Rapat tersebut dihadiri Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, para Menko, Menhan RI beserta sejumlah Kabinet Indonesia Bersatu lainnya, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan, Kapolri, seluruh pejabat Eselon I dan II di lingkungan Departemen Pertahanan serta para Direktur Badan Usaha Milik Negara Industri Strategis (BUMNIS) dan Bank pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden RI menjelaskan, rapat kali ini untuk mendengarkan laporan dari Menteri Pertahanan tentang evaluasi program kerja tahun 2007 dan untuk mengetahui prioritas serta agenda kegiatan Dephan pada tahun 2008. Masalah penting bagi Dephan adalah, supaya terus mengaktualisasikan, melakukan pemuktahiran kebijakan dan strategi pertahanan negara dan merespon perkembangan lingkungan strategis serta persepsi ancaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6kbf2TxrkI/AAAAAAAAAMo/fDdNwgxKlNQ/s1600-h/JLY_06.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6kbf2TxrkI/AAAAAAAAAMo/fDdNwgxKlNQ/s320/JLY_06.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163688681725341250" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;Menurut Presiden dari laporan Menhan melalui kebijakan, rencana dan program untuk pengadaan alutsista yang sesuai dengan kebutuhan TNI saat ini, diperuntukan bagi kepentingan penangkalan, tugas-tugas nyata diwaktu damai dan kontigensi. Hal ini dapat dikembangkan secara cepat untuk mengemban tugas mempertahankan kedaulatan dan keutuhan negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu yang menjadi prioritas didalam membangun kekuatan dan memodernisasi persenjataan, lebih diprioritaskan pada kepentingan tugas-tugas dan operasi nyata, baik operasi militer untuk pertahanan maupun operasi militer selain perang yang dikenal dalam undang undang. Selanjutnya juga diperhatikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kepentingan pendidikan dan latihan, kepentingan kesiagaan, pemeliharaan secara menyeluruh dan kesejahteraan yang layak bagi para prajurit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang menjadi perhatian dalam rapat tersebut, lanjut Presiden adalah Indonesia akan terus mempertahankan partisipasinya dalam Peace Keepping Mission dengan melibatkan sejumlah anggota TNI dan Kepolisian diberbagai medan konflik di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyinggung mengenai bisnis TNI, Presiden RI menjelaskan, harus dirumuskan secara tajam tentang kategori bisnis dan bukan bisnis yang dilakukan di lingkungan TNI. Presiden mencontohkan seperti koperasi untuk kesejahteraan anggotanya yang tidak dapat dikategorikan sebagai bisnis TNI. Untuk itu lanjut Presiden, saat ini Dephan dan TNI sedang menata kembali hal tersebut sesuai dengan amanat undang undang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Menhan Juwono mengatakan, masalah alokasi anggaran untuk Dephan maupun Mabes TNI terkait dengan keadaan ekonomi Indonesia saat ini, Dephan menerima apapun yang diperoleh Departemen Keuangan karena Dephan memahami pemerintah saat ini lebih memprioritaskan dalam pembangunan ekonomi dan kesejahteraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu lanjut Menhan, di jajaran polhukam termasuk Dephan menerima apapun yang diberikan pemerintah melalui Depkeu dengan melakukan penajaman prioritas tentang penggunaan alutsista termasuk pengadaan alutsista baru sesuai kemampuan anggaran. (BDI/HDY/Sumber &lt;span&gt;&lt;a href="http://www.dmcindonesia.web.id/modules.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=35"&gt;DMC&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-8545328264769674118?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/8545328264769674118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=8545328264769674118&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/8545328264769674118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/8545328264769674118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/dephan-lanjutkan-pendayagunaan-produksi.html' title='Dephan Lanjutkan Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri Pengadaan Alutsista TNI'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6kT1WTxrhI/AAAAAAAAAMQ/dt2jmbKz_pI/s72-c/JLY_01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-2338899692254336873</id><published>2008-02-05T17:27:00.001+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:11.791+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEPHAN'/><title type='text'>Perjanjian Ekstradisi Dengan Singapura Masih Dibutuhkan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6kV1mTxrjI/AAAAAAAAAMg/kqvxWH453fI/s1600-h/mou+singapura.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6kV1mTxrjI/AAAAAAAAAMg/kqvxWH453fI/s320/mou+singapura.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163682458317729330" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;JAKARTA--MI: Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono mengakui Indonesia masih sangat membutuhkan perjanjian ekstradiksi dengan Singapura. Namun hingga kini, status perjanjian tersebut masih menggantung seperti halnya dengan perjanjian pertahanan (Defence Cooperation Agreement/DCA).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita sebenarnya masih sangat membutuhkan perjanjian itu untuk mengambil aset-aset kita yang dilarikan ke sana," kata Juwono di Jakarta, Senin (4/2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun seperti dijelaskan Juwono, sebenarnya Singapura sudah menghentikan proses kedua perjanjian saat mantan PM Singapura Lee Kuan Yew berkunjung ke Indonesia tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi belum disampaikan ke Presiden. Tetapi secara de facto waktu itu Singapura bilang ekstradisi tidak masuk akal. Maka dengan sendirinya DCA gugur karena keduanya tidak terkait. Oleh indonesia terjemahannya seperti itu. Kalau istilah diplomasi itu, sudah disingkirkan, istilahnya DCA dan ekstradisi tersingkirkan," kata Juwono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya apakah Dephan akan menegosiasi ulang kedua perjanjian saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Singapura beberapa waktu mendatang, Juwono mengatakan dirinya akan bersedia menindaklanjuti hanya apabila kedua perjanjian diparalelkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau paralel masih berlaku berarti saya akan ikut. Tapi kalau untuk membatalkan saja saya tidak ikut," tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini, beber Juwono, Singapura tidak membuka adanya keinginan dan upaya untuk merumuskan kembali kedua perjanjian. Menlu Singapura sampai saat ini sama sekali belum mengundang untuk membicarakan hal itu. (Mjs/OL-06/&lt;a href="http://www.mediaindonesia.com/berita.asp?id=158144"&gt;Media Indonesia&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-2338899692254336873?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/2338899692254336873/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=2338899692254336873&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2338899692254336873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2338899692254336873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/perjanjian-ekstradisi-dengan-singapura_05.html' title='Perjanjian Ekstradisi Dengan Singapura Masih Dibutuhkan'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6kV1mTxrjI/AAAAAAAAAMg/kqvxWH453fI/s72-c/mou+singapura.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-3967105531272286737</id><published>2008-02-05T17:07:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:12.307+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mabes TNI'/><title type='text'>TNI SIAP KANDANGKAN SEJUMLAH ALUTSISTA TUA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6g5VmTxrgI/AAAAAAAAAMI/qqN5nCw8Nnw/s1600-h/d6d579ccbm2.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6g5VmTxrgI/AAAAAAAAAMI/qqN5nCw8Nnw/s320/d6d579ccbm2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163440016003804674" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jakarta - Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso mengatakan pihaknya segera mengandangkan sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) yang berusia lebih dari 30 tahun, baik pesawat, kapal laut dan helikopter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita akan keluarkan alutsista berusia lanjut, yang dibuat pada 1960-an. Tetapi kita akan inventaris dan kaji lagi seluruhnya," katanya, setelah menghadiri rapat terbatas di Departemen Pertahanan (Dephan) yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta, Senin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan pengandangan sejumlah alutsista itu tentu akan berpengaruh terhadap kesiapan operasional TNI dalam menggelar Latihan Gabungan (Latgab) pada Juni 2008. "Tetapi semoga pengaruhnya tidak terlalu besar," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Sumardjono mengatakan pengadangan sejumlah alutsista TNI tidak dapat serta merta dilakukan mengingat banyak persenjataan TNI AL meski telah berumur lanjut masih bisa diandalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6g5VmTxrfI/AAAAAAAAAMA/YseNTMXT-TU/s1600-h/jsjgafn22snomadsearchmabm5.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6g5VmTxrfI/AAAAAAAAAMA/YseNTMXT-TU/s320/jsjgafn22snomadsearchmabm5.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163440016003804658" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;"Untuk masalah keamanan dan keselamatan, tentunya sudah kita perhitungkan dengan matang sebelum persenjataan dan alutsista digunakan. Ya tetap akan kita gunakan, kalau tidak mau pakai apa. Pengunaan alutsista lama sudah kita perhitungkan keselamatannya," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski begitu, tambah Sumardjono, pihaknya akan menginventaris terlebih dulu seluruh persenjataan yang ada terutama yang telah `uzur`. Jika masih bisa digunakan, akan tetap digunakan mengingat sebagian dari alutsista tua itu sudah mengalami peremajaan," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal senada diungkapkan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Madya Soebandrio yang mengatakan meski telah banyak pesawat TNI AU yang berusia lebih dari 20 tahun namun sebagian telah mengalai peremajaan dan dapat digunakan kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita telah menetapkan sejumlah pesawat tempur yang akan diganti karena usianya telah berada di atas 20 tahun seperti pesawat tempur intai taktis OV-10 Bronco, yang lainnya masih layak untuk diterbangkan dan digunakan," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6g3o2TxreI/AAAAAAAAAL4/cYJRmBd-wvc/s1600-h/BTR50Marinir.JPG"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6g3o2TxreI/AAAAAAAAAL4/cYJRmBd-wvc/s320/BTR50Marinir.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163438147693030882" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;Pada kesempatan yang sama Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono mengemukakan, pihaknya akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap semua alutsista dan persenjataan TNI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Akan dicari solusinya. Kami lihat dulu anggaran di masing-masing angkatan," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menhan menambahkan, Dephan akan mencari keseimbangan antara perawatan peralatan lama dan pengadaan persenjataan baru. Saat ini, anggaran untuk pengadaan alutsista menelan 30 persen alokasi anggaran yang diterima Dephan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nanti dihitung lagi, berapa untuk perawatan, berapa untuk pengadaan baru. Termasuk jangka waktu pemakaiannya. Yang jelas, masalah keselamatan prajurit menjadi hal utama yang harus didahulukan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di penghujung 2007 pesawat intai maritim TNI AL Nomad 833 jatuh di perairan Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) hingga menewaskan empat orang awaknya dan satu hingga hilang. Pada awal 2008, helikopter TwinPack TNI AU jatuh di Pekanbaru, Riau hingga menewaskan satu penumpang berkewarganegaraan asing dan terakhir satu unit panser amfibi marinir TNI AL tenggelam di peraiaran Situbondo, hingga menewaskan enam anggota marinir TNI AL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah alutsista yang mengalami kecelakaan itu, rata-rata telah berusia diatas 20 tahun bahkan panser amfibi BTR-50P yang tenggelam di perairan Situbondo telah dioperasionalkan sejak 1962 dan baru mengalami peremajaan pada 1993. Sumber : &lt;a href="http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=8189"&gt;Antara&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-3967105531272286737?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/3967105531272286737/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=3967105531272286737&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/3967105531272286737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/3967105531272286737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/tni-siap-kandangkan-sejumlah-alutsista.html' title='TNI SIAP KANDANGKAN SEJUMLAH ALUTSISTA TUA'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6g5VmTxrgI/AAAAAAAAAMI/qqN5nCw8Nnw/s72-c/d6d579ccbm2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-2222922103750739075</id><published>2008-02-05T13:42:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:12.682+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEPHAN'/><title type='text'>PENGADAAN ALUTSISTA TNI GUNAKAN PINJAMAN DALAM NEGERI</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6g0YWTxrdI/AAAAAAAAALw/hpyd27O6FyU/s1600-h/140802993_5_3sQG.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6g0YWTxrdI/AAAAAAAAALw/hpyd27O6FyU/s320/140802993_5_3sQG.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163434565690306002" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;Jakarta - Pemerintah menetapkan pengadaan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) TNI akan dialihkan dari skema kredit ekspor (KE) ke pinjaman dalam negeri menggunakan mata uang rupiah murni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam rapat terbatas ini saya berikan arahan untuk melanjutkan pemberdayaan produksi dalam negeri dalam pengadaan alutsista TNI, sekaligus mengalihkan skema KE kepada komponen pinjaman dalam negeri atau rupiah murni," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono usai memimpin Rapat Terbatas di Departemen Pertahanan, Jakarta, Senin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan dengan pengalihan KE menjadi rupiah murni maka akan tercapai efisiensi dan kecepatan dalam pembiayaan pengadaan alutsista TNI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selama ini KE menjadi sandaran untuk pembiayaan pengadaan alutsista TNI yang memerlukan waktu cukup lama sehingga mempengaruhi kecepatan pembiayaan pengadaan alutsista," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden menambahkan pengalihan KE menjadi pinjaman dalam negeri tentu memerlukan pengaturan khusus yang akan dimatangkan kembali oleh tim agar pembiayaan pengadaan alutsista TNI bisa dimasukkan ke dalam skema pembiayaan dalam negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait itu, katanya, sejumlah BUMN industri strategis seperti PT PAL, PT Pindad, dan PT Dirgantara Indonesia telah menyatakan kesiapannya untuk melakukan sinkronisasi, koordinasi, dan sinergi yang positif dengan TNI sebagai pengguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6gMy2TxrXI/AAAAAAAAALA/2lRdbfdNhK8/s1600-h/Helikopter+NBELL-412+PTDI.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6gMy2TxrXI/AAAAAAAAALA/2lRdbfdNhK8/s320/Helikopter+NBELL-412+PTDI.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163391040491728242" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;"Dari hasil presentasi Dirut Pindad, PT PAL dan PT DI, mereka telah menyatakan kesiapannya untuk berkoordinasi dan bersinergi selaku produsen dengan TNI sebagai pengguna," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, tambah Yudhoyono, dengan pengalihan skema pembiayaan tersebut kebutuhan TNI dapat dipenuhi dan industri pertahanan nasional dapat terus berkembang layaknya sebuah perusahaan yang memerlukan pendapatan yang makin baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan yang sama Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pihaknya bersama instansi terkait akan segera menginventarisir dan mengkaji sejumlah pengadaan alutsista TNI yang akan dialihkan dari KE menjadi pembiayaan dalam negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita akan teliti lagi dan kaji kembali pengalihan skema pembiayaan dari KE ke rupiah murni," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang kapan kajian akan dilakukan, ia mengatakan "Kita akan lakukan sesegera mungkin sesuai arahan Bapak Presiden," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6gLwGTxrWI/AAAAAAAAAK4/YpfKiviq1kQ/s1600-h/panserpindat.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6gLwGTxrWI/AAAAAAAAAK4/YpfKiviq1kQ/s320/panserpindat.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163389893735460194" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;Sementara itu, hadir dalam Rapat Terbatas tersebut, Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono, Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, Kepala Staf TNI AD Letnan Jenderal Agustadi Sasongko Purnomo, Kepala Staf TNI AL Laksamana Sumarjono, Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya Soebandrio, dan Kapolri Jendral Sutanto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadir pula sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Bersatu seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani, Ketua Bappenas Paskah Suzetta, Menristek Kusmayanto Kardiman, Menteri Perindustrian Fahmi Idris, Menkominfo M Nuh, Menkopolkam Widodo AS, dan Kepala BIN Syamsir Siregar.Sumber : &lt;a href="http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=8188"&gt;&lt;span&gt;Antara&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-2222922103750739075?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/2222922103750739075/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=2222922103750739075&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2222922103750739075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2222922103750739075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/pengadaan-alutsista-tni-gunakan.html' title='PENGADAAN ALUTSISTA TNI GUNAKAN PINJAMAN DALAM NEGERI'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6g0YWTxrdI/AAAAAAAAALw/hpyd27O6FyU/s72-c/140802993_5_3sQG.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-1591268258158235970</id><published>2008-02-05T10:16:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:12.692+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TNI-AD'/><title type='text'>TNI-AD TAMBAH TUJUH POS PENGAMANAN PERBATASAN UNTUK KALBAR</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6fmymTxrSI/AAAAAAAAAKY/2zdA8_cHPHU/s1600-h/Pos+Perbatasan.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6fmymTxrSI/AAAAAAAAAKY/2zdA8_cHPHU/s320/Pos+Perbatasan.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163349254754905378" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pontianak - Panglima Komando Daerah Militer VI/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI, Tono Suratman, mengatakan, TNI-AD akan menambah tujuh pos pengamanan di perbatasan Kalimantan Barat-Malaysia Timur (Sarawak) tahun 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita akan melakukan penambahan sebanyak tujuh pos di sepanjang perbatasan Kalbar-Malaysia Timur, dari 17 pos sebelumnya," kata Tono Suratman, saat Kunjungan Kerja ke Pontianak, Senin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, penambahan pos di sepanjang perbatasan Kalbar-Malaysia, karena dinilai ancaman semakin hari semakin meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ancaman meningkat seiring pertambahan penduduk yang secara tidak langsung menimbulkan masalah sosial yang diikuti peningkatan pelanggaran di segala bidang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tono Suratman menambahkan, penambahan pos di sepanjang perbatasan juga tergantung dari tingkat ancaman keamanan, karena pos tidak bisa dilihat dari jumlahnya, melainkan seberapa besar ancaman keamanan di sepanjang perbatasan. Seperti ancaman pembalakan liar, perdagangan manusia, penyelundupan bahan-bahan peledak, infiltrasi, sabotase, kegiatan intelijen asing dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini di sepanjang perbatasan Kalimantan-Sarawak sudah didirikan sebanyak 54 pos pengamanan dan telah membentuk lima Komando Kewilayahan TNI Angkatan Darat, yang dinilai masih belum memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah pos tersebut belum memadai untuk menjawab ancaman secara optimal karena dengan panjang mencapai 2.000 km, maka butuh pos pengamanan lebih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita akan melakukan penambahan pos pengamanan perbatasan secara kontinyu sesuai dengan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, peran dari personel TNI yang ditugaskan di pos-pos tersebut tidak hanya menjaga keamanan melainkan juga melakukan pembinaan apa saja yang intinya membangun SDM masyarakat di kawasan perbatasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Departemen Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, di Pontianak beberapa waktu lalu menyatakan, untuk menjaga keamanan dan pertahanan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), masih belum memerlukan penambahan personel di kawasan perbatasan Kalimantan Barat-Sarawak (Malaysia Timur).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita melihat tidak ditemukan indikasi perlunya peningkatan kekuatan di kawasan perbatasan Kalbar-Sarawak. Kita melihat satuan-satuan TNI yang bertugas di sana mempunyai tugas untuk mengecek semua patok perbatasan dalam waktu satu tahun, dan tugas tersebut bisa dilakukan oleh satuan yang ada," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, TNI juga dibantu oleh Kepolisian dalam menjaga keamanan di kawasan perbatasan, tetapi TNI lebih banyak memerlukan fasilitas pendukung, seperti fasilitas mobilitas dan helikopter yang saat ini sudah ada helipad di titik-titik tertentu di sepanjang perbatasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan penambahan sarana mobilitas, maka aktifitas penjagaan kawasan perbatasan menjadi lebih cepat dan tepat sasaran," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menilai, peralatan deteksi yang berada di kawasan perbatasan Kalbar-Sarawak, harus secanggih alat deteksi yang dimiliki setiap bandar udara yang ada. Tidak mustahil lintasan yang ada di kawasan perbatasan dijadikan lorong terhadap benda-benda terlarang masuk ke NKRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sjafrie Sjamsoeddin menambahkan, untuk penambahan persenjataan berat, hingga kini masih belum diperlukan, karena dinilai masih belum terlalu mendesak. Apalagi anggaran pertahanan pembelian persenjataan yang cukup kecil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-1591268258158235970?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/1591268258158235970/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=1591268258158235970&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/1591268258158235970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/1591268258158235970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/tni-ad-tambah-tujuh-pos-pengamanan.html' title='TNI-AD TAMBAH TUJUH POS PENGAMANAN PERBATASAN UNTUK KALBAR'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6fmymTxrSI/AAAAAAAAAKY/2zdA8_cHPHU/s72-c/Pos+Perbatasan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-2569039747845228810</id><published>2008-02-05T09:19:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:12.829+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TNI-AL'/><title type='text'>Jenazah Serka (Mar) Suryanto Ditemukan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6fNhWTxrRI/AAAAAAAAAKQ/jBM8zPERBpw/s1600-h/Panser+amfibi+BTR-50P+milik+Pasukan+Marinir+TNI.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6fNhWTxrRI/AAAAAAAAAKQ/jBM8zPERBpw/s320/Panser+amfibi+BTR-50P+milik+Pasukan+Marinir+TNI.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163321470611467538" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;JAKARTA, SENIN-Jenazah Sersan Kepala (Serka) Marinir Suryanto, Senin (4/2) sore, akhirnya ditemukan tidak jauh dari lokasi tenggelamnya tank amphibi Korps Marinir TNI Angkatan Laut (TNI AL) di Pantai Banongan, Situbondo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tadi ditemukan pukul 17.03 WIB," ungkap Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Marinir TNI AL Letkol (Mar) Novarin Gunawan kepada Kompas.com, Senin (4/2), di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenazah Serka Suryanto ditemukan Tim SAR yang terdiri Pasukan Katak dan Marinir TNI AL. "Jenazah ditemukan mengapung 500 meter dari lokasi kecelakaan," ujar Novarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, kata Novarin, jenazah akan dievakuasi mulai Selasa (5/2). Sementara mengenai kemana korban akan dibawa, masih menunggu konfirmasi dari pihak keluarga. Sedangkan bangkai tank baru direncakana diangkat hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tank amphibi jenis BTR-50P tenggelam akibat hantaman gelombang laut saat melakukan latihan di sekitar Pantai Banongan, Situbondo, Sabtu (2/2). Latihan ini dilakukan dalam rangka Armada Jaya XXVII.(Kompas)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-2569039747845228810?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/2569039747845228810/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=2569039747845228810&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2569039747845228810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2569039747845228810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/jenazah-serka-mar-suryanto-ditemukan.html' title='Jenazah Serka (Mar) Suryanto Ditemukan'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6fNhWTxrRI/AAAAAAAAAKQ/jBM8zPERBpw/s72-c/Panser+amfibi+BTR-50P+milik+Pasukan+Marinir+TNI.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-8023402691051898368</id><published>2008-02-05T09:08:00.001+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:13.006+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TNI-AL'/><title type='text'>Mengenal Panser Amphibi BTR 50</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6fG9mTxrQI/AAAAAAAAAKI/mzejL5fSwIg/s1600-h/BTR50Marinir.JPG"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6fG9mTxrQI/AAAAAAAAAKI/mzejL5fSwIg/s320/BTR50Marinir.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163314259361377538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt;Pasukan marinir TNI AL turun dari Ranratfib BTR-50P&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;pada latihan perang Armada Jaya ke-27 di Pantai&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Banongan, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Asembagus, Situbondo, Jawa Timur,&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Sabtu (2/2). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Pada latihan perang itu lima anggota&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Marinir tewas &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;tenggelam saat menggunakan&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;tank amfibi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;PANSER BTR 50 PM&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; milik Marinir mengalami kecelakaan di perasiran Situbondo, Sabtu (2/2). Nama BTR 50 PM adalah singkatan dari Browne Transporter 50 Palawa Modification. Benarkah kendaraan ini mengalami berbagai macam mofifikasi?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;MENDARATKAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; kendaraan tempur ke daratan, bukan persoalan mudah. Lebih-lebih jika ranpur tersebut keluar dari kapal pengangkut tank (LST-Landing Ship Tank). Sebelum, pintu LST dibuka dan panser-panser menceburkan diri ke laut, butuh persiapan khusus. Misalnya, kondisi mesin harus benar-benar prima. Jika tidak, maka panser amfibi akan menjadi rumpon di laut. Belum lagi sistem propulsi di air, juga harus sehat, termasuk sistem water-jet, gerakan rantai, dan baling-baling.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Belum lagi, bagian roda dan pintunya harus selalu diberi gemuk. Kalau tidak, maka air dengan mudah masuk ke dalam kabin. Untuk itu, satu unit ranpur angkut personel BTR-50 membutuhkan 20 kilogram gemuk, ketika kendaraan itu tengah mengikuti latihan tempur.  Tidak hanya itu saja. Agar air tak merembes masuk ke dalam kabin, maka kendaraan lapis baja semacam ini harus dilengkapi dengan empat pompa --pompa penghisap air yang bisa dioperasikan baik secara elektrikal maupun mekanikal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Namanya juga ranpur, soal interior juga jelas beda dibanding kendaraan biasa. Urusan ruang gerak misalnya, pada ranpur APC (Armour Personel Carrier) ruang gerak dalam kabin amat terbatas. Selain itu ada lagi aturan yang mesti dipatuhi penumpang, tangan tak boleh usil saat ranpur tengah berlayar.  Mengapa? Di dalam kabin, banyak panel-panel yang berhubungan dengan sistem kerja propulsi. Kalau pakem ini dilanggar maka,  bisa jadi tank akan tenggelam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Secara umum, operasi pendaratan digelar pada jarak antara 2.000 hingga 3.000 mil dari tepi pantai. Satu unit kapal pendarat (LST) bisa dijejali sekitar 15 unit ranpur. Komposisi kendaraan tempur juga bervariasi, tergantung kebutuhan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Belum lagi waktu pendaratannya. Namanya operasi militer, maka gerakan operasi amfibi biasanya digelar di pagi buta . Setitik cahaya --lampu--  jelas diharamkan karena bisa mementahkan unsur pendadakan. Hasilnya, selain radio komunikasi, agar tak terjadi tabrakan antar ranpur maka diandalkan semacam fosfor sebagai penandai antar ranpur. Masih untuk urusan yang sama, tiap ranpur yang keluar dari perut LST diberi jeda waktu sekitar satu menit. Saat menyentuh daratan, maka sistem propulsi yang dipakai berubah --gabungan antara water-jet dengan putaran roda rantai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Ranpur APC BTR-50 P/PK dikenal dengan sebutan Pansam (panser amfibi). Ranpur BTR-50 bukanlah lansiran anyar. Di negeri asalnya, Uni Soviet (kini Rusia), kendaraan ini masuk dinas operasional tahun 1955.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Awalnya, kabin berkapasitas 20 orang pasukan bersenjata lengkap tak punya penutup atas. Baru pada tahun 1960 dengan alasan guna mendongkrak proteksi penumpang maka varian BTR-50 PK dilengkapi tutup kabin (hatch). Varian terakhir inilah yang sampai sekarang dipakai Korps Marinir.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Kendaraan BTR-50 ini berkapasitas solar penuh (full tank) sekitar 260 liter dan memiliki kemampuan melakukan penjelajahan menempuh jarak 260 km. Satu liter solar, mampu mendorong sejauh 1 km dengan kecepatan 44 Km per jam. Itu kalau berada di jalan raya. Sedangkan di medan off-road, kecepatannya 25 Km per jam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Bagaimana kalau di laut? Panser ini mengandalkan dua unit water-jet. Kedua piranti ini sanggup menghela badan ranpur dengan kecepatan 10 Km per jam. Uniknya, kendaraan ini bisa juga berenang mundur pada kecepatan 5 Km per jam. Selain itu BTR-50 mampu menerjang ombak berketinggian maksimal 1,5 meter.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;BTR-50 masuk jajaran organik Marinir tahun 1962. Pengadaannya waktu itu dilakukan sebagai bagian persiapan Operasi Trikora. Keandalannya kembali teruji dalam berbagai operasi militer pasca Trikora, termasuk Operasi Seroja (1975/79).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Untuk memperpanjang usia pakainya, BTR-50 tak lagi mengandalkan komponen orisinilnya. Sebab, pasca Peristiwa G-30S, suku cadang mendadak jadi langka. Alhasil perombakan lumayan besar diterapkan pada jeroan BTR 50. Menu utama perombakan adalah soal dapur pacu. Mesin diesel yang tadinya tipe V 6 asli Rusia, diganti dengan GM 6V-92T diesel keluaran AS.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Ada juga beberapa bagian BTR-50 yang kena rehab, misalnya perangkat komunikasi dan senjata. Kabin yang tadinya dijejali radio komunikasi tipe RT.10, asli Rusia diganti dengan tipe ANVRC 64 asal AS. Komunikasi dengan pesawat mengandalkan tipe PRC 33, juga buatan AS. Untuk senjata utama (main weapon) senapan mesin PKT telah kedudukannya oleh senapan mesin GPMG kaliber 7,62 mm buatan FN Belgia. Sebanyak 1.800 butir peluru FN biasanya dibawa BTR-50 dalam operasi tempur.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Panser amfibi ini sering dilibatkan dalam sebuah operasi. Biasanya, kendaraan ini memuat 16 orang personel, ditambah tiga orang kru. Ketiga kru tersebut adalah komandan kendaraan, pengemudi, dan penembak. Selain itu, juga dilengkapi oleh dua jenis senjata. Sayangnya, kendaraan ini tidak ada air conditionernya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Saat bergerak di darat,  roda dan rantai digerakkan oleh dua tangkai kemudi yang ada di kiri kanan pengemudi. Bila tangkai kanan ditarik, rantai kanan akan berhenti dan panser belok ke kanan. Begitu juga sebaliknya. Sedangkan kalau bergerak ke depan, pasukan tinggal menginjak pedal gas dan kopeling. Uniknya, tidak ada pedal rem. Untuk mengerem, cukup ditarik dua tungkainya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;(Persda Network/ Achmad Subechi/Berbagai Sumber)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;DATA TEKNIS  BTR-50 P&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Dimensi: Panjang 7,07 meter, Lebar 3,14 meter, Tinggi:2,15 meter, Bobot/Berat kosong 14,5 ton, Berat siap tempur: 16,5 ton. Daya angkut: 2,5 ton. Kemampuan lintas alam : Kemiringan maks tanjakan : 38 derajat, Rintangan tegak: Setinggi 1,1 m; Parit; selebar 2,8 m. Kecepatan jalan raya: 44 km per jam, di air: 10,2 km per jam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;(Sumber KOMPAS)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-8023402691051898368?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/8023402691051898368/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=8023402691051898368&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/8023402691051898368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/8023402691051898368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/mengenal-panser-amphibi-btr-50.html' title='Mengenal Panser Amphibi BTR 50'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6fG9mTxrQI/AAAAAAAAAKI/mzejL5fSwIg/s72-c/BTR50Marinir.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-8436125851366508328</id><published>2008-02-05T09:08:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:13.225+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TNI-AL'/><title type='text'>PANSER BTR 50 PM milik Marinir mengalami kecelakaan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6kU12TxriI/AAAAAAAAAMY/dv1lZqFP2Vk/s1600-h/marinir-aj-xxvi.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6kU12TxriI/AAAAAAAAAMY/dv1lZqFP2Vk/s320/marinir-aj-xxvi.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163681363101068834" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;PANSER BTR 50 PM milik Marinir mengalami kecelakaan di perasiran Situbondo, Sabtu (2/2). Nama BTR 50 PM adalah singkatan dari Browne Transporter 50 Palawa Modification. Benarkah kendaraan ini mengalami berbagai macam mofifikasi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENDARATKAN kendaraan tempur ke daratan, bukan persoalan mudah. Lebih-lebih jika ranpur tersebut keluar dari kapal pengangkut tank (LST-Landing Ship Tank). Sebelum, pintu LST dibuka dan panser-panser menceburkan diri ke laut, butuh persiapan khusus. Misalnya, kondisi mesin harus benar-benar prima. Jika tidak, maka panser amfibi akan menjadi rumpon di laut. Belum lagi sistem propulsi di air, juga harus sehat, termasuk sistem water-jet, gerakan rantai, dan baling-baling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi, bagian roda dan pintunya harus selalu diberi gemuk. Kalau tidak, maka air dengan mudah masuk ke dalam kabin. Untuk itu, satu unit ranpur angkut personel BTR-50 membutuhkan 20 kilogram gemuk, ketika kendaraan itu tengah mengikuti latihan tempur.  Tidak hanya itu saja. Agar air tak merembes masuk ke dalam kabin, maka kendaraan lapis baja semacam ini harus dilengkapi dengan empat pompa --pompa penghisap air yang bisa dioperasikan baik secara elektrikal maupun mekanikal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namanya juga ranpur, soal interior juga jelas beda dibanding kendaraan biasa. Urusan ruang gerak misalnya, pada ranpur APC (Armour Personel Carrier) ruang gerak dalam kabin amat terbatas. Selain itu ada lagi aturan yang mesti dipatuhi penumpang, tangan tak boleh usil saat ranpur tengah berlayar.  Mengapa? Di dalam kabin, banyak panel-panel yang berhubungan dengan sistem kerja propulsi. Kalau pakem ini dilanggar maka,  bisa jadi tank akan tenggelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, operasi pendaratan digelar pada jarak antara 2.000 hingga 3.000 mil dari tepi pantai. Satu unit kapal pendarat (LST) bisa dijejali sekitar 15 unit ranpur. Komposisi kendaraan tempur juga bervariasi, tergantung kebutuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi waktu pendaratannya. Namanya operasi militer, maka gerakan operasi amfibi biasanya digelar di pagi buta . Setitik cahaya --lampu--  jelas diharamkan karena bisa mementahkan unsur pendadakan. Hasilnya, selain radio komunikasi, agar tak terjadi tabrakan antar ranpur maka diandalkan semacam fosfor sebagai penandai antar ranpur. Masih untuk urusan yang sama, tiap ranpur yang keluar dari perut LST diberi jeda waktu sekitar satu menit. Saat menyentuh daratan, maka sistem propulsi yang dipakai berubah --gabungan antara water-jet dengan putaran roda rantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ranpur APC BTR-50 P/PK dikenal dengan sebutan Pansam (panser amfibi). Ranpur BTR-50 bukanlah lansiran anyar. Di negeri asalnya, Uni Soviet (kini Rusia), kendaraan ini masuk dinas operasional tahun 1955.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, kabin berkapasitas 20 orang pasukan bersenjata lengkap tak punya penutup atas. Baru pada tahun 1960 dengan alasan guna mendongkrak proteksi penumpang maka varian BTR-50 PK dilengkapi tutup kabin (hatch). Varian terakhir inilah yang sampai sekarang dipakai Korps Marinir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendaraan BTR-50 ini berkapasitas solar penuh (full tank) sekitar 260 liter dan memiliki kemampuan melakukan penjelajahan menempuh jarak 260 km. Satu liter solar, mampu mendorong sejauh 1 km dengan kecepatan 44 Km per jam. Itu kalau berada di jalan raya. Sedangkan di medan off-road, kecepatannya 25 Km per jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kalau di laut? Panser ini mengandalkan dua unit water-jet. Kedua piranti ini sanggup menghela badan ranpur dengan kecepatan 10 Km per jam. Uniknya, kendaraan ini bisa juga berenang mundur pada kecepatan 5 Km per jam. Selain itu BTR-50 mampu menerjang ombak berketinggian maksimal 1,5 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BTR-50 masuk jajaran organik Marinir tahun 1962. Pengadaannya waktu itu dilakukan sebagai bagian persiapan Operasi Trikora. Keandalannya kembali teruji dalam berbagai operasi militer pasca Trikora, termasuk Operasi Seroja (1975/79).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperpanjang usia pakainya, BTR-50 tak lagi mengandalkan komponen orisinilnya. Sebab, pasca Peristiwa G-30S, suku cadang mendadak jadi langka. Alhasil perombakan lumayan besar diterapkan pada jeroan BTR 50. Menu utama perombakan adalah soal dapur pacu. Mesin diesel yang tadinya tipe V 6 asli Rusia, diganti dengan GM 6V-92T diesel keluaran AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga beberapa bagian BTR-50 yang kena rehab, misalnya perangkat komunikasi dan senjata. Kabin yang tadinya dijejali radio komunikasi tipe RT.10, asli Rusia diganti dengan tipe ANVRC 64 asal AS. Komunikasi dengan pesawat mengandalkan tipe PRC 33, juga buatan AS. Untuk senjata utama (main weapon) senapan mesin PKT telah kedudukannya oleh senapan mesin GPMG kaliber 7,62 mm buatan FN Belgia. Sebanyak 1.800 butir peluru FN biasanya dibawa BTR-50 dalam operasi tempur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panser amfibi ini sering dilibatkan dalam sebuah operasi. Biasanya, kendaraan ini memuat 16 orang personel, ditambah tiga orang kru. Ketiga kru tersebut adalah komandan kendaraan, pengemudi, dan penembak. Selain itu, juga dilengkapi oleh dua jenis senjata. Sayangnya, kendaraan ini tidak ada air conditionernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat bergerak di darat,  roda dan rantai digerakkan oleh dua tangkai kemudi yang ada di kiri kanan pengemudi. Bila tangkai kanan ditarik, rantai kanan akan berhenti dan panser belok ke kanan. Begitu juga sebaliknya. Sedangkan kalau bergerak ke depan, pasukan tinggal menginjak pedal gas dan kopeling. Uniknya, tidak ada pedal rem. Untuk mengerem, cukup ditarik dua tungkainya. (Persda Network/ Achmad Subechi/Berbagai Sumber)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;DATA TEKNIS  BTR-50 P&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dimensi: Panjang 7,07 meter, Lebar 3,14 meter, Tinggi:2,15 meter, Bobot/Berat kosong 14,5 ton, Berat siap tempur: 16,5 ton. Daya angkut: 2,5 ton. Kemampuan lintas alam : Kemiringan maks tanjakan : 38 derajat, Rintangan tegak: Setinggi 1,1 m; Parit; selebar 2,8 m. Kecepatan jalan raya: 44 km per jam, di air: 10,2 km per jam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-8436125851366508328?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/8436125851366508328/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=8436125851366508328&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/8436125851366508328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/8436125851366508328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/panser-btr-50-pm-milik-marinir.html' title='PANSER BTR 50 PM milik Marinir mengalami kecelakaan'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6kU12TxriI/AAAAAAAAAMY/dv1lZqFP2Vk/s72-c/marinir-aj-xxvi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-2095107138201233723</id><published>2008-02-05T08:58:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:13.372+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TNI-AL'/><title type='text'>PASANG BREVET</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6fDEGTxrPI/AAAAAAAAAKA/WkPHLWafDdU/s1600-h/WargaKehormatanmarinir.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6fDEGTxrPI/AAAAAAAAAKA/WkPHLWafDdU/s320/WargaKehormatanmarinir.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163309972984016114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dankormar Mayjen TNI (Mar) Nono Sampono memasangkan brevet Marinir kepada KSAL Laksamana TNI Sumardjono (tengah) dan Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso dalam upacara pemberian brevet kehormatan di Asem Bagus, Situbondo, Sabtu (2/2/Antara).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-2095107138201233723?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/2095107138201233723/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=2095107138201233723&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2095107138201233723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2095107138201233723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/pasang-brevet.html' title='PASANG BREVET'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6fDEGTxrPI/AAAAAAAAAKA/WkPHLWafDdU/s72-c/WargaKehormatanmarinir.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-2371192027826544870</id><published>2008-02-04T17:41:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:13.704+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Amerika'/><title type='text'>AS Akui Bersalah Tembak Mati Sembilan Warga Sipil Irak</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6e4S2TxrNI/AAAAAAAAAJw/NjRZwoBOK6U/s1600-h/mh_02_big.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6e4S2TxrNI/AAAAAAAAAJw/NjRZwoBOK6U/s320/mh_02_big.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163298131759181010" align="right" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Baghdad (ANTARA News) - Militer Amerika Serikat (AS) pada Senin mengatakan bahwa pihaknya membuat kesalahan dengan menembak mati sembilan warga sipil Irak, termasuk seorang anak, ketika memburu gerilyawan Al-Qaeda di sebelah selatan Baghdad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga warga sipil lain, termasuk dua anak-anak, cedera dalam insiden pada Sabtu di dekat Iskandaria, 40 kilometer (km) sebelah selatan Baghdad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para korban cedera telah dibawa ke rumah sakit militer AS untuk pengobatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas kematian dalam insiden itu dan kami menyesalkan kematian warga sipil yang tidak bersalah," kata militer AS dalam suatu pernyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para komandan militer telah melakukan pertemuan dengan kepala suku di kawasan itu segera setelah kejadian tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum ada penjelasan resmi dari militer itu, namun polisi Irak mengatakan helikopter AS menembak sebuah pos pemeriksaan polisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mengatakan, beberapa wanita termasuk dalam korban itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat kabar New York Times melaporkan, Senin, pesawat AS, yang merespon suatu serangan terhadap konvoi militer itu, melakukan kesalahan dalam penembakan tempat pemeriksaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serangan-serangan di seantero negeri itu telah turun hingga 60 persen sejak Juni lalu, ketika 30.000 personel tambahan AS dikerahkan di kawasan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insiden itu merupakan salah satu kejadian terburuk dalam jenis itu sejak Oktober tahun silam, ketika sebanyak 11 warga sipil tewas dalam serangan udara AS.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-2371192027826544870?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/2371192027826544870/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=2371192027826544870&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2371192027826544870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2371192027826544870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/as-akui-bersalah-tembak-mati-sembilan.html' title='AS Akui Bersalah Tembak Mati Sembilan Warga Sipil Irak'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6e4S2TxrNI/AAAAAAAAAJw/NjRZwoBOK6U/s72-c/mh_02_big.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-2810756348963569406</id><published>2008-02-04T16:31:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:14.020+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='America'/><title type='text'>Lagi Seorang Serdadu AS Tewas di Irak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6bizWTxrLI/AAAAAAAAAJg/Tg1MnaiA5fU/s1600-h/AliveInBaghdad-PeaceBlownTank.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6bizWTxrLI/AAAAAAAAAJg/Tg1MnaiA5fU/s320/AliveInBaghdad-PeaceBlownTank.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163063394616585394" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Baghdad (ANTARA News) - Militer AS, Senin, mengumumkan kematian seorang serdadunya, setelah kendaraannya dihantam granat roket di bagian timur Baghdad.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Seorang anggota Divisi Multi-Nasional tewas saat sebuah granat berpeluncur roket menghantam kendaraannya ketika korban sedang melakukan patroli di bagian timur Baghdad pada Kamis (31/1)," kata militer AS dalam pernyataannya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Nama korban akan dijelaskan oleh Departemen Pertahanan AS," katanya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kematian itu menambah jumlah korban tewas dari tentara AS menjadi 3.945 orang di Irak sejak invasi pada 2000, menurut data AFP, yang didasarkan pada laman internet independen www.icasualties.org.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-2810756348963569406?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/2810756348963569406/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=2810756348963569406&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2810756348963569406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2810756348963569406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/lagi-seorang-serdadu-as-tewas-di-irak.html' title='Lagi Seorang Serdadu AS Tewas di Irak'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6bizWTxrLI/AAAAAAAAAJg/Tg1MnaiA5fU/s72-c/AliveInBaghdad-PeaceBlownTank.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-7737778332707616181</id><published>2008-02-04T15:29:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:14.167+07:00</updated><title type='text'>Pencarian Korban Tank Amphibi Karam Hingga Banyuwangi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6bPr2TxrII/AAAAAAAAAJI/xUtPvnOjEbM/s1600-h/tankmarinir.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6bPr2TxrII/AAAAAAAAAJI/xUtPvnOjEbM/s320/tankmarinir.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163042375046638722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Situbondo - Gagal menemukan Serka Marinir Suryanto di dalam amphibi, tim SAR TNI AL melebarkan titik pencarian hingga ke Banyuwangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Wakil Komandan Lanal Banyuwangi Mayor IGPN Sedana, untuk menemukan Serka Suryanto penyisiran akan dilakukan mulai dari TKP, di Pantai Banongan menuju ke Banyuwangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim SAR juga mencari korban ke arah barat di antaranya Pelabuhan Jangkar, Pelabuhan Kalbut dan Pelabuhan Panarukan Situbondo yang berjarak 40 Km dari TKP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini kita lakukan karena arus gelombang sangat besar. Dan kemungkinan korban terseret arus. Kami juga melibatkan nelayan di sejumlah titik untuk melakukan pencarian," katanya kepada wartawan, Senin (4/2/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menambahkan, pihaknya menurunkan 2 kapal patroli dari Lanal Banyuwangi yakni KAL Tabuhan dan KAL Mustaka. Tim medis juga ikut diturunkan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-7737778332707616181?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/7737778332707616181/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=7737778332707616181&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/7737778332707616181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/7737778332707616181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/pencarian-korban-tank-amphibi-karam.html' title='Pencarian Korban Tank Amphibi Karam Hingga Banyuwangi'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6bPr2TxrII/AAAAAAAAAJI/xUtPvnOjEbM/s72-c/tankmarinir.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-1472976689419277960</id><published>2008-02-04T11:43:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:14.406+07:00</updated><title type='text'>Tiga Militan, Dua Tentara Tewas di Filipina Selatan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6an1WTxrDI/AAAAAAAAAIg/H6EERnhF8wg/s1600-h/abu-sayyaf.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6an1WTxrDI/AAAAAAAAAIg/H6EERnhF8wg/s320/abu-sayyaf.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162998557790284850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Zamboanga, Filipina (ANTARA News) - Tiga anggota kelompok militan dan dua tentara pemerintah, Senin, tewas dalam bentrokan di Pulau Jolo, Filipina selatan, kata militer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah patroli menyerang satuan kelompok Abu Sayyaf di luar kota Maimbung menjelang fajar, kata jurubicara wilayah militer, Mayor Eugene Batara, kepada para wartawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentara menemukan jenazah tiga militan Muslim di samping senjata mereka, ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua tentara juga tewas dan lima rekan mereka dirawat di satu rumahsakit lapangan militer di ibukota provinsi, yang juga bernama Jolo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tiga teroris tewas dan dua di antara tentara kami juga meninggal dalam pertempuran di Jolo. Di sana digelar operasi militer terhadap teroris," kata Batara seperti dilaporkan AFP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan pemerintah yang merupakan bagian dari satuan elit sedang dilatih oleh Pasukan Khusus Amerika Serikat di pulau untuk mengejar kelompok Abu Sayyaf, kata kepala wilayah militer, Letjen Nelson Allaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok militan telah mengklaim bertanggungjawab atas terjadinya serangan teroris terburuk di negara itu, termasuk pemboman dan pembakaran terhadap sebuah kapal feri yang diklaim menewaskan lebih dari 100 orang di Teluk Manila pada 2004, di samping penculikan dan pembunuhan terhadap beberapa turis Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah kecil penasehat militer AS ditempatkan di daerah pertahanan Abu Sayyaf di Jolo dan dekat pulau selatan untuk melatih petugas intelijen dan tentara Filipina.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-1472976689419277960?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/1472976689419277960/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=1472976689419277960&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/1472976689419277960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/1472976689419277960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/tiga-militan-dua-tentara-tewas-di.html' title='Tiga Militan, Dua Tentara Tewas di Filipina Selatan'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6an1WTxrDI/AAAAAAAAAIg/H6EERnhF8wg/s72-c/abu-sayyaf.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-6033687800800495693</id><published>2008-02-04T09:33:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:14.534+07:00</updated><title type='text'>TNI AL Bentuk Tim, Evaluasi dan Selidiki Tenggelamnya Amphibi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6Z6nGTxrCI/AAAAAAAAAIQ/mPmBv5VZINU/s1600-h/marinir-dl.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6Z6nGTxrCI/AAAAAAAAAIQ/mPmBv5VZINU/s320/marinir-dl.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162948834953899042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Latihan perang yang makan korban (Zainal Effendi/detikcom)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;Jakarta - TNI AL, Senin (4/2/2008) ini membentuk tim khusus yang akan mengevalusi dan menyelidiki tenggelamnya tank pendarat amphibi tipe BTR 50 P  di perairan Situbondo, Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tenggelamnya tank amphibi berusia 46 tahun itu menewaskan 6 anggota Marinir TNI AL dan satu orang masih dinyatakan hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesuai kebijakan KSAL Laksamana Sumarjono, kita akan membentuk tim untuk menyelidiki ini. Tim terdiri dari TNI AL dan Marinir. Hari ini akan dibentuk," ungkap Kadispen TNI AL Laksamana Pertama Iskandar Sitompul saat dihubungi &lt;strong&gt;detikcom&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim tersebut, imbuh Iskandar, nantinya akan menyelidiki penyebab tenggelamnya amphibi buatan Rusia itu. "Bagaimana bagaimananya, nanti akan disimpulkan dan dibuat saran-saran," kata Iskandar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal apakah amphibi uzur itu akan digrounded atau tidak, akan ditentukan dari hasil evaluasi tersebut. Total tank amphibi BTR 50 P yang dimiliki TNI AL saat ini mencapai 96 unit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski berusia tua, Iskandar memastikan tank-tanak amphibi itu sudah direprofit (dibangun kembali). "Mesin-mesinnya sudah kita ganti semua pada tahun 1996 lalu," kata dia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-6033687800800495693?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/6033687800800495693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=6033687800800495693&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/6033687800800495693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/6033687800800495693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/tni-al-bentuk-tim-evaluasi-dan-selidiki.html' title='TNI AL Bentuk Tim, Evaluasi dan Selidiki Tenggelamnya Amphibi'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6Z6nGTxrCI/AAAAAAAAAIQ/mPmBv5VZINU/s72-c/marinir-dl.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-2223035007077956429</id><published>2008-02-04T09:02:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:14.699+07:00</updated><title type='text'>Satu Panser Marinir Tenggelam,  Enam Marinir Tewas, Satu Hilang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6Z1AGTxrBI/AAAAAAAAAII/lL3kX_zPZXM/s1600-h/marinir-aj-xxvi.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6Z1AGTxrBI/AAAAAAAAAII/lL3kX_zPZXM/s320/marinir-aj-xxvi.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162942667380861970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Latihan, Panser Amfibi Tenggelam di Situbondo&lt;br /&gt;JAKARTA - Enam jenazah anggota Marinir yang menjadi korban tenggelam dalam latihan operasi amfibi di Pantai Banongan, Situbondo, Sabtu lalu, disemayamkan di Markas Divisi 2 Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, kemarin (3/2). Keenam korban tewas itu adalah sebagian di antara 15 anggota Marinir di Panser Amfibi (Pansam) Marinir BTR-50 yang tenggelam 25 meter di bawah permukaan laut. Evakuasi korban kecelakaan yang terjadi pada pukul 04.30 itu berakhir kemarin. Operasi amfibi tersebut bagian dari latihan perang Armada Jaya ke-27 di Situbondo, Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pansam itu buatan Rusia tahun 1962," ujar Kepala Dinas Penerangan Mabes TNI Angkatan Laut Laksamana Iskandar Sitompul kepada wartawan di Wisma Elang Jakarta kemarin (3/2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Iskandar, panser yang mengalami musibah itu diluncurkan dari daerah serbuan amfibi oleh kapal pendarat KRI Teluk KAU/504 pada posisi 07’41’4"S-114’13’42"T pukul 04.30. "Saat itu, panser telah menempuh jarak 1.300 meter. Sekitar 400 meter lagi menuju pantai, tiba-tiba bagian belakang panser goyang karena tergulung ombak hampir dua meter," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adik kandung pengacara Ruhut Sitompul itu menjelaskan, saat panser tenggelam, pemimpin pasukan dalam panser segera melakukan prosedur penyelamatan. Di antara 15 personel itu, sembilan bisa keluar dan sisanya terperangkap di kabin. Di antara sembilan orang yang berhasil keluar, delapan selamat, satu orang masih hilang (Serka Marinir Suryanto).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enam orang yang terperangkap dan meninggal adalah Pratu Agus Priyanto, Kopda Rusli Heri, Serda Hadi Sutrisno, Kopda Nugroho Pamungkas, Kopda Hariyadi, dan Praka Dwi Niar Priyanto. Mereka itulah yang kemarin disemayamkan di Markas Divisi 2 Marinir, Cilandak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delapan korban selamat yang dirawat di RSAL Ramelan Surabaya adalah Praka Sarmilih, Kopda Mulyono, Kopda Wahyono, Letda Krama Lubis, Praka Iwan Setiawan, Kopda Wigati, Pratu Purwanto, dan Sertu Mujirin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tim sudah menyelidiki dan sedang mengangkat tank yang karam," kata Iskandar. Dugaan sementara, cuaca buruk dan usia pansam yang sudah tua menjadi penyebab. Rencananya, pemakaman terhadap enam korban dilakukan di Ciledug, Banyumas, Cirebon, dan Pangkalan Jati Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latihan Armada Jaya ke-27 tersebut melibatkan 28 KRI, 9 pesawat udara, 13 unit tank amfibi, dan 25 unit panser amfibi BTR 50 P 1962 serta melibatkan 3.758 personel. Marinir sebenarnya mempunyai 96 pansam jenis itu. Namun, dalam latihan tersebut, hanya 25 buah yang dipakai. Pada umumnya, BTR-50 berasal dari dua negara, yaitu BTR-50 P Rusia dan BTR-50 PK Ukraina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi pansam itu memang sangat tua sehingga beberapa kali dilakukan perawatan (retrofit). Misalnya, evaluasi power pack (engine dan transmisi) dan driveline sistem penggerak. Evaluasi pada power pack, khususnya engine dan transmisi, bertujuan untuk mengetahui daya dorong serta daya getar yang ditimbulkan saat terjadi combution dengan bahan bakar. Kendaraan berat mampu dipacu dengan kecepatan di darat 44 km/jam dan 10,2 km/jam di air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara terpisah, Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Marsekal Muda Sagom Tamboen menyatakan, TNI selalu memeriksa alutsista. "DPR juga sudah mendapat laporannya," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ada pembelian alutsista baru terkait dengan musibah itu? Sagom mengakui kendala keterbatasan anggaran belum mungkin. "Kami akan evaluasi ulang dulu seluruhnya," jelasnya. (rdl/ded/uan/el)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-2223035007077956429?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/2223035007077956429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=2223035007077956429&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2223035007077956429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2223035007077956429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/satu-panser-marinir-tenggelam-enam.html' title='Satu Panser Marinir Tenggelam,  Enam Marinir Tewas, Satu Hilang'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6Z1AGTxrBI/AAAAAAAAAII/lL3kX_zPZXM/s72-c/marinir-aj-xxvi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-6050781911022483637</id><published>2008-02-04T08:40:00.001+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:14.823+07:00</updated><title type='text'>Iran says still negotiating purchase of Russia's S-300 systems</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6ZtYGTxrAI/AAAAAAAAAIA/GPovANxa7XQ/s1600-h/98164913.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6ZtYGTxrAI/AAAAAAAAAIA/GPovANxa7XQ/s320/98164913.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162934283604700162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;TEHRAN, February 1 (RIA Novosti) - A non-official Iranian news agency quoted a top diplomat as saying on Friday that Iran is still in talks with Russia on buying advanced S-300 air defense systems, despite an earlier denial from Moscow.&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;In December 2007, Russia's Federal Service for Military-Technical Cooperation said that the issue of the delivery of S-300 air defense missile systems to Iran, raised by the media, was not a subject of current negotiations and had not been discussed with the Iranians.&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;"The statement that many considered to be a denial of the negotiations on S-300 was simply a statement by a Russian official who referred to the latest round of military cooperation talks in Tehran [in December 2007]," Mehdi Safari said in an interview with the Iranian Students' News Agency (ISNA).&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;"However, the sides [Iran and Russia] are continuing work to study the possibility of delivering these [S-300] systems to Iran," Safari said.&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;The issue was first raised in December last year when Iranian Defense Minister Mostafa Mohammad Najjar said that Iran and Russia had agreed to deliver an unspecified number of advanced S-300 air defense complexes to the Islamic Republic under a previously signed contract.&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;The advanced version of the S-300 missile system, called S-300PMU1 (SA-20 Gargoyle), has a range of over 150 kilometers (about 100 miles) and can intercept ballistic missiles and aircraft at low and high altitudes, making this system an effective tool for warding off possible air strikes on Iran.&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;U.S. authorities have repeatedly called on Russia to stop arms deliveries to countries whose political regimes Washington disapproves of, including Iran.&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;However, Russian President Vladimir Putin said in October last year that Russia would not take into consideration attempts to impose arms deal restrictions "based on unilateral and politicized assessments". He said deliveries of Russian weapons were aimed exclusively at increasing the defense capability of the countries receiving them, and at maintaining their stability.&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Moscow supplied Iran with 29 Tor-M1 air defense missile systems in late January under a $700-million contract signed in late 2005. Russia has also trained Iranian Tor-M1 specialists, including radar operators and crew commanders.(&lt;span&gt;RIA Novosti)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-6050781911022483637?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/6050781911022483637/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=6050781911022483637&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/6050781911022483637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/6050781911022483637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/iran-says-still-negotiating-purchase-of.html' title='Iran says still negotiating purchase of Russia&apos;s S-300 systems'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6ZtYGTxrAI/AAAAAAAAAIA/GPovANxa7XQ/s72-c/98164913.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-1121146639123428743</id><published>2008-02-04T08:19:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:15.020+07:00</updated><title type='text'>AS-Jerman ribut soal tentara</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6ZpbWTxq-I/AAAAAAAAAHw/GJum8ea0Af0/s1600-h/_44397018_9a313383-f2eb-4c57-aa21-39cb0d1b14f6.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6ZpbWTxq-I/AAAAAAAAAHw/GJum8ea0Af0/s320/_44397018_9a313383-f2eb-4c57-aa21-39cb0d1b14f6.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162929941392763874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Beberapa anggota NATO termasuk Jerman enggan mengirim tentara ke Afghanistan selatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri Pertahanan Amerika Serikat Robert Gates mendesak pemerintah Jerman untuk mengirim lebih banyak pasukan ke Afghanistan Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gates memperingatkan bahwa tanpa penambahan tentara pasukan pimpinan NATO akan kehilangan kredibilitas di negara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat yang dikirim Gates ke Menteri Pertahanan Jerman digambarkan bernada "keras" oleh sebuah suratkabar Jerman yang dibaca oleh seorang wartawannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri Pertahanan Jerman, Franz Josef Jung, dilaporkan membalas surat itu dengan nada yang juga keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan pimpinan NATO memiliki hampir 37.000 pasukan di Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat Gates itu meminta Jerman untuk mempertimbangkan mandat baru yang akan membuka jalan bagi pengiriman ribuan pasukan tambahan ke Afghanistan dengan sebagian dari pasukan itu ditempatkan di daerah yang lebih berbahaya di selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketegangan dalam surat-menyurat ini terjadi di tengah kekhawatiran yang semakin besar bahwa misi pimpinan NATO di Afghanistan akan mengalami kekagalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ultimatum Kanada&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan ini juga terlihat tanda ketegangan hubungan di dalam tubuh aliansi NATO sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perdana Menteri Kanada Stephen Harper mengeluarkan ultimatum kepada Presiden AS Georga W Bush dan kepada PM Inggris Gordon Brown bahwa Kanada akan menghentikan misi militernya di Afghanistan jika NATO tidak menempatkan lebih banyak serdadu di Afghanistan selatan yang berbahaya.&lt;br /&gt; Permintaan Menlu AS membuat hubungan dengan anggota NATO lain tegang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amerika sudah menjanjikan akan mengirim 3.000 personil marinir AS tambahan - namun Washington juga mendesak negara-negara NATO lain termasuk Jerman dan Perancis untuk mengirim lebih banyak pasukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini sebagian besar anggota NATO menolak untuk mengirim tentara dalam jumlah besar di Afghanistan selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Washingtin berusaha mencegah perseteruan dengan anggota-anggota NATO lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sewaktu berbicara di hadapan komite senat, seorang diplomat senior Amerika mengatakan bahwa "kami menuntut lebih banyak dari sekutu-sekutu NATO kami" dengan menambahkan bahwa tidak banyak sekutu Amerika yang mau mengirim tentara lebih banyak untuk memerangi musuh di selatan.(BBC)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-1121146639123428743?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/1121146639123428743/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=1121146639123428743&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/1121146639123428743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/1121146639123428743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/as-jerman-ribut-soal-tentara.html' title='AS-Jerman ribut soal tentara'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6ZpbWTxq-I/AAAAAAAAAHw/GJum8ea0Af0/s72-c/_44397018_9a313383-f2eb-4c57-aa21-39cb0d1b14f6.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-5611053836978546439</id><published>2008-02-04T08:17:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:15.170+07:00</updated><title type='text'>Pakistan Ujicoba Rudal Jarak Menengah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6Zn42Txq9I/AAAAAAAAAHo/4IxjYJS8fHM/s1600-h/Shaheen-1+missiles+passing+through+parade+venue.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6Zn42Txq9I/AAAAAAAAAHo/4IxjYJS8fHM/s320/Shaheen-1+missiles+passing+through+parade+venue.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162928249175649234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Islamabad (ANTARA News) - Pakistan melakukan uji-coba penembakan rudal jarak menengah, demikian laporan kantor berita resmi negeri itu Associated Press of Pakistan (APP).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup Rudal Strategis (SMG) di Komando Pasukan Strategis Angkatan Darat Pakistan (ASFC) berhasil melakukan peluncuran pelatihan Rudal Balitik Jarak Dekat (IRBM) Ghuari (Hatf V), kata APP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ghauri IRBM memiliki jangkauan 1.300 kilometer. Itu adalah peluncuran rudal kedua dalam satu pekan di Pakistan, yang berhasil melakukan uji-coba penembakan rudal Shaheen-1 SMG akhir pekan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika berpidato di hadapan tentara di daerah pelatihan, Presiden Pervez Musharraf mengatakan negara tersebut telah mengembangkan kemampuan penangkal rudal yang canggih dan berharap perwira dan personil yang dipercayakan mengemban tugas penangkap agresi akan terus berlatih dan mempertahankan kemampuan progesionalisme mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musharraf mengatakan ia sangat senang menyaksikan ASFC muncul sebagai kekuatan yang bersatu dan terlatih dalam waktu sangat singkat. Semua keperluan bagi kemampuan strategis sebagai ketentuan penangkal minimum di Pakistan akan dipenuhi oleh negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami telah memperhatikan bermacam skenario imaginer yang diajukan oleh mereka yang tak mengingini kesejahteraan Pakistan. Anasir semacam itu tak pernah berdamai dengan Pakistan, yang memiliki nuklir," kata Musharraf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyatakan bahwa Pakistan mampu menangkis semua ancaman terhadap kedaulatannya dan kemampuan nuklirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluncuran tersebut dilakukan pada akhir pelatihan lapangan tahunan Grup Rudal Ghauri. ASFC saat ini terlibat dalam pelatihan gabungan musim dingin. Dalam kegiatan tiu, setiap SMG yang dioperasikan dilaksanakan dalam pelatihan taktis dan penembakan dengan menggunakan amunisi aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lahan peluncuran pelatihan ASFC disaksikan oleh Musharraf, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Ashfaq Pervez Kayani, ilmuwan dan perwira senior militer.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-5611053836978546439?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/5611053836978546439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=5611053836978546439&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/5611053836978546439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/5611053836978546439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/pakistan-ujicoba-rudal-jarak-menengah.html' title='Pakistan Ujicoba Rudal Jarak Menengah'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6Zn42Txq9I/AAAAAAAAAHo/4IxjYJS8fHM/s72-c/Shaheen-1+missiles+passing+through+parade+venue.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-6274250173049216261</id><published>2008-02-02T09:20:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:15.294+07:00</updated><title type='text'>KRI Hasanuddin Tiba di Armatim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6PVVmTxqzI/AAAAAAAAAGY/8tq-391wQvQ/s1600-h/kri_hasanudin.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6PVVmTxqzI/AAAAAAAAAGY/8tq-391wQvQ/s320/kri_hasanudin.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162204164934183730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;SURABAYA - Kapal perang KRI Hasanuddin-366 yang dibeli dari Belanda tiba di markas Armada RI Kawasan Timur (Armatim) kemarin (1/2). Kapal jenis korvet itu merupakan satu di antara empat kapal perang yang dipesan. Sebelumnya, korvet serupa yang diberi nama KRI Diponegoro juga tiba di Armatim pada Agustus 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kadispen Armatim Letkol Laut (KH) Tony Syaiful, KRI Hasanudin adalah jenis kapal perang yang berkualifikasi di bawah fregat. Kapal itu masuk kategori kapal patroli yang mampu melakukan operasi sergap dan serbu secara mandiri. "Untuk sementara, kapal itu datang tanpa disertai persenjataan aktif," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TNI-AL membeli kapal KRI Hasanuddin agar bisa memperkuat kekuatan laut TNI-AL. Dengan berat 1.700 ton dan panjang 90,71 meter, korvet perang itu mampu melaju dengan kecepatan maksimal 28 knots. Jarak jelajahnya sekitar 540 km dengan kecepatan rata-rata 18 knots. "Kelebihan lain, kapal tersebut mampu mengidentifikasi kapal milik lawan secara otomatis," jelas Tony.(ded/fat/JawaPos)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-6274250173049216261?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/6274250173049216261/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=6274250173049216261&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/6274250173049216261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/6274250173049216261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/kri-hasanuddin-tiba-di-armatim.html' title='KRI Hasanuddin Tiba di Armatim'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6PVVmTxqzI/AAAAAAAAAGY/8tq-391wQvQ/s72-c/kri_hasanudin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-8637545038207945383</id><published>2008-02-02T09:02:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:15.479+07:00</updated><title type='text'>Bunuh Diri di Kalangan Tentara AS Meningkat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6PWkWTxq0I/AAAAAAAAAGg/vGMZj0cI5eM/s1600-h/Iraq-loading-1006.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6PWkWTxq0I/AAAAAAAAAGg/vGMZj0cI5eM/s320/Iraq-loading-1006.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162205517848881986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Washington (ANTARA News) - Tindakan bunuh diri di kalangan tentara Amerika Serikat bertambah dalam tiga tahun belakangan, bahkan mencapai tingkat tertinggi dalam 25 tahun terakhir, ungkap data yang diterbitkan militer, Kamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petinggi militer mengaitkan peningkatan yang meresahkan tersebut dengan masalah perkawinan dan semakin panjangnya serta semakin banyaknya penugasan ke Irak maupun Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya pikir itu adalah penanda adanya stres pada tentara," kata Kolonel Elsbeth Ritchie, konsultan psikiatrik militer, lalu mengatakan "keluarga-keluarga (tentara AS) sudah letih".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data yang diterbitkan militer tersebut memperlihatkan angka bunuh diri maupun percobaan bunuh diri melonjak pada tahun 2006 setelah merambat naik sejak AS berperang di Afghanistan dan Irak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut data tersebut, lebih dari dua ribu tentara mencoba bunuh diri atau melukai sendiri pada tahun 2006, sedangkan pada tahun 2002 jumlah kasus tersebut 375 kejadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2006, terdapat 102 tentara aktif yang melakukan bunuh diri, jumlah tersebut hampir dua kali lipat dari kasus pada tahun 2001, ungkap data tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angka tersebut menunjukkan bahwa jumlah bunuh diri bahkan semakin tinggi pada tahun 2007, dengan 89 kasus dipastikan bunuh diri dan 32 kematian lainnya masih menunggu penegasan sebagai bunuh diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ritchie, sebagian besar kasus bunuh diri itu diakibatkan masalah dalam hubungan, dan hanya sebagian kecil yang berlatar masalah hukum, keuangan atau masalah kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau orang membawa senjata yang sudah dikokang, seringkali bunuh diri terjadi tiba-tiba. Misalnya ada yang mendapat `email` dari pasangannya dengan kalimat `saya ingin cerai`, lalu dia menembak diri sendiri," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan insiden bunuh diri itu mengisyaratkan bahwa orang tidak akan bunuh diri kalau sebab langsungnya adalah pertempuran, kata Ritchie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;""Tetapi, kerapnya penugasan telah membuat hubungan menjadi tegang, dan hubungan yang tegang serta perceraian sudah mutlak berhubungan dengan meningkatnya bunuh diri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masalah lain adalah kelainan stres pasca-traumatik, kelainan stres pasca-traumatik secara sejarah serta penggunaan Narkoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 102 tentara aktif pada 2006, 72 bunuh diri saat tidak bertugas ; 27 ditugaskan ke Irak; dan tiga di Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan yang bunuh diri adalah pria muda antara 18 dan 24 tahun, dan terdapat 11 tentara wanita yang bunuh diri sepanjang 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itulah jumlah tertinggi bunuh diri tentara perempuan, setahu saya," kata Ritchie dikutip AFP.(*)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-8637545038207945383?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/8637545038207945383/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=8637545038207945383&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/8637545038207945383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/8637545038207945383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/bunuh-diri-di-kalangan-tentara-as.html' title='Bunuh Diri di Kalangan Tentara AS Meningkat'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6PWkWTxq0I/AAAAAAAAAGg/vGMZj0cI5eM/s72-c/Iraq-loading-1006.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-108430926385426432</id><published>2008-02-02T08:53:00.001+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:15.772+07:00</updated><title type='text'>Angkatan Laut India Undang Latihan Bersama Delapan Taruna AAL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6Pcm2Txq1I/AAAAAAAAAGo/W4I_VhJH97Y/s1600-h/akabri.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6Pcm2Txq1I/AAAAAAAAAGo/W4I_VhJH97Y/s320/akabri.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162212157868321618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Jakarta, DMC – Vice-Admiral Sunil K. Damle, Flag Officer Commanding-In-Chief, Southern Naval Command India mengundang delapan orang Taruna Angkatan Laut Indonesia untuk berlatih bersama awak kapalnya saat berada di Indonesia. Kapal ini akan berlayar dari Bali menuju Jakarta yang berangkat pada 1 Februari 2008 dan dijadwalkan tiba di Jakarta pada 4 Februari 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latihan ini dimaksudkan untuk mempererat hubungan Angkatan Laut kedua negara di bidang pendidikan dan latihan. Hal itu jelaskan oleh Vice-Admiral Sunil K. Damle, Flag Officer Commanding-In-Chief, Southern Naval Command dari India dalam pertemuannya dengan Sekretaris Jenderal Departemen Pertahanan Letjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin, Kamis (31/1), di kantor Dephan, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunjungannya kepada Sekjen Dephan kali ini dalam rangka mempererat hubungan kerjasama militer terutama antara Angkatan Laut kedua negara. Vice-Admiral Sunil K. Damle, datang ke Indonesia dengan menggunakan kapal perang India dan saat ini kapal perang tersebut masih berada di Bali. Selanjutnya besok, Jum’at (1/2) akan bertolak ke Jakarta dan tiba pada 4 Februari mendatang. Selama di Jakarta rencananya kapal perang India tersebut akan memberi kesempatan kepada masyarakat untuk datang mengunjungi kapal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Direktur Kerjasama Internasional Ditjen Strahan Dephan, Marsma TNI P. Simamora yang mendampingi Sekjen Dephan, saat menerima kunjungan Vice-Admiral Sunil K. Damle, mengatakan, Sekjen Dephan menyambut baik kunjungan dan rencana latihan kedua Negara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekjen Dephan mengharapkan kunjungan kapal perang India yang merupakan upaya mempererat kerjasama Angkatan Laut kedua Negara, dapat segera dilanjutkan dengan kerjasama-kerjasama lain di bidang pertahanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tindaklanjut dari MOU kerjasama pertahanan RI dan India, Pemerintah Indonesia dan India akan membentuk Joint Committee Meeting, dengan mengadakan pertemuan setiap tahun untuk membahas kemungkinan-kemungkinan kerjasama pertahanan yang dapat dilakukan antara kedua negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Vice-Admiral Sunil K. Damle, Sekjen Dephan menyatakan kerjasama pertahanan yang diharapkan segera dijalin dengan pemerintah India, adalah kerjasama pelatihan di bidang industri pertahanan serta joint production industri pertahanan. (DAS/HDY)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-108430926385426432?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/108430926385426432/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=108430926385426432&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/108430926385426432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/108430926385426432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/angkatan-laut-india-undang-latihan.html' title='Angkatan Laut India Undang Latihan Bersama Delapan Taruna AAL'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6Pcm2Txq1I/AAAAAAAAAGo/W4I_VhJH97Y/s72-c/akabri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-2822745863514518261</id><published>2008-02-01T17:57:00.000+07:00</published><updated>2008-02-01T17:59:33.199+07:00</updated><title type='text'>KOBANGDIKAL MILIKI MARKAS KOMANDO BARU</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Surabaya - Komando Pengembangan dan Pendidikan TNI AL (Kobangdikal) kini memiliki markas komando baru dengan nama Gedung Kihadjar Dewantara di kawasan Bumimoro yang diresmikan Kasal, Laksamana TNI Sumardjono di Surabaya, Kamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasal yang didampingi Komandan Kobangdikal Laksda TNI Edhi Nuswantoro berharap, dengan pindahnya gedung mako ke tempat yang baru dapat memacu dan meningkatkan kinerja seluruh pengawak Kobangdikal dalam mencetak lulusan yang siap pakai dalam mendukung pencapaian visi TNI AL yang besar, kuat dan profesional serta Solid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadikan sarana dan prasarana baru ini sebagai pemacu semangat dan pemacu kinerja guna mencetak SDM yang siap pakai," kata Laksamana kelahiran Yogyakarta, 21 Juni 1951 itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seusai penandatanganan prasasti, Kasal yang juga didampingi mantan Komandan Kobangdikal, Laksda TNI Agus Suhartono yang kini menjadi Pangarmabar, Irjenal Mayjen TNI Safzen Noerdin, Pangarmatim Laksda TNI Adi Prabawa, dan Gubernur AAL Mayjen TNI Agung Widjajadi meninjau kondisi gedung tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komandan Kobangdikal menjelaskan, bila dilihat dari lokasinya, gedung Mako itu lebih strategis dibandingkan gedung staf mako lama yang posisinya di dalam kesatrian Kobangdikal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mako baru ini, letaknya berada di depan, di samping Gedung Graha Samudera Bumimoro (GSB) yang mudah untuk diakses dari manapun karena berada di dekat pintu jalan tol Perak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pembangunan gedung mako ini melalui proses yang cukup panjang karena dilaksanakan secara bertahap. Tahap I pada 2004 hingga tahun anggaran 2007, dan kini telah mancapai tahap V. Kemudian pada tahun anggaran 2008, dipastikan akan memasuki tahap akhir, dimana bangunan utama dan semua sarana dan prasarana pendukung akan dirampungkan," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, pembangunan gedung Mako Kobangdikal ini merupakan salah satu bentuk perhatian pimpinan TNI AL terhadap lembaga pendidikan, dimana Kobangdikal adalah salah satu lembaga pendidikan di lingkungan TNI AL yang mencetak prajurit-prajurit matra laut mulai dari strata tamtama, bintara dan perwira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengungkapkan, gedung Mako Kobangdikal itu juga mencerminkan kebanggaan seluruh anggota Kobangdikal serta wujud dari semangat pengabdian para pelatih, guru dan segenap komponen pendidikan di Kobangdikal kepada negara, TNI dan TNI AL pada kususnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mako baru yang berdiri di atas lahan seluas 40.000 meter persegi dengan luas bangunan 6.532,60 meter persegi itu terdiri dari dua gedung yang masing-masing memiliki empat lantai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-2822745863514518261?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/2822745863514518261/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=2822745863514518261&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2822745863514518261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2822745863514518261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/kobangdikal-miliki-markas-komando-baru.html' title='KOBANGDIKAL MILIKI MARKAS KOMANDO BARU'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-1820287744535030566</id><published>2008-02-01T17:36:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:15.943+07:00</updated><title type='text'>PANGLIMA TNI DAN KASAL WARGA KEHORMATAN KORPS MARINIR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6fCFWTxrOI/AAAAAAAAAJ4/q2ZRGHB76Pc/s1600-h/WargaKehormatanmarinir.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6fCFWTxrOI/AAAAAAAAAJ4/q2ZRGHB76Pc/s320/WargaKehormatanmarinir.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163308894947224802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Surabaya - Setelah sebelumnya Kopassus TNI AD memberikan brevet kepada para kepala staf TNI, Kapolri dan mantan Kasal serta mantan Kasau, giliran Korps Marinir TNI AL mengangkat Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso dan Kasal Laksamana TNI Sumardjono sebagai anggota kehormatan korps baret ungu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kasal akan menerima baret dan brevet Korps Marinir pada kegiatan pendaratan pasukan dalam latihan Armada Jaya di Pantai Banongan, Situbondo, Sabtu, 2 Februari 2008. Perkembangan terakhir Panglima TNI juga akan hadir," kata Kadispen Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim), Letkol Laut (KH) Drs Toni Syaiful kepada ANTARA di Surabaya, Kamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengemukakan bahwa pengangkatan sebagai warga kehormatan Korps Marinir itu, bukan karena Kopassus juga memberikan brevet pasukan khusus kepada sejumlah perwira tinggi, namun program itu sudah lama direncanakan. Hanya saja, pembaretannya dilaksanakan bersamaan dengan pendaratan pasukan Marinir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut rencana, Panglima TNI dan Kasal akan ikut dalam kapal perang TNI AL, kemudian menaiki kendaraan tempur amfibi Marinir untuk melakukan pendaratan. Disimulasikan, pada Sabtu dihinari itu pasukan Marinir bersama dengan Panglima TNI dan Kasal melakukan penyerbuan ke pantai yang dikuasai musuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 13 Agustus 2007 lalu, Marsekal TNI Djoko Suyanto yang saat itu masih menjabat Panglima TNI, juga dinobatkan menjadi anggota kehormatan Korps Marinir yang prosesinya dilakukan di pantai Dalegan, perbatasan antara Gresik dengan Lamongan, Jatim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaretan oleh Komandan Korps Marinir, Mayjen TNI Nono Sampono tersebut, dilakukan setelah Djoko Suyanto saat itu memimpin operasi pendaratan pasukan menggunakan tank Marinir yang turun dari kapal perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini, belasan perwira tinggi telah dipercaya menjadi anggota kehormatan Korps Marinir, antara lain, Jenderal Besar (Pur) Abdul Haris Nasution, Jenderal (Pur) LB Moerdani, Laksamana (Pur) M Arifin, Jenderal (Pur) Try Soetrisno, Jenderal (Pur) Feisal Tanjung, Laksamana (Pur) Arief Kushariadi, Laksamana (Pur) Widodo AS, Jenderal (Pur) Endriartono Sutarto, serta seorang jenderal Marinir AS dan Sultan Hasanal Bolkiah dari Brunei Darussalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jakarta, 30 Januari 2008, Kasal Laksamana TNI Sumardjono, Kasau Marsdya TNI Subandrio, Kasad Letjen TNI Agustadi Sasongko Purnomo, Kapolri Jenderal Pol Sutanto, mantan Kasal Laksamana TNI Slamet Soebijanto dan mantan Kasau Marsekal TNI Herman Prayitno, menerima brevet Kopassus yang juga dihadiri Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso.(Antara)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR WARGA KEHORMATAN KORPS MARINIR&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Jenderal Besar TNI (Purn) A.H. Nasution (Alm) diangkat 15 Nopember 1965&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Laksamana TN (Purn) Walujo Soegito diangkat 15 Nopember 1982&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jenderal TNI (Purn) L.B. Moerdani diangkat 5 Desember 1986&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno diangkat 15 November 1990&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Laksamana TNI (Purn) Muhamad Arifin diangkat 31 Maret 1993&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Laksamana TNI (Purn) Tanto Koeswanto diangkat 15 September 1993&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jenderal TNI (Purn) Feisal Tanjung diangkat 15 November 1994&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Laksamana TNI (Purn) Arief Kushariadi diangkat 15 November 1996&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jenderal Marinir (USMC) C.C. Krulak diangkat 22 Oktober 1997&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Laksamana TNI (Purn) Widodo A.S. diangkat 27 Juli 1999&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Laksamana TNI (Purn) Achmad Sutjipto diangkat 27 Juli 1999&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Laksamana TNI (Purn) Indroko S. diangkat 21 Maret 2001&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jenderal TNI (Purn) Endriartono Sutarto diangkat 18 Januari 2003&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Laksamana TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh diangkat 18 Januari 2003&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sultan Brunei Darussalam Hasanal Bolkiah diangkat 10 April 2003.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Laksamana TNI Slamet Soebijanto diangkat 20 Mei 2005&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;(Dispen Kormar, 20/05/05) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-1820287744535030566?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/1820287744535030566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=1820287744535030566&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/1820287744535030566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/1820287744535030566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/panglima-tni-dan-kasal-warga-kehormatan.html' title='PANGLIMA TNI DAN KASAL WARGA KEHORMATAN KORPS MARINIR'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6fCFWTxrOI/AAAAAAAAAJ4/q2ZRGHB76Pc/s72-c/WargaKehormatanmarinir.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-898219115227565038</id><published>2008-02-01T17:09:00.001+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:16.129+07:00</updated><title type='text'>Pabrik Pesawat UAV (Unmanned Aerial Vehicle) di Arcamanik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6Lx_mTxqwI/AAAAAAAAAF4/IYcXOq97cfc/s1600-h/UAVArcamanik.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6Lx_mTxqwI/AAAAAAAAAF4/IYcXOq97cfc/s320/UAVArcamanik.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161954197837556482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Apa yang Anda bayangkan jika sebuah industri rumahan (home industry) tidak lagi sekadar membuat suku cadang sepeda motor atau mobil, tetapi juga membuat pesawat terbang? Bukan hanya mengerjakan satu komponen, tetapi seluruh pesawat terbang secara utuh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan fantasi, tetapi nyata. Pabrik pesawat itu ada di Indonesia, tepatnya di Jalan Aeromodelling 4, Arcamanik, Bandung Timur. Ia berada di halaman sebuah rumah penduduk. Mungkin Gubernur Jawa Barat atau Bupati Bandung tidak pernah tahu keberadaan pabrik pesawat rumahan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kalau mereka tahu, tentu ada sedikit perhatian,” kata Jaka Prahasta, Kepala Produksi PT Globalindo Technology Services Indonesia (GTSI), saat kami temui di pabrik pesawat, pertengahan Desember 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang bukan pesawat terbang biasa yang bisa mengangkut penumpang, tetapi industri rumahan pembuat pesawat tanpa pemandu yang disebut Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Dibilang pesawat mini juga tidak, sebab UAV ini punya bentangan sayap 3 meter, panjang badan 2,6 meter, dan berat 20 kilogram, termasuk kamera di dalamnya. Terbuat dari bahan fiberglass yang dicetak di pabrik itu, UAV dapat terbang pada ketinggian 1.000 meter selama 2 sampai 3 jam dengan kecepatan maksimal 150 kilometer per jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan pesawat remote control manual, UAV yang bertenaga listrik 12 volt dapat terbang mandiri berkat navigasi GPS yang sudah ditanam di tubuhnya. Pengendali jarak jauh dua tongkat dengan enam saluran hanya digunakan saat pesawat take off dan landing. Selebihnya, ia terbang mandiri mencari titik-titik koordinat yang sudah ditentukan sebelum ia terbang dengan menggunakan peta gratisan Google Earth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aplikasi UAV tidak berhenti pada pemantauan kebakaran hutan, pencarian korban kecelakaan, pengamatan lalu lintas maritim, pencarian kandungan mineral bawah tanah, atau pengawasan titik semburan lumpur Lapindo, misalnya, tetapi bisa dikembangkan untuk keperluan pesawat mata-mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di rumah penduduk yang sebagian halamannya dijadikan pabrik, diproduksi pula belasan tipe pesawat terbang aeromodelling untuk olahraga dan hobi, mulai pesawat helikopter sampai pesawat tempur, yang dikerjakan oleh 12 teknisi lulusan STM. Harga per pesawat Rp 15 juta hingga Rp 25 juta. Namun, bisnis inti yang serius digarap adalah UAV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Kompas berkunjung ke industri rumahan pesawat terbang itu, satu UAV pesanan sebuah lembaga riset Malaysia sudah selesai dibuat. Tanggal 24 Desember 2007, UAV yang kemudian diberi nama Kujang ini berhasil menjalani tes terbang di Lanud Sulaeman, Bandung. Kujang—yang merupakan senjata khas Sunda—mengudara selama 30 menit, berhasil menelusuri rute yang ditentukan tanpa kendali radio, sampai mendarat selamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembangkan logika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa otak di balik lahirnya UAV yang berteknologi tinggi made in Arcamanik ini? Dialah Endri Rachman, pelarian PT Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) yang sejak delapan tahun lalu hijrah ke Malaysia untuk mengembangkan keahliannya sebagai pensyarah alias dosen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompas masih mencatat ucapan pria lulusan S-2 Technical University of Brunswick, Jerman, spesialis model autopilot ini saat ditemui satu tahun lalu. ”Saya ingin memproduksi UAV dengan logika autopilot di Indonesia, tepatnya di Bandung,” katanya (Kompas, 29/12/2006). Rupanya ia membuktikan ucapannya itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak nasionalis? ”Terserah orang mau bilang apa. Saya ini warga negara Indonesia. Kalau saya tidak nasionalis, saya pasti tidak akan membangun pabrik pesawat ini di Arcamanik, tetapi di Malaysia. Adanya pabrik pesawat ini justru agar Malaysia tidak mengklaim UAV yang saya kembangkan sebagai miliknya,” kata Endri saat ditemui di kantor pengembangan peranti UAV di sebuah ruko di Jalan Cihampelas, Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mewujudkan niatnya, Endri bersama rekan-rekan alumni IPTN mendirikan PT GTSI dengan modal awal yang menurut dia tidak sampai Rp 300 juta. Di lantai dua ruko bekerja teknisi pesawat terbang yang rata-rata jebolan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan IPTN. Ada Asep Permana, jebolan Jerman dan IPTN di pengembangan bisnis. Ada Widyawardana, jebolan Teknik Elektro ITB di pengembangan sistem avionic UAV. Juga ada Muhajirin, manajer drawing yang mendesain rekayasa bentuk UAV. Endri sendiri bertindak selaku direktur utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa dengan modal yang tidak bisa dibilang besar Endri dan kawan-kawan berani melakukan langkah besar dengan mendirikan pabrik UAV di Indonesia? Jawabannya adalah ”nama besar”, yakni nama besar Endri sebagai inovator pesawat yang laku dijual di Malaysia. Orang Malaysia yang memesan UAV pertamanya pun berani memberi panjar 70 persen dari harga UAV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Widyawardana mengakui, mesin masih didatangkan dari Amerika Serikat. Namun ke depan, katanya, PT GTSI sudah siap merancang mesin untuk UAV. Yang dikerjakan para teknisi di lantai dua ruko itu hanya rancang bangun dan pengembangan peranti lunak dan peranti keras yang akan ditanamkan di UAV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Yang kami kembangkan adalah logika. Dengan demikian, kalau bicara software bukan hanya untuk UAV saja. Umumnya bisa diterapkan pada benda bergerak lainnya, seperti kapal selam tanpa awak atau bahkan peluru kendali yang tidak bisa terjangkau pandangan mata,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kumpulan ”teknopreneur”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asep dan kawan-kawan di PT GTSI punya cita-cita besar, yakni menghimpun kembali para alumnus IPTN yang kini banyak berserakan di medan usaha di luar pesawat terbang sekadar, yang disebutnya ”teknopreneur”. Sudah bukan rahasia umum, selepas IPTN goyah seiring selesainya BJ Habibie mengabdi di pemerintahan, para teknisi andal IPTN banyak terserak (diaspora) di beberapa tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar lari ke luar negeri, seperti halnya Endri ke Malaysia. Ada pula yang bertahan di dalam negeri. Asep menyebut beberapa nama, antara lain Husin, ahli helikopter andal, yang kini menjadi anggota DPRD Jawa Barat. Juga ada Lian Darmakusumah, mahasiswa terbaik lulusan aeronotika Perancis, yang kini berwirausaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mewujudkan langkah itu, PT GTSI mengakuisisi sebuah bengkel yang sebelumnya hanya mengerjakan pesawat aeromodelling. Pesawat kendali untuk hobi ini tetap dipertahankan. Pilihan mengembangkan UAV tidaklah keliru. Endri mengaku sudah menerima pesanan baru, juga dari Malaysia, untuk mengerjakan Kujang 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan ini pun siap membuka cabang di Malaysia, sekadar mendekatkan diri kepada konsumen. Negara lain yang berpotensi sebagai pemesan adalah negara-negara Arab, seperti Uni Emirat Arab, yang sudah menyatakan minatnya memesan UAV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pesanan boleh datang dari mana pun, tetapi pabrik UAV tetap harus ada di sini, di Arcamanik ini,” kata Endri.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-898219115227565038?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/898219115227565038/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=898219115227565038&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/898219115227565038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/898219115227565038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/pabrik-pesawat-uav-unmanned-aerial.html' title='Pabrik Pesawat UAV (Unmanned Aerial Vehicle) di Arcamanik'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6Lx_mTxqwI/AAAAAAAAAF4/IYcXOq97cfc/s72-c/UAVArcamanik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-4575505563545915608</id><published>2008-02-01T15:54:00.003+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:16.267+07:00</updated><title type='text'>Heli Bolco di atas KRI Hasanuddin</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6LfmGTxqvI/AAAAAAAAAFw/bY9vTwas5jI/s1600-h/tnial.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6LfmGTxqvI/AAAAAAAAAFw/bY9vTwas5jI/s320/tnial.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161933968541592306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sejumlah prajurit TNI AL berlari usai melepas tali penambat heli bolco di atas KRI Hasanuddin sebelum terbang di atas perairan Laut Jawa, Sabtu (1/2). TNI angkatan laut memiliki sejumlah squadron udara yang dilengkapi pesawat dan helikopter yang salah satunya adalah heli Bolco buatan Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;(ANTARA/FOURI GESANG SHOLEH/Media Indonesia)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-4575505563545915608?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/4575505563545915608/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=4575505563545915608&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/4575505563545915608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/4575505563545915608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/heli-bolco-di-atas-kri-hasanuddin.html' title='Heli Bolco di atas KRI Hasanuddin'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6LfmGTxqvI/AAAAAAAAAFw/bY9vTwas5jI/s72-c/tnial.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-6191258573828433067</id><published>2008-02-01T14:48:00.001+07:00</published><updated>2008-02-01T15:18:41.808+07:00</updated><title type='text'>COMMANDER TRADOC SAF KE MAKOSTRAD</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebagai upaya menjalin hubungan lebih erat antara pemerintah Indonesia dan Singapura, khususnya hubungan dibidang militer kedua negara, Brigjen Goh Kee Nguan Commander Tradoc SAF berkesempatan mengunjungi Kostrad, yang kedatangannya disambut oleh Kepala Staf Kostrad selanjutnya menuju ruang Yudha Kostrad (30/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panglima Kostrad dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Staf Kostrad Mayor Jenderal TNI M. Noer Muis, mengharapkan agar kunjungan di Markas Kostrad ini, tidak hanya memberikan pengalaman kepada Brigjen Goh Kee Nguan di Makostrad ini tidak hanya akan memberikan kesan positif tetapi juga memberikan kesempatan untuk saling bertukar informasi tentang masalah-masalah strategis dan juga terciptanya hubungan militer yang lebih baik kedua negara di masa mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut rencana Brigjen Goh Kee Nguan dan rombongan akan berada di Indonesia selama tiga hari dan pada hari Kamis besok rombongan akan berkunjung ke Brigif 18/Kostard untuk mengetahui lebih dekat keberadaan prajurit dan satuan jajaran Kostrad. Hadir pada kesempatan pertemuan tersebut Panglima Divisi-1 Kostrad Mayjen TNI Hatta Syarifudin, Panglima Divisi-2 Kostrad Mayor Jenderal TNI A.Y Nasution dan para Asisten Kas Kostrad. (Pen Kostrad/Dispenad)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-6191258573828433067?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/6191258573828433067/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=6191258573828433067&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/6191258573828433067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/6191258573828433067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/01/commander-tradoc-saf-ke-makostrad_31.html' title='COMMANDER TRADOC SAF KE MAKOSTRAD'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-3593078576483790258</id><published>2008-02-01T10:15:00.000+07:00</published><updated>2008-02-06T17:43:57.954+07:00</updated><title type='text'>Pasukan PBB Rusak Warisan Prasejarah di Sahara Barat</title><content type='html'> &lt;span style="font-size:85%;"&gt;LONDON--MI: Pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merusak seni prasejarah berupa gambar manusia dan binatang, yang dipahat di bebatuan di Sahara Barat, kata harian The Times terbitan Kamis (31/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut The Times, yang mengutip keterangan seorang pejabat tinggi PBB, anggota pasukan bandan dunia itu menggunakan cat semprot untuk mencoreti situs di daerah terpencil yang dikenal dengan gunung Setan tersebut. Penduduk setempat menganggap tempat tersebut warisan budaya yang punya arti besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya kaget. Orang mengira sebagian besar dari mereka punya pengetahuan lebih tinggi. Mereka 'kan perwira, bukan tamtama," kata Julian J Harston, Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Sahara Barat, sekaligus kepala duta badan dunia tersebut di tempat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harston, yang punya panggilan dalam bahasa Prancis, Minurso, mengatakan PBB akan menghukum para perwira itu, sehingga mereka meninggalkan kebiasan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka tidak akan senang terhadap langkah kami. Kami akan laporkan itu ke negara pengirim pasukan. Kami bisa memindahkan mereka," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The TimeS menulis bahwa beberapa anggota PBB,yang melakukan corat-coret itu, juga membubuhkan paraf dan tanggal, sehingga jati diri dan negara asal mereka terungkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anggota dari Kroasia membuat coretan ‘Petar CroArmy’ di sepanjang salah satu batuan, sedangkan ‘Ibrahim’ menyemprotkan namanya dan nomor anggotanya di gambar jerapah. Dua hal tersebut hanya contoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harston mengatakan kepada The Times bahwa ia semakin terkejut, karena kawasan itu adalah salah satu tempat paling indah, yang pernah ia datangi, dan keindahan itu seharusnya bisa mencegah orang merusaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menambahkan bahwa dia berusaha mendapatkan dana dari badan PBB untuk pendidikan (UNESCO) guna menghapus corat-coret itu. (AFP/Ant/OL-06)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-3593078576483790258?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/3593078576483790258/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=3593078576483790258&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/3593078576483790258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/3593078576483790258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/02/pasukan-pbb-rusak-warisan-prasejarah-di.html' title='Pasukan PBB Rusak Warisan Prasejarah di Sahara Barat'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-3519413493858093912</id><published>2008-02-01T09:38:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:16.650+07:00</updated><title type='text'>WAKASAD TERIMA DANKODIKLAT SINGAPURA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6KG22TxqrI/AAAAAAAAAFQ/IPqcbxBsVko/s1600-h/WAKASAD+AUDENSI+DGN+DANKODIKLAT+SIN_010208.JPG"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6KG22TxqrI/AAAAAAAAAFQ/IPqcbxBsVko/s320/WAKASAD+AUDENSI+DGN+DANKODIKLAT+SIN_010208.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161836399769529010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letnan Jenderal TNI Cornel Simbolon menerima kunjungan kehormatan Commander Comd Office Army Training and Doctrine Command Angkatan Darat Singapura Brigadir General Goh Kee Nguan, di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Kamis (31/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan kerjasama militer yang telah terjalin baik selama ini. Rombongan Commander Comd Office Army Training and Doctrine Command Angkatan Darat Singapura terdiri dari 6 orang Staf, sedangkan Wakasad didampingi oleh Asisten Operasi Kasad, Asisten Pengamanan Kasad dan Paban V/Hublu Spamad. (Dispenad)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-3519413493858093912?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/3519413493858093912/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=3519413493858093912&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/3519413493858093912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/3519413493858093912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/01/wakasad-terima-dankodiklat-singapura.html' title='WAKASAD TERIMA DANKODIKLAT SINGAPURA'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6KG22TxqrI/AAAAAAAAAFQ/IPqcbxBsVko/s72-c/WAKASAD+AUDENSI+DGN+DANKODIKLAT+SIN_010208.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-2228508260565570792</id><published>2008-02-01T08:03:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:16.778+07:00</updated><title type='text'>TNI AL Tetap Bangun 'Air Stream' di Alas Tlogo</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6J0z2TxqpI/AAAAAAAAAFA/tHQOdjyyddc/s1600-h/CIMG4119.JPG"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6J0z2TxqpI/AAAAAAAAAFA/tHQOdjyyddc/s320/CIMG4119.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161816557020621458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA--MI: TNI AL tetap melanjutkan niat membangun Air Stream di atas lahan pusat latihan tempur, Alas Tlogo, Grati, Pasuruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami tetap menawarkan lima hektare lahan pengganti bagi warga yang sempat tinggal di wilayah yang akan dibangun itu," kata Kadispenal Laksamana Pertama Iskandar Sitompul, di Jakarta, Rabu (30/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia melanjutkan pihaknya memang sangat membutuhkan air stream tersebut sebagai pendukung utama latihan-latihan tempur personel TNI AL. Dia mengatakan Air Stream akan digunakan sebagai landasan bagi pesawat kecil milik TNI AL semacam Nomad dan Cassa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga sekarang, lanjut mantan Danlanal Bali itu, baru separuh dari warga yang tinggal di wilayah yang akan dibangun Air Stream yang bersedia menerima lahan pengganti. "Sisanya belum mau menerima dan saat ini masih terus diadakan pendekatan khususnya oleh pihak Pemda setempat," kata Iskandar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puslatpur TNI AL Alas Tlogo, Grati, Pasuruan sempat memiliki kisah yang menjadi isu nasional. Medio 2006 lalu, beberapa personel Marinir yang berjaga melepaskan tembakan ke arah warga yang sedang berunjuk rasa memprotes pengambilalihan lahan yang selama ini dikelola warga. Akibatnya setidaknya delapan warga terluka parah, bahkan beberapa diantaranya tewas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini pihak POM TNI sedang memproses hukum prajurit yang melakukan penembakan. Sedang mengenai status tanah itu, TNI AL beralasan seluruh tanah di wilayah itu adalah milik mereka. Sedang warga yang tinggal adalah pendatang yang sama sekali tak memiliki sertifikat sah atas tanah yang mereka olah. (Mjs/OL-03)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-2228508260565570792?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/2228508260565570792/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=2228508260565570792&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2228508260565570792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2228508260565570792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/01/tni-al-tetap-bangun-air-stream-di-alas.html' title='TNI AL Tetap Bangun &apos;Air Stream&apos; di Alas Tlogo'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6J0z2TxqpI/AAAAAAAAAFA/tHQOdjyyddc/s72-c/CIMG4119.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-8009591398614823301</id><published>2008-01-31T15:46:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:17.061+07:00</updated><title type='text'>Pesawat UAV Korsel Jatuh Dekat Perbatasan Korut</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6GaWWTxqoI/AAAAAAAAAE4/RPDWNkpII7w/s1600-h/searcher.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6GaWWTxqoI/AAAAAAAAAE4/RPDWNkpII7w/s320/searcher.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161576356679625346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;Seoul (ANTARA News) - Sebuah pesawat mata-mata tak berawak milik Korea Selatan (Korsel), Kamis, jatuh dekat perbatasan dengan Korea Utara (Korut) dalam misilatihan rutin, kata pihak militer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesawat udara tidak berawak (UAV) itu jatuh ke satu tempat yang tidak berpenduduk dekat sebuah pabrik di Pocheon, 50 km utara Seoul, kata jurubicara Kepala Staf Gabungan, seperti dikutip AFP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penyelidikan sedang dilakukan untuk menentukan penyebab kecelakaan itu," katanya, seraya menambahkan tidak ada korban dalam musibah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UAV rentan terhadap cuaca buruk dan gangguan mekanik, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jurubicara itu menolak memberikan keterangan lebih jauh tetapi kantor berita Yonhap mengatakan kecelakaan itu melibatkan sebuah pesawat buatan Israel bernama Searcher.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan panjang 5,5 meter dan rentang sayap 7,5 meter, Searcher memiliki jarak terbang maksimum 100 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korut sering mengeluh bahwa Korsel dan AS mengoperasikan penerbangan mata-mata di wilayah udaranya. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-8009591398614823301?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/8009591398614823301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=8009591398614823301&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/8009591398614823301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/8009591398614823301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/01/pesawat-uav-korsel-jatuh-dekat.html' title='Pesawat UAV Korsel Jatuh Dekat Perbatasan Korut'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6GaWWTxqoI/AAAAAAAAAE4/RPDWNkpII7w/s72-c/searcher.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-2448767890629826637</id><published>2008-01-31T13:46:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:17.153+07:00</updated><title type='text'>KERJASAMA TNI AU dan RSAF</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6FvuGTxqmI/AAAAAAAAAEo/6PZAS1oZl9g/s1600-h/TNI-AU-DAN-RSAF-jan-2008.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6FvuGTxqmI/AAAAAAAAAEo/6PZAS1oZl9g/s320/TNI-AU-DAN-RSAF-jan-2008.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161529485701524066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;KERJASAMA TNI AU dan RSAF : TNI Angkatan Udara dan Republic of Singapore Air Force (RSAF) mengadakan pertemuan membahas kerjasama dibidang Joint Air Force Training Working Group (JAFTWG) dan diskusi tentang pemanfaatan keselamatan terbang dan kerja (Lambangja) di Mabesau Cilangkap, Rabu (30/1). Dalam pertemuan tersebut TNI Angkatan Udara dipimpin oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsda TNI I Made Oka, sedangkan dari RSAF dipimpin oleh Chief of Staff-Air Staff Brigadier General Charles Sih. Selain itu RSAF memperkenalkan tentang pemanfaatan teknologi generasi ketiga serta mengundang para perwira TNI AU dalam Singapore Air Show mendatang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-2448767890629826637?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/2448767890629826637/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=2448767890629826637&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2448767890629826637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/2448767890629826637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/01/kerjasama-tni-au-dan-rsaf.html' title='KERJASAMA TNI AU dan RSAF'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6FvuGTxqmI/AAAAAAAAAEo/6PZAS1oZl9g/s72-c/TNI-AU-DAN-RSAF-jan-2008.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-5556815929518100826</id><published>2008-01-31T08:27:00.002+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:17.833+07:00</updated><title type='text'>KSAD Serukan Penguatan Pasukan Komando</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6FUEGTxqeI/AAAAAAAAADs/usw0w2EZxmY/s1600-h/penghargaan1.JPG"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6FUEGTxqeI/AAAAAAAAADs/usw0w2EZxmY/s200/penghargaan1.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161499077333068258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6FUEWTxqfI/AAAAAAAAAD0/KRIE2tpu7aw/s1600-h/penghargaan2.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6FUEWTxqfI/AAAAAAAAAD0/KRIE2tpu7aw/s200/penghargaan2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161499081628035570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6FUEWTxqgI/AAAAAAAAAD8/nB7YSdxOp84/s1600-h/penghargaan3.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6FUEWTxqgI/AAAAAAAAAD8/nB7YSdxOp84/s200/penghargaan3.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161499081628035586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6FUEmTxqhI/AAAAAAAAAEE/bRSJZfj868Q/s1600-h/penghargaan4.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6FUEmTxqhI/AAAAAAAAAEE/bRSJZfj868Q/s200/penghargaan4.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161499085923002898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA--MI: Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Letjen Agustadi SP menegaskan perlunya peningkatan kekuatan pasukan, khususnya pasukan komando Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah itu ditempuh, lanjut Agustadi, agar perbedaan kualitas pasukan TNI dengan tentara negara lain tidak terlalu jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Akan terus ditingkatkan kualifikasinya. Pasukan komando paling tidak harus bisa mengamankan kedaulatan negara kita," kata Agustadi seusai acara pemberian brevet komando Kopassus TNI AD, di Jakarta, Rabu (30/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanya soal persenjataan, Agustadi mengatakan secara bertahap pihaknya akan mengganti yang dianggap sudah tidak layak. Yakni dengan mengutamakan produk senjata dalam negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam waktu dekat belum ada pengadaan. Masih akan dipastikan. Belum sekarang. Februari akan dibahas dalam rapat khusus," kata Agustadi. (Mjs/OL-03/MediaIndonesia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-5556815929518100826?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/5556815929518100826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=5556815929518100826&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/5556815929518100826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/5556815929518100826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/01/kapolri-jadi-warga-kopassus.html' title='KSAD Serukan Penguatan Pasukan Komando'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6FUEGTxqeI/AAAAAAAAADs/usw0w2EZxmY/s72-c/penghargaan1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-8663773101442376904</id><published>2008-01-30T17:20:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:18.203+07:00</updated><title type='text'>AS akan Latihan Perang di Filipina</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6BRCGTxqSI/AAAAAAAAABs/5rLWmBBGz2s/s1600-h/flmarinir1.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6BRCGTxqSI/AAAAAAAAABs/5rLWmBBGz2s/s320/flmarinir1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161214269461735714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6BQzGTxqRI/AAAAAAAAABk/DHTRziQwICM/s1600-h/flmarinir2.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6BQzGTxqRI/AAAAAAAAABk/DHTRziQwICM/s320/flmarinir2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161214011763697938" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;Manila (ANTARA News)- AS akan menyelenggarakan pelatihan militer gabungan berskala penuh dengan Filipina Februari, setelah secara drastis mengurangi program tahunan itu tahun lalu karena pertikaian menyangkut pemenjaraan seorang Marinir AS karena melakukan pemerkosaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 6.000 tentara AS akan ikut serta dalam pelatihan itu , yang akan diselenggarakan dekat pangkalan-pangkalan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), kelompok terbesar gerilyawan Muslim di Filipina, kata panglima militer Jenderal Hermogenes Esperon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun lalu , Washington mengurangi pelatihan-pelatihan perang , hanya mengirim 400 tentara setelah satu pertikaian menyangkut penahanan marinir AS yang dituduh melakukan pemerkosaan Desember 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan AS secara rutin melatih dan dan memberi nasehat kepada satuan-satuan militer Filipina , membangun jalan , jembatan , sekolah klinik dan melakukan kegiatan kemanusiaan lainnya sebagai bagian dari usaha-usaha bersama dengan sekutu paling dekat Washington di wilayah itu untuk memerangi gerilyawan Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esperon mengatakan 5.000 sampai 6.000 tentara AS akan ikut serta dalam pelatihan Balikatan (saling mendukung) di wilayah Mindanao tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 2.000 tentara Filipina juga akan ikut serta dalam pelatihan-pelatihan lapangan, simulasi-simulasi dan kegiatan-kegiatan menyangkut masalah kemanusiaan dan sipil di masyarakat Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daerah itu adalah pangkalan MILF, yang melakukan perundingan perdamaian dengan Manila setelah gencatan senjata diberlakukan tahun 2003.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dua militer kami biasanya menguji kesiapan kami menghadapi segala macam ancaman keamanan," kata Esperon kepada para koresponden asing , Senin malam. Pelatihan perang itu tidak ditujukan pada musuh, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balikatan adalah satu pelatihan konvensional berskala luas untuk melatih lagi rencana pertahanan kedua negara terhadap agresi asing didasarkan pada Perjanjian Pertahanan Bersama , salah satu sisa aliansi Perang Dingin di kawasan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esperon mengatakan aktivitas-aktivitas kontra terorisme juga akan dilakukan di pulau Jolo , satu pangkalan kelompopk gerilyawan Abu Sayyaf, demikian Reuters.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6BQzGTxqRI/AAAAAAAAABk/DHTRziQwICM/s1600-h/flmarinir2.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-8663773101442376904?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/8663773101442376904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=8663773101442376904&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/8663773101442376904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/8663773101442376904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/01/as-akan-latihan-perang-di-filipina_30.html' title='AS akan Latihan Perang di Filipina'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6BRCGTxqSI/AAAAAAAAABs/5rLWmBBGz2s/s72-c/flmarinir1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-6307775116421668506</id><published>2008-01-30T16:21:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:18.382+07:00</updated><title type='text'>KRI ANACONDA TANGKAP KM BERKAT SAUDARA</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6BDq2TxqQI/AAAAAAAAABc/fIEA-spdZbw/s1600-h/PtPalindo_sm.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6BDq2TxqQI/AAAAAAAAABc/fIEA-spdZbw/s320/PtPalindo_sm.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161199576378616066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;i&gt;KRI Anaconda, masuk dalam kategori Patrol Boat (36m) buatan PT Palindo&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Penyelundupan melalui perairan kepulauan Riau masih terus berlangsung. Sedikit saja aparat lengah, para penyelundup langsung menjalankan aksinya. Kapal Republik Indonesia (KRI) Anaconda milik TNI AL berhasil menangkap KM Berkat Saudara bermuatan balpres yang tak sesuai dengan manifest, Jumat (25/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kapal yang diamankan adalah KM Berkat Saudara GT 99 nomor 997 PPn ditangkap di perairan kepulauan Riau yang diperkirakan berasal dari Singapura dengan tujuan ke Tembilahan,' ujar Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Arief, Senin (28/1) melalui Palaksa, Mayor Laut (P) Imam Hidayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tertangkap, kata Palaksa, KRI Anaconda menyerahkan kapal tersebut ke Lanal Tanjungbalai Karimun untuk ditindaklanjuti. Ada pun muatan yang terdapat di atas kapal adalah pakaian bekas yang dikemas dalam bentuk balpres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Jumlah keseluruhan jumlah sebenarnya balpres yang ada di dalam kapal kita belum tahu, sebab harus dibongkar baru bisa mengetahui. Hanya saja, berdasarkan dokumen kapal, seperti manifest menyebutkan jumlah muatan 200 lebih balpres,' terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, kata dia, jika dilihat dari luar, memang mengenai jumlah muatan tidak sesuai dokumen, yakni lebih. Untuk itu, dokumen tak sesuai dengan muatan dan juga balpres dilarang ke Indonesia, maka KRI Anaconda mengambil tindakan mengamankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dari penyerahan KM Berkat Saudara ke Lanal Tanjungbalai Karimun, kita sudah mengamankan nakhoda kapal, Amir beserta Anak Buah Kapal (ABK) sebanyak sembilan orang. Dan untuk saat ini kita sedang melakukan pemeriksaan,' jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilanjutkannya, jika dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Lanal Tanjungbalai Karimun bisa ditangani sendiri, maka akan dilakukan penyidikan oleh pihaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, jika pelanggaran yang dilakukan bukan kewenangan Lanal Tanjungbalai Karimun, maka akan diserahkan ke instansi yang terkait.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-6307775116421668506?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/6307775116421668506/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=6307775116421668506&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/6307775116421668506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/6307775116421668506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/01/kri-anaconda-tangkap-km-berkat-saudara.html' title='KRI ANACONDA TANGKAP KM BERKAT SAUDARA'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6BDq2TxqQI/AAAAAAAAABc/fIEA-spdZbw/s72-c/PtPalindo_sm.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-6266633597804684955</id><published>2008-01-30T15:52:00.001+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:18.505+07:00</updated><title type='text'>TNI AL Tangkap Kapal Tangki Asing Penyelundup Solar</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6A_bGTxqPI/AAAAAAAAABU/cKhJ7XXylk4/s1600-h/DSC_0118.JPG"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6A_bGTxqPI/AAAAAAAAABU/cKhJ7XXylk4/s320/DSC_0118.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161194907749165298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Biak (ANTARA News) - TNI AL telah menangkap sebuah kapal tanki asing berbendera Kamboja yang memasuki perairan Indonesia tanpa izin dan terindikasi melakukan transaksi bahan bakar solar ilegal di laut Arafuru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapal yang ditangkap oleh kapal patroli KRI Tjiptadi Minggu (27/1) itu, dinahkodai oleh Zhang Zhen dan membawa 10 anak buah kapal berkebangsaan China. Mereka sudah ditahan penyidik KRI Tjiptadi di Pangkalan TNI AL Tual, Maluku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesuai pemeriksaan penyidik TNI AL kapal asing MT Yong Shun melakukan tindak pidana memasuki wilayah perairan Indonesia tanpa izin serta terindikasi melakukan praktek transfer solar ilegal di laut Arafuru," kata Asisten Intelijen Gugus Keamanan Laut Timur (Guskamlatim) Kolonel Jaka Santosa di Biak, Rabu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, sebelum ditangkap KRI Tjiptadi yang dikomandani oleh Mayor (P) Haris Bima Bayuseto, kapal asing MT Yong Shun 1 bersama anak buah kapalnya berusaha menghindar dari kejaran kapal patroli Guskamlatim menuju barat daya ke arah garis batas ZEE Indonesia menuju perairan Australia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolonel Jaka mengatakan, atas dugaan pelanggaran memasuki wilayah perairan Indonesia tanpa ijin nahkoda kapal asing Zhang Zhen dijerat tuduhan melanggar Undang-Undang No 21 tahun 1992 tentang pelayaran, UU No 5 tahun 1983 tentang Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEE).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan tindak pidana lain yang akan dikenakan kepada nakhoda kapal asing MT Yong Shun 1, menurut Kolonel Jaka, karena membawa minyak solar 1.060 ton tanpa dilengkapi dokumen bukti serah terima bahan bakar dengan UU No 22 tahun 2001 tentang Migas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sanksi hukuman terhadap pelanggaran UU No 22 tahun 2001 tentang Migas denda maksimal Rp30 Miliar serta kapal dirampas untuk negara,"katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asisten Intelijen Guskamlatim Biak mengatakan, kapal tangki asing China tersebut yang ditangkap kapal patroli TNI AL Guskamlatim merupakan sindikat kapal-kapal ikan China yang kerap beroperasi di perairan laut Arafuru Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penangkapan kapal asing MT Yong Shun 1 di laut Arafuru yang dilakukan kapal patroli Guskamlatim telah menjadi target operasi," ungkap Kolonel Jaka.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-6266633597804684955?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/6266633597804684955/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=6266633597804684955&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/6266633597804684955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/6266633597804684955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/01/tni-al-tangkap-kapal-tangki-asing.html' title='TNI AL Tangkap Kapal Tangki Asing Penyelundup Solar'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6A_bGTxqPI/AAAAAAAAABU/cKhJ7XXylk4/s72-c/DSC_0118.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6376098137747512419.post-8664252585817704199</id><published>2008-01-30T13:51:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T04:37:18.691+07:00</updated><title type='text'>Kapal Perang dari Belanda Pesanan TNI Tiba di Jakarta</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6AfZ2TxqNI/AAAAAAAAABE/aMigorSfWmY/s1600-h/kri_hasanuddin_06.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6AfZ2TxqNI/AAAAAAAAABE/aMigorSfWmY/s320/kri_hasanuddin_06.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161159701902239954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jakarta (ANTARA News) - Salah satu dari empat kapal perang pesanan TNI AL dari Belanda tiba di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapal yang diberi nama KRI Hasanuddin-366 merupakan kapal pesanan kedua yang tiba di tanah air dan termasuk golongan kapal perang Perusak Kawal Berpeluru Kendali Kelas Sigma, demikian siaran pers dari Dinas Penerangan Komando Armada RI Kawasan Barat TNI AL yang diterima ANTARA News di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Hasanuddin diambil dari nama Sultan Hasanuddin, Raja Gowa XVI dan merupakan jenis kapal korvet sigma class.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedatangannya di perairan Indonesia diterima langsung oleh Kepala Staf Komando Armada RI Kawasan Barat (KAS Armabar) Laksamana Pertama TNI Budhi Suyitno bersama Komandan Lantamal III Laksma TNI Bambang Suwarto serta sejumlah pejabat teras Koarmabar, Lantamal III serta para Komandan Satuan dan Kapal Perang di jajaran Koarmabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedatangan kapal yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) I Gusti Kompiang Aribawa tersebut merupakan wujud pengembangan kekuatan alat utama sistem senjata TNI AL dan sebagai aktualisasi penandatanganan kontrak kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan perusahaan Galangan Kapal Schelde Naval Shipbuilding Member of Damen Group dari Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desain bangunan kapal disebut unik sesuai dengan bentuk dan model sigma yang merupakan singkatan dari Ship Integrated Geometrical Modularity Approach dan mempunyai bobot 1.600 ton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai "naval patrol vessel" (kendaraan patroli laut), KRI Hasanuddin-366 tersebut mampu menghadapi segala cuaca dengan ukuran fisik panjang geladak utama 90 meter, draft 3,46 meter, lebar 12,2 meter, tinggi 8,2 meter dan kecepatan jelajah 25,2 knot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan tempurnya terdiri atas anti serangan udara, anti kapal atas air, anti kapal selam dan perang elektronika serta membawa anak buah kapal (ABK) sebanyak 80 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapal tersebut menempuh jalur dari Amsterdam, Belanda-Malaga-Napoli-Port Said-Jedah-Jibouty-Goa-Belawan-Tg Uban-Jakarta-Surabaya yang dimulai tanggal 11 Desember 2007 pukul 11.oo waktu Belanda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6376098137747512419-8664252585817704199?l=mahiraardava.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mahiraardava.blogspot.com/feeds/8664252585817704199/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6376098137747512419&amp;postID=8664252585817704199&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/8664252585817704199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6376098137747512419/posts/default/8664252585817704199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mahiraardava.blogspot.com/2008/01/kapal-perang-dari-belanda-pesanan-tni.html' title='Kapal Perang dari Belanda Pesanan TNI Tiba di Jakarta'/><author><name>MAS AGUS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17400252471791880544</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://bp1.blogger.com/_q6se_yxxAqo/R6J1VGTxqqI/AAAAAAAAAFI/6xlbmkDXdug/S220/gbr1a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q6se_yxxAqo/R6AfZ2TxqNI/AAAAAAAAABE/aMigorSfWmY/s72-c/kri_hasanuddin_06.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
